Akses Banjir Solok Terganggu, Gibran Minta Pemulihan Dipercepat

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 25 September 2026 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau sejumlah infrastruktur dan fasilitas publik yang terdampak banjir bandang, di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Jumat (25/9/2026). (ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Wakil Presiden)

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau sejumlah infrastruktur dan fasilitas publik yang terdampak banjir bandang, di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Jumat (25/9/2026). (ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Wakil Presiden)

SOLOK, jentik.id – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meminta pemerintah mempercepat pemulihan akses masyarakat setelah banjir bandang melanda Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

Gibran meninjau sejumlah infrastruktur dan fasilitas publik yang mengalami kerusakan akibat banjir pada Jumat (25/9). Ia meminta jajaran terkait segera memperbaiki akses utama agar warga kembali beraktivitas, bantuan lebih mudah masuk, dan pelayanan pemerintahan tetap berjalan.

“Prioritas sekarang, akses utama harus segera pulih. Kita pastikan jalur yang digunakan masyarakat aman,” kata Gibran dalam keterangan resmi BPMI Sekretariat Wakil Presiden.

Jembatan dan Jalan Jadi Prioritas

Saat mengunjungi Jembatan Arosuka yang menghubungkan Kota Padang dengan Kabupaten Solok, Gibran meminta pemerintah mempercepat perbaikan jembatan dan ruas jalan di sekitarnya.

Ia meminta petugas memastikan keamanan jalur sebelum warga kembali melintas. Menurut Gibran, keselamatan masyarakat harus menjadi perhatian utama selama proses pemulihan.

“Akses utama jalan dan jembatan harus dipulihkan secepat mungkin. Utamakan juga aspek keselamatan warga yang melintas,” ujarnya.

Baca Juga :  Tebar Berkah Ramadan, Yatim Fest Talang Lindung Bantu Anak Yatim dan Dhuafa

Perbaikan jalan dan jembatan juga mendukung distribusi bantuan menuju wilayah terdampak. Akses yang kembali lancar akan membantu masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari.

Pemerintah Diminta Data Fasilitas Rusak

Selain jalan dan jembatan, Gibran meminta pemerintah mendata fasilitas publik yang mengalami kerusakan akibat banjir bandang.

Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Solok menjadi salah satu fasilitas yang mendapat perhatian.

Gibran meminta jajaran pemerintah mengelompokkan kerusakan berdasarkan kebutuhan penanganannya. Petugas perlu segera menangani fasilitas yang membutuhkan perbaikan darurat. Sementara itu, pemerintah dapat menyiapkan rencana perbaikan permanen untuk bangunan yang mengalami kerusakan lebih berat.

“Untuk fasilitas penyelenggaraan pemerintahan yang terdampak, segera didata. Mana yang membutuhkan penanganan darurat, mana yang membutuhkan perbaikan permanen,” kata Gibran.

Ia juga meminta pemerintah menjaga pelayanan kepada masyarakat selama proses pemulihan berlangsung.

“Yang paling penting, pelayanan kepada masyarakat jangan sampai berhenti,” lanjutnya.

Pemkab Solok Siapkan Langkah Mitigasi

Bupati Solok Jon Firman Pandu menyampaikan sejumlah kebutuhan untuk mempercepat pemulihan wilayah setelah banjir bandang.

Baca Juga :  Jalan Solok-Padang Dipenuhi Material Banjir, 29 Alat Berat Bergerak

Pemkab Solok juga menyiapkan langkah mitigasi untuk menghadapi risiko bencana pada masa mendatang. Salah satu rencana tersebut mencakup pembangunan sabo dam.

Pemerintah daerah menilai infrastruktur tersebut penting untuk mendukung upaya pengendalian material dan aliran sedimen ketika bencana terjadi.

“Rencana pembangunan sabo dam ke depan ini penting,” ujar Jon Firman Pandu.

Selain pembangunan sabo dam, Pemkab Solok juga mengusulkan perbaikan gedung kantor yang berkaitan dengan pelayanan publik.

Pemerintah daerah turut memasukkan sawah, rumah warga, dan masjid dalam kebutuhan pemulihan pascabencana.

Banjir bandang pada Senin (21/9) malam berdampak pada sejumlah infrastruktur dan fasilitas umum di Kabupaten Solok. Pemerintah pusat dan daerah kini mendata kerusakan serta mempercepat pemulihan akses masyarakat.

Gibran meminta seluruh jajaran bergerak cepat dan tetap mengutamakan keselamatan warga. Pemerintah juga perlu menjaga pelayanan publik agar tetap berjalan selama proses pemulihan. (nr*)

Berita Terkait

Wawako Azhar Salurkan Bantuan, Upaya Cegah Stunting Diperkuat
Wako Alfin Matangkan Rencana Flyover Sungai Penuh–Tapan Bersama TNKS
BNI Sungai Penuh Turun Tangan, 20 Paket Bantuan Disalurkan untuk Balita Berisiko Stunting
Gunung Kerinci Punya Jalur Alternatif, Solok Selatan Dorong Wisata Berbasis Konservasi
Banjir Bandang Solok, Pemkab Kerahkan Personel dan Alat Berat Percepat Pembersihan
Hari ke-16 Pencarian KM Virgo, Basarnas Kerahkan Dua Helikopter
Kasus Dugaan Keracunan MBG di Batang, Gibran Desak Investigasi Segera Tuntas
Buaya Muara Kembali Menerkam, Pasaman Barat Minta KKP Turun Tangan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 09:24 WIB

Wawako Azhar Salurkan Bantuan, Upaya Cegah Stunting Diperkuat

Rabu, 30 September 2026 - 08:18 WIB

Wako Alfin Matangkan Rencana Flyover Sungai Penuh–Tapan Bersama TNKS

Selasa, 29 September 2026 - 13:54 WIB

Gunung Kerinci Punya Jalur Alternatif, Solok Selatan Dorong Wisata Berbasis Konservasi

Selasa, 29 September 2026 - 10:45 WIB

Banjir Bandang Solok, Pemkab Kerahkan Personel dan Alat Berat Percepat Pembersihan

Selasa, 29 September 2026 - 09:21 WIB

Hari ke-16 Pencarian KM Virgo, Basarnas Kerahkan Dua Helikopter

Berita Terbaru