Benarkah Tinggi Nabi Adam 27 Meter? Ini Penjelasan dan Alasan Manusia Kini Lebih Pendek

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perbandingan tinggi Nabi Adam dengan manusia sekarang.

Perbandingan tinggi Nabi Adam dengan manusia sekarang.

Jentik.id–Pernahkah Anda bertanya, seberapa tinggi manusia pertama di bumi? Dalam ajaran Islam, disebutkan bahwa Nabi Adam AS memiliki tinggi yang sangat luar biasa, jauh melebihi manusia modern.

Bahkan, dalam sebuah hadis sahih, tinggi Nabi Adam disebut mencapai 60 hasta atau sekitar 27 meter. Angka ini setara dengan tinggi gedung bertingkat.

Lalu, mengapa tinggi manusia dari masa ke masa justru semakin pendek? Berikut penjelasan lengkapnya.

Tinggi Nabi Adam AS dalam Hadis

Nabi Adam

Dalam hadis riwayat Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah menciptakan Nabi Adam dengan tinggi 60 hasta.

Riwayat ini tercantum dalam kitab Sahih Bukhari, yang merupakan salah satu sumber hadis paling terpercaya.

Jika dikonversi, 60 hasta setara dengan sekitar 27 meter. Ini menunjukkan bahwa manusia pertama memiliki ukuran tubuh yang sangat besar dibanding manusia saat ini.

Nabi Hud dan Kaum Ad: Manusia Bertubuh Raksasa

Nabi Hud

Setelah masa Nabi Adam, disebutkan bahwa ukuran tubuh manusia mulai mengalami penurunan. Namun, pada masa Nabi Hud, manusia masih memiliki postur tubuh yang sangat tinggi.

Baca Juga :  Operasi SAR Memasuki Radius Zona Rawan Anak Gunung Krakatau, Cari Lima Jurnalis Yang Hilang.

Kaum Ad, umat Nabi Hud, dikenal memiliki tubuh besar dan kuat. Dalam beberapa riwayat, tinggi mereka bahkan disebut melebihi manusia pada umumnya.

Hal ini menunjukkan bahwa perubahan fisik manusia terjadi secara bertahap dari generasi ke generasi.

Nabi Musa AS: Masih Tinggi, Namun Lebih Proporsional

Nabi Musa

Pada masa Nabi Musa, tinggi manusia mulai lebih mendekati ukuran yang proporsional.

Dalam hadis riwayat Anas bin Malik, Rasulullah SAW menggambarkan Nabi Musa sebagai pria yang tinggi dan berkulit cokelat.

Diperkirakan tinggi beliau sekitar 2 hingga 3 meter, lebih pendek dibanding Nabi Adam, tetapi tetap tinggi untuk ukuran manusia.

Nabi Muhammad SAW: Postur Ideal dan Seimbang

Nabi Muhammad

Berbeda dengan nabi-nabi sebelumnya, Nabi Muhammad SAW memiliki postur tubuh yang sedang.

Dalam hadis riwayat Al-Barra bin Azib, beliau digambarkan tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu pendek.

Para ulama memperkirakan tinggi beliau sekitar 165–175 cm, mendekati rata-rata manusia modern.

Baca Juga :  Korban Gempa Kembar Venezuela Bertambah Jadi 920 Tewas, 3.360 Luka-Luka, Dinyatakan 5.000 orang Hilang

Mengapa Tinggi Manusia Semakin Pendek?

Ada beberapa faktor yang dapat menjelaskan fenomena ini:

1. Perubahan Lingkungan

Lingkungan hidup manusia terus berubah. Iklim, kondisi geografis, dan gaya hidup memengaruhi pertumbuhan tubuh.

2. Pola Makan dan Nutrisi

Ketersediaan makanan dan kualitas nutrisi sangat berpengaruh pada tinggi badan manusia.

3. Adaptasi Tubuh

Tubuh manusia beradaptasi agar lebih efisien. Postur yang lebih kecil bisa lebih hemat energi.

4. Faktor Genetik

Perubahan genetik dari generasi ke generasi juga berperan dalam menentukan tinggi badan manusia.

Kesimpulan

Dalam ajaran Islam, tinggi Nabi Adam AS yang mencapai sekitar 27 meter menjadi salah satu bukti kebesaran Allah SWT.

Seiring berjalannya waktu, ukuran tubuh manusia mengalami perubahan. Dari yang sangat tinggi pada masa awal, menjadi lebih proporsional seperti manusia modern saat ini.

Perubahan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari lingkungan hingga genetika. Namun pada akhirnya, semua terjadi atas kehendak Allah SWT. ***

Berita Terkait

Warga Sumur Anyir Heboh, Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi
Operasi SAR Memasuki Radius Zona Rawan Anak Gunung Krakatau, Cari Lima Jurnalis Yang Hilang.
Satu Keluarga Luka Bakar Serius Akibat Ledakan Tabung Gas di Kerinci
Kenangan Sosok AKP Veri Prasetyawan di Mata Jurnalis Kerinci Dan Sungai Penuh
Fenomena El Niño Picu Kemarau Panjang, BMKG Ingatkan Lonjakan Suhu Udara dan Risiko Kekeringan
WNI Diduga Disandera Di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta
3.342 Orang Tewas dan 16.700 Terluka, Korban Gempa Dahsyat Venezuela
Terjadi Kecelakaan di Ruas Jalan Nasional Sungai Penuh–Tapan, Empat Penumpang Jadi Korban, Satu Kritis
Berita ini 287 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 01:25 WIB

Warga Sumur Anyir Heboh, Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi

Jumat, 11 September 2026 - 13:30 WIB

Operasi SAR Memasuki Radius Zona Rawan Anak Gunung Krakatau, Cari Lima Jurnalis Yang Hilang.

Rabu, 9 September 2026 - 20:41 WIB

Satu Keluarga Luka Bakar Serius Akibat Ledakan Tabung Gas di Kerinci

Rabu, 2 September 2026 - 01:03 WIB

Kenangan Sosok AKP Veri Prasetyawan di Mata Jurnalis Kerinci Dan Sungai Penuh

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:57 WIB

Fenomena El Niño Picu Kemarau Panjang, BMKG Ingatkan Lonjakan Suhu Udara dan Risiko Kekeringan

Berita Terbaru