3.342 Orang Tewas dan 16.700 Terluka, Korban Gempa Dahsyat Venezuela

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban gempa ganda dahsyat hari ke 11 baru ditemukan 3.342 orang korban meninggal danb16.700 orang dinyatakan hilang

Korban gempa ganda dahsyat hari ke 11 baru ditemukan 3.342 orang korban meninggal danb16.700 orang dinyatakan hilang

Venezuela, jentik.id – Jumlah korban jiwa akibat gempa bumi kembar dahsyat yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Memasuki hari ke-12 operasi pencarian dan penyelamatan, tim SAR bersama para relawan telah menemukan sebanyak 3.342 korban meninggal dunia, sementara sedikitnya 16.700 orang mengalami luka-luka.

Sebagian besar korban ditemukan tertimbun puing-puing bangunan yang runtuh dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.
Sebagaimana dilansir AFP, Senin (6/7/2026), gempa berkekuatan besar yang mengguncang Venezuela pada 24 Juni 2026 itu masih menyisakan ribuan warga yang dilaporkan hilang.

Mereka diduga masih tertimbun reruntuhan puluhan bangunan, terutama di wilayah pesisir La Guaira, sebelah utara ibu kota Caracas.

Baca Juga :  PWI Jambi Sembelih Tiga Sapi Kurban, Bagikan 160 Paket Daging

Di tengah proses pencarian, pemerintah Venezuela menghadapi kritik dari berbagai pihak yang menilai penanganan darurat berjalan lambat.

Keterlambatan respons dinilai turut memperbesar jumlah korban jiwa.

Menanggapi kritik tersebut, Presiden Venezuela membantah tudingan bahwa pemerintah lamban dalam menangani bencana. Pemerintah, kata dia, telah bekerja sama dengan sejumlah negara, tim SAR internasional, relawan, serta berbagai organisasi kemanusiaan untuk mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia guna mempercepat proses evakuasi dan penyelamatan korban.

Sementara itu, proses pemakaman korban mulai dilakukan. Otoritas setempat menguburkan puluhan jenazah yang hingga kini belum berhasil diidentifikasi, meski bencana telah berlalu selama 11 hari.

Baca Juga :  Satu Keluarga Luka Bakar Serius Akibat Ledakan Tabung Gas di Kerinci

Dua gempa beruntun tersebut menjadi salah satu bencana gempa paling mematikan di kawasan Amerika Latin dalam beberapa tahun terakhir.

Guncangan kuat menyebabkan puluhan bangunan runtuh di wilayah pesisir La Guaira dan mengakibatkan ribuan warga dilaporkan hilang.

Seiring berakhirnya operasi pencarian korban selamat oleh sebagian tim penyelamat internasional, fokus penanganan kini beralih pada proses identifikasi korban, pemulihan wilayah terdampak, serta pemakaman para korban meninggal.

Wartawan AFP melaporkan, di area terpencil Pemakaman La Esperanza, La Guaira, para petugas telah menguburkan lebih dari 150 jenazah yang hingga kini belum teridentifikasi sejak gempa melanda wilayah tersebut.(asy,*).

Berita Terkait

Warga Sumur Anyir Heboh, Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi
Operasi SAR Memasuki Radius Zona Rawan Anak Gunung Krakatau, Cari Lima Jurnalis Yang Hilang.
Satu Keluarga Luka Bakar Serius Akibat Ledakan Tabung Gas di Kerinci
Kenangan Sosok AKP Veri Prasetyawan di Mata Jurnalis Kerinci Dan Sungai Penuh
Fenomena El Niño Picu Kemarau Panjang, BMKG Ingatkan Lonjakan Suhu Udara dan Risiko Kekeringan
WNI Diduga Disandera Di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta
Terjadi Kecelakaan di Ruas Jalan Nasional Sungai Penuh–Tapan, Empat Penumpang Jadi Korban, Satu Kritis
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 1.943 Jiwa
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 01:25 WIB

Warga Sumur Anyir Heboh, Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi

Jumat, 11 September 2026 - 13:30 WIB

Operasi SAR Memasuki Radius Zona Rawan Anak Gunung Krakatau, Cari Lima Jurnalis Yang Hilang.

Rabu, 9 September 2026 - 20:41 WIB

Satu Keluarga Luka Bakar Serius Akibat Ledakan Tabung Gas di Kerinci

Rabu, 2 September 2026 - 01:03 WIB

Kenangan Sosok AKP Veri Prasetyawan di Mata Jurnalis Kerinci Dan Sungai Penuh

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:57 WIB

Fenomena El Niño Picu Kemarau Panjang, BMKG Ingatkan Lonjakan Suhu Udara dan Risiko Kekeringan

Berita Terbaru