Sungai Penuh, jentik.id- Setelah hampir tiga pekan diselimuti kabut asap kiriman akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kondisi ini berdampak terhadap kualitas udara di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci
“Minggu pagi (11/10/2026) mulai menunjukkan
Sejak pukul 07.30 WIB, sinar matahari mulai terlihat cerah dan kabut asap yang sebelumnya menyelimuti sejumlah kawasan berangsur menghilang.
Kondisi ini disambut lega warga yang selama beberapa pekan mengeluhkan mata perih dan gangguan pernapasan akibat paparan asap.
Nilawati (22), salah seorang warga, mengaku kerap mengalami mata perih saat berkendara menggunakan sepeda motor ketika kabut asap pekat menyelimuti Kota Sungai Penuh.
“Sudah hampir tiga pekan kondisi ini berlangsung. Saat naik motor, mata sering terasa perih. Kalau tidak ada keperluan kerja, saya memilih tetap di rumah dan mengurangi aktivitas di luar demi menjaga kesehatan,” ujarnya.
“Dia akuinya, dampak terhadap anak anak atau belita selain sesak nafas juga demam ” tuturnya.
Keluhan serupa disampaikan Suharman Jalal (56). Ia mengaku cemas dengan dampak kabut asap kirinan yang diduga berasal dari kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
Menurutnya, disijalir selama hampir tiga pekan terakhir, petugas gabungan telah berjibaku melakukan upaya pemadaman karhutla di sejumlah daerah di Provinsi Jambi.
“Alhamdulillah, pagi ini matahari sudah terlihat cerah dan kabut asap mulai berkurang. Biasanya, kawasan perbukitan tertutup kabut asap.
Pagi ini, keluhannya juga terasa berkurang, terutama sesak napas dan mata perih,” ungkapnya.
Meski kondisi mulai membaik, masyarakat diimbau tetap waspada dan membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kabut asap kembali menebal. Penggunaan masker juga disarankan untuk mengurangi paparan partikel asap.
Kondisi langit yang tampak cerah menjadi kabar baik bagi warga Sungai Penuh dan Kerinci setelah hampir tiga pekan menghadapi dampak kabut asap. Namun, perubahan cuaca dan berkurangnya kabut secara kasatmata belum dapat memastikan kualitas udara telah kembali aman.(asy*).









