Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 1.943 Jiwa

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR dan Rekawan berpacu dengan waktu mencari korban dipuing runtuhan bangunan,kini tercatat 1.943 orang korban dan dinyatakan tewas.

Tim SAR dan Rekawan berpacu dengan waktu mencari korban dipuing runtuhan bangunan,kini tercatat 1.943 orang korban dan dinyatakan tewas.

Venezuela, jentik.id – Jumlah korban jiwa akibat gempa dahsyat yang mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6/2026) terus bertambah. Hingga Selasa (30/6/2026), korban meninggal dunia tercatat mencapai 1.943 orang, sementara proses pencarian dan evakuasi korban masih terus berlangsung.

Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, menyampaikan pembaruan data korban. Ia mengatakan sebanyak 15.866 warga kehilangan tempat tinggal, sementara 10.571 orang mengalami luka-luka akibat bencana tersebut.

Rodriguez menjelaskan, tim Search and Rescue (SAR) bersama relawan dari berbagai negara masih berpacu dengan waktu untuk mengevakuasi korban yang diduga masih tertimbun reruntuhan bangunan di sejumlah wilayah terdampak.

Baca Juga :  Venezuela Menetapkan Status Darurat Korban Jiwa  Diperkirakan Mencapai Ribuan Orang

“Pencarian korban terus dilakukan. Prioritas utama kami adalah menemukan para penyintas yang masih mungkin berada di bawah puing-puing bangunan,” ujarnya.

Pemerintah Venezuela juga terus memperluas fasilitas penampungan bagi warga terdampak. Hingga saat ini telah didirikan 14 lokasi pengungsian di wilayah La Guairá serta 55 lokasi pengungsian yang beroperasi di Caracas, Miranda, dan sejumlah daerah lainnya yang terdampak gempa.

Baca Juga :  Korban Gempa NTT Capai 47 Orang Tim SAR Gabungan Bersama Brimob Bantu Evakuasi Korban

Rodriguez menambahkan, pemerintah akan memperpanjang masa tanggap darurat bencana guna memastikan seluruh proses pencarian, evakuasi, serta penanganan korban dapat berjalan secara optimal.

Selain fokus pada operasi pencarian korban, pemerintah bersama tim kemanusiaan juga terus menyalurkan bantuan logistik, layanan kesehatan, dan kebutuhan dasar bagi para penyintas yang kini berada di pusat-pusat pengungsian.(asy*).

 

Berita Terkait

Warga Sumur Anyir Heboh, Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi
Operasi SAR Memasuki Radius Zona Rawan Anak Gunung Krakatau, Cari Lima Jurnalis Yang Hilang.
Satu Keluarga Luka Bakar Serius Akibat Ledakan Tabung Gas di Kerinci
Kenangan Sosok AKP Veri Prasetyawan di Mata Jurnalis Kerinci Dan Sungai Penuh
Fenomena El Niño Picu Kemarau Panjang, BMKG Ingatkan Lonjakan Suhu Udara dan Risiko Kekeringan
WNI Diduga Disandera Di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta
3.342 Orang Tewas dan 16.700 Terluka, Korban Gempa Dahsyat Venezuela
Terjadi Kecelakaan di Ruas Jalan Nasional Sungai Penuh–Tapan, Empat Penumpang Jadi Korban, Satu Kritis
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 01:25 WIB

Warga Sumur Anyir Heboh, Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi

Jumat, 11 September 2026 - 13:30 WIB

Operasi SAR Memasuki Radius Zona Rawan Anak Gunung Krakatau, Cari Lima Jurnalis Yang Hilang.

Rabu, 9 September 2026 - 20:41 WIB

Satu Keluarga Luka Bakar Serius Akibat Ledakan Tabung Gas di Kerinci

Rabu, 2 September 2026 - 01:03 WIB

Kenangan Sosok AKP Veri Prasetyawan di Mata Jurnalis Kerinci Dan Sungai Penuh

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:57 WIB

Fenomena El Niño Picu Kemarau Panjang, BMKG Ingatkan Lonjakan Suhu Udara dan Risiko Kekeringan

Berita Terbaru