Kuntadi Resmi Diusulkan Jadi Jampidsus Pengganti Febrie Adriansyah ke Istana

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuntadi Resmi  Diusulkankan Kejagung ST Agung ST Burhanuddin resmi gantinya Febrey Adriansyah jampidsus.

Kuntadi Resmi Diusulkankan Kejagung ST Agung ST Burhanuddin resmi gantinya Febrey Adriansyah jampidsus.

Jakarta, jentik.id – Jaksa Agung ST Burhanuddin resmi mengusulkan nama Kuntadi sebagai calon Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) untuk menggantikan Febrie Adriansyah.

Usulan tersebut telah disampaikan kepada Presiden melalui surat resmi yang dikirim ke Istana.

Kuntadi dikenal sebagai salah satu jaksa senior di Korps Adhyaksa. Pria kelahiran Semarang, Jawa Tengah, Januari 1970 itu memulai karier di Kejaksaan Agung pada 1996 sebagai staf tata usaha di Jampidsus.

Kariernya terus menanjak dengan menduduki berbagai posisi strategis. Pada 2017, ia dipercaya sebagai Kasubdit Pemantauan pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen. Setahun kemudian, Kuntadi diangkat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

Namanya semakin dikenal publik ketika dipercaya menjabat Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung pada 2022. Di posisi tersebut, Kuntadi menjadi salah satu ujung tombak dalam pengungkapan berbagai perkara korupsi besar yang menyita perhatian nasional.

Baca Juga :  Kebiasaan Merapikan Tempat Tidur Dapat Meningkatkan Produktivitas.

Di bawah kepemimpinannya, Direktorat Penyidikan Jampidsus menangani kasus dugaan korupsi proyek BTS 4G Kementerian Komunikasi dan Informatika yang merugikan negara sekitar Rp8 triliun.

Perkara tersebut menyeret 16 tersangka, termasuk mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate.

Selain itu, Kuntadi juga memimpin penyidikan kasus dugaan korupsi tata niaga timah di wilayah PT Timah Tbk yang ditaksir merugikan negara hingga Rp300 triliun. Kasus tersebut turut menyeret Harvey Moeis sebagai salah satu tersangka.

Setelah dua tahun menjabat Direktur Penyidikan Jampidsus, Kuntadi dipromosikan menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung pada 2024, kemudian dipercaya memimpin Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Pada November 2025, Presiden Prabowo Subianto menunjuk Kuntadi sebagai Kepala Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 179/TPA Tahun 2025. Resmi Diusulkan Menjadi Jampidsus
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi membenarkan telah menerima surat usulan dari Jaksa Agung ST Burhanuddin mengenai pengganti Jampidsus.

Baca Juga :  Jampidsus Dalami Dugaan Korupsi Tata Kelola Pengadaan Program MBG Dan Seluruh Proyek BGN Diteliti

“Kemarin hari Selasa, tanggal 14, Jaksa Agung telah secara resmi mengirimkan surat kepada Bapak Presiden untuk mengajukan usulan nama pengganti pejabat Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus yang beberapa waktu lalu mengajukan pengunduran diri,” ujar Prasetyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/7).

Prasetyo menjelaskan, usulan tersebut selanjutnya akan melalui mekanisme penilaian sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga mengonfirmasi bahwa nama yang diajukan adalah Kuntadi.

“Ya, kalau berdasarkan suratnya, ya, nama yang diajukan adalah Kuntadi,” katanya.

Posisi Jampidsus saat ini masih kosong setelah Febrie Adriansyah tersandung perkara hukum. Proses penetapan pejabat definitif kini menunggu keputusan Presiden setelah melalui tahapan administrasi dan evaluasi sesuai mekanisme yang berlaku. (asy*)

Berita Terkait

TNI Tangkap Tiga Anggota OPM di Maybrat, Komandan Batalyon Ikut Diamankan
Putusan MA soal Suket Ijazah Gibran, Budi Arie Tegaskan Wapres Tak Akan Mundur
Kemenhaj Rilis Jadwal Haji 2027, Ini Tanggal Keberangkatan Kloter Pertama
Teh Kemasan Berbusa Saat Demo Viral, Polisi Telusuri Pihak yang Membagikan
KPK Ungkap Dugaan Kerugian Negara Triliunan Rupiah dalam Kasus Cukai PT Djarum
Dakwaan Silmy Karim Ungkap Uang Klik, Saham Rp 31 Miliar hingga Biaya Kuliah S3
Amran Bongkar Dugaan Pengoplosan 600 Ton Beras SPHP, Kerugian Capai Rp3,3 Miliar
Amran Bertindak Tegas! 8 Pejabat Bapanas-Bulog Dicopot Buntut Dugaan Penyelewengan Beras SPHP
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 11:14 WIB

TNI Tangkap Tiga Anggota OPM di Maybrat, Komandan Batalyon Ikut Diamankan

Minggu, 1 November 2026 - 09:29 WIB

Putusan MA soal Suket Ijazah Gibran, Budi Arie Tegaskan Wapres Tak Akan Mundur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Teh Kemasan Berbusa Saat Demo Viral, Polisi Telusuri Pihak yang Membagikan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:42 WIB

KPK Ungkap Dugaan Kerugian Negara Triliunan Rupiah dalam Kasus Cukai PT Djarum

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Dakwaan Silmy Karim Ungkap Uang Klik, Saham Rp 31 Miliar hingga Biaya Kuliah S3

Berita Terbaru

Salah satu dapur MBG

Padang Panjang

7 Dapur MBG di Padang Panjang Ditutup

Minggu, 1 Nov 2026 - 11:56 WIB