Venezuela, jentik.id – Jumlah korban jiwa akibat gempa dahsyat yang mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6/2026) terus bertambah. Hingga Selasa (30/6/2026), korban meninggal dunia tercatat mencapai 1.943 orang, sementara proses pencarian dan evakuasi korban masih terus berlangsung.
Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, menyampaikan pembaruan data korban. Ia mengatakan sebanyak 15.866 warga kehilangan tempat tinggal, sementara 10.571 orang mengalami luka-luka akibat bencana tersebut.
Rodriguez menjelaskan, tim Search and Rescue (SAR) bersama relawan dari berbagai negara masih berpacu dengan waktu untuk mengevakuasi korban yang diduga masih tertimbun reruntuhan bangunan di sejumlah wilayah terdampak.
“Pencarian korban terus dilakukan. Prioritas utama kami adalah menemukan para penyintas yang masih mungkin berada di bawah puing-puing bangunan,” ujarnya.
Pemerintah Venezuela juga terus memperluas fasilitas penampungan bagi warga terdampak. Hingga saat ini telah didirikan 14 lokasi pengungsian di wilayah La Guairá serta 55 lokasi pengungsian yang beroperasi di Caracas, Miranda, dan sejumlah daerah lainnya yang terdampak gempa.
Rodriguez menambahkan, pemerintah akan memperpanjang masa tanggap darurat bencana guna memastikan seluruh proses pencarian, evakuasi, serta penanganan korban dapat berjalan secara optimal.
Selain fokus pada operasi pencarian korban, pemerintah bersama tim kemanusiaan juga terus menyalurkan bantuan logistik, layanan kesehatan, dan kebutuhan dasar bagi para penyintas yang kini berada di pusat-pusat pengungsian.(asy*).









