Fenomena El Niño Picu Kemarau Panjang, BMKG Ingatkan Lonjakan Suhu Udara dan Risiko Kekeringan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fenomena El nino,lonjakan suhu udara harus diwaspadai,kebakaran,kesehatan,

Fenomena El nino,lonjakan suhu udara harus diwaspadai,kebakaran,kesehatan,

Jakarta, jentik.id Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini terkait dampak fenomena El Niño yang diperkirakan akan memengaruhi musim kemarau 2026 di Indonesia.

Fenomena ini diprediksi memicu kemarau lebih panjang, peningkatan suhu udara, serta penurunan curah hujan di berbagai wilayah.

BMKG menyebutkan, kondisi tersebut berpotensi menyebabkan lonjakan suhu udara akibat meningkatnya intensitas paparan sinar matahari dan indeks radiasi ultraviolet (UV), terutama pada siang hari ketika langit cenderung cerah tanpa tutupan awan.

Selain suhu yang lebih panas, El Niño juga diperkirakan memicu kekeringan ekstrem, Lebih dari 80 persen wilayah Indonesia, terutama daerah di selatan khatulistiwa seperti Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga sebagian Papua, diprediksi mengalami curah hujan di bawah kondisi normal selama musim kemarau.

Baca Juga :  Ketua DPC PDI- P Kota Sungai Penuh Hardizal  Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Desa Koto Tinggi

Kondisi udara yang semakin kering juga berpotensi memperburuk kualitas udara. Konsentrasi polutan diperkirakan meningkat sehingga dapat memicu gangguan kesehatan, terutama Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), serta meningkatkan risiko dehidrasi akibat cuaca panas yang berkepanjangan.

Di sisi lain, peningkatan suhu dan minimnya curah hujan turut meningkatkan kerawanan terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah yang memiliki kawasan hutan dan lahan gambut.

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca panas ekstrem.

Warga yang beraktivitas di luar ruangan disarankan menggunakan tabir surya (sunscreen), kacamata hitam, topi, atau pakaian yang dapat melindungi kulit dari paparan sinar matahari langsung.

Baca Juga :  WNI Diduga Disandera Di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta

Masyarakat juga diingatkan untuk memperbanyak konsumsi air putih guna menjaga hidrasi tubuh serta mengurangi aktivitas berat di luar ruangan pada siang hari ketika suhu udara dan paparan sinar ultraviolet berada pada tingkat tertinggi.

BMKG mengajak masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi agar dapat mengantisipasi berbagai dampak yang ditimbulkan oleh fenomena El Niño selama musim kemarau 2026.

Apabila akan diterbitkan, pastikan seluruh informasi mengenai prakiraan El Niño dan dampaknya telah dikonfirmasi dengan rilis resmi BMKG terbaru agar akurat dan sesuai perkembangan terkini.

Berita Terkait

Warga Sumur Anyir Heboh, Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi
Operasi SAR Memasuki Radius Zona Rawan Anak Gunung Krakatau, Cari Lima Jurnalis Yang Hilang.
Satu Keluarga Luka Bakar Serius Akibat Ledakan Tabung Gas di Kerinci
Kenangan Sosok AKP Veri Prasetyawan di Mata Jurnalis Kerinci Dan Sungai Penuh
WNI Diduga Disandera Di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta
3.342 Orang Tewas dan 16.700 Terluka, Korban Gempa Dahsyat Venezuela
Terjadi Kecelakaan di Ruas Jalan Nasional Sungai Penuh–Tapan, Empat Penumpang Jadi Korban, Satu Kritis
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 1.943 Jiwa
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 01:25 WIB

Warga Sumur Anyir Heboh, Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi

Jumat, 11 September 2026 - 13:30 WIB

Operasi SAR Memasuki Radius Zona Rawan Anak Gunung Krakatau, Cari Lima Jurnalis Yang Hilang.

Rabu, 9 September 2026 - 20:41 WIB

Satu Keluarga Luka Bakar Serius Akibat Ledakan Tabung Gas di Kerinci

Rabu, 2 September 2026 - 01:03 WIB

Kenangan Sosok AKP Veri Prasetyawan di Mata Jurnalis Kerinci Dan Sungai Penuh

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:57 WIB

Fenomena El Niño Picu Kemarau Panjang, BMKG Ingatkan Lonjakan Suhu Udara dan Risiko Kekeringan

Berita Terbaru

Wako Alfin,SH hadiri Pisah sambut Pedang Pora Polres Kerinci dari AKBP Ramadhanil,SH,S.I.K.MH kepada  AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro, SH, S.I.K., M.I.K.salam komando.

Sungai Penuh

Wako Alfin Hadiri Pisah Sambut Tradisi Pedang Pora Kapolres Kerinci

Senin, 14 Sep 2026 - 18:22 WIB