Profil Kuntadi Terungkap, Kepala BPA Kejagung yang Berpeluang Jadi Jampidsus Baru

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Kuntadi memberi keterangan kepada wartawan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (24/7/2023). Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Kuntadi memberi keterangan kepada wartawan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (24/7/2023). Foto: Fitra Andrianto/kumparan

JAKARTA, jentik.id – Jaksa Agung ST Burhanuddin mengusulkan sejumlah nama untuk mengisi jabatan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) setelah Febrie Adriansyah mengundurkan diri. Salah satu nama yang diajukan ialah Kepala Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan RI, Kuntadi.

Jaksa Agung telah menyerahkan nama Kuntadi kepada Presiden untuk dipertimbangkan sebagai calon Jampidsus.

Latar Belakang Pendidikan

Kuntadi lahir di Semarang, Jawa Tengah, pada 4 Januari 1970. Ia menempuh pendidikan hukum di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto.

Di kampus tersebut, Kuntadi meraih gelar Sarjana Hukum, Magister Hukum, hingga Doktor Ilmu Hukum. Ia menyelesaikan program doktor melalui disertasi yang membahas politik hukum eksekusi putusan tindak pidana korupsi dalam pemulihan kerugian keuangan negara.

Perjalanan Karier di Kejaksaan

Kuntadi memulai karier di Kejaksaan pada 1996 sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

Baca Juga :  Babak Baru Kasus Chromebook, Nadiem Jalani Sidang Perdana Banding di Pengadilan Tinggi DKI

Pada 1999, Kejaksaan melantik Kuntadi sebagai jaksa fungsional dan menugaskannya di Cabang Kejaksaan Negeri Metro, Sukadana, Lampung.

Kariernya terus berkembang. Ia pernah menjabat Koordinator di Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta pada 2012–2013, kemudian menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Lubuklinggau pada 2013–2014.

Selanjutnya, Kuntadi menjabat Kasubdit V.B Direktorat V Jaksa Agung Muda Intelijen hingga 2017. Setelah itu, ia memimpin Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat pada 2017–2019 sebelum menduduki posisi Asisten Umum Jaksa Agung pada 2019–2022.

Tangani Sejumlah Kasus Besar

Pada 2022, Kejaksaan menunjuk Kuntadi sebagai Direktur Penyidikan Jampidsus. Dalam jabatan tersebut, ia memimpin penyidikan sejumlah perkara korupsi besar.

Beberapa kasus yang pernah ia tangani antara lain dugaan korupsi proyek BTS 4G Kominfo, perkara dugaan korupsi tata niaga timah yang menyeret Harvey Moeis, serta kasus dugaan korupsi emas 109 ton.

Baca Juga :  BPK Siapkan Audit Berbasis AI Mulai 2027, Tingkatkan Kualitas Pemeriksaan Keuangan

Pada Agustus 2024, Kejaksaan mengangkat Kuntadi sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung. Awal 2025, ia mendapat promosi sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Kemudian, pada November 2025, Kejaksaan kembali mempercayakan Kuntadi memimpin Badan Pemulihan Aset (BPA). Dalam posisi itu, ia memimpin pelacakan dan penyitaan aset senilai Rp51,6 miliar milik buronan kasus Bapindo, Eddy Tansil.

Selain berkarier di Korps Adhyaksa, Kuntadi juga aktif di dunia akademik. Ia terus menjalin hubungan dengan almamaternya dan kini menjabat sebagai Ketua Umum Keluarga Alumni Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman (KAFH Unsoed) periode 2025–2030. (nr*)

Berita Terkait

Harga BBM Naik Lagi! Daftar Terbaru Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo 7 September 2026
Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Menyebar ke Lima Provinsi Jawa dan Sumatera
Desil DTSEN Tiba-Tiba Berubah? Gus Ipul Ungkap Ada 12 Juta Data Baru
Desil Warga Tak Sesuai Kondisi? Komisi X Beri BPS Tenggat 2 Minggu
Purbaya Bertemu Pengusaha Rokok Ilegal, Pilihan Legal atau Diberantas
Ratusan Siswa dan Santri Diduga Keracunan MBG, Kepala SPPG Kalitengah Minta Maaf
Waspada Lowongan Kerja Fiktif! 7.908 Konten Dihapus, Patroli Siber Makin Diperkuat
Iming-iming Kerja Bergaji Tinggi, 8 WNI Diduga Terjebak hingga Masuk Tentara Rusia
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 14:22 WIB

Harga BBM Naik Lagi! Daftar Terbaru Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo 7 September 2026

Minggu, 6 September 2026 - 16:11 WIB

Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Menyebar ke Lima Provinsi Jawa dan Sumatera

Jumat, 4 September 2026 - 20:22 WIB

Desil DTSEN Tiba-Tiba Berubah? Gus Ipul Ungkap Ada 12 Juta Data Baru

Kamis, 3 September 2026 - 11:32 WIB

Desil Warga Tak Sesuai Kondisi? Komisi X Beri BPS Tenggat 2 Minggu

Kamis, 3 September 2026 - 09:48 WIB

Purbaya Bertemu Pengusaha Rokok Ilegal, Pilihan Legal atau Diberantas

Berita Terbaru

Wakil Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi. Lahirlah atlet tembak nasional

Sport

TNI AU Gelar Kompotisi Tembak Di Ikuti 800 Peserta 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:36 WIB