Kabut Asap Kiriman Makin Tebal, Kasus ISPA di Kerinci Dan Kota Sungai Penuh Tembus 876 Kasus

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 13 September 2026 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabut asap kiriman yang menyelimuti Kota Sungai Penuh.

Kabut asap kiriman yang menyelimuti Kota Sungai Penuh.

Kerinci, jentik.id- Kabut asap kiriman akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari sejumlah wilayah di Provinsi Jambi semakin tebal menyelimuti Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

Kondisi tersebut mulai berdampak terhadap kesehatan masyarakat, ditandai dengan meningkatnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci yang dihimpun melalui 21 puskesmas, jumlah kasus ISPA pada pekan ke-35 mencapai 511 kasus.

“Angka tersebut meningkat dibandingkan pekan sebelumnya yang tercatat sebanyak 470 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, H. Hermendizal, SKM., MM, mengatakan kasus ISPA di wilayah Kerinci mengalami fluktuasi setiap pekannya.

Dalam beberapa pekan sebelumnya, kasus sempat mengalami penurunan sebelum kembali meningkat pada pekan ke-34 dan ke-35.

“Pada pekan ke-30 tercatat 407 kasus, kemudian meningkat menjadi 437 kasus pada pekan ke-31 dan 454 kasus pada pekan ke-32. Selanjutnya terjadi penurunan cukup signifikan pada pekan ke-33 menjadi 363 kasus. Namun, pada pekan ke-34 kembali meningkat menjadi 470 kasus dan pekan ke-35 mencapai 511 kasus,” ujar Hermendizal.

Baca Juga :  Pagi Ini, Kabut Asap Mulai Menghilang, Warga Sungai Penuh dan Kerinci Sambut Cerahnya Matahari

Menurutnya, kabut asap tidak hanya berpotensi meningkatkan kasus ISPA, tetapi juga dapat memicu gangguan kesehatan lainnya. Salah satunya adalah iritasi mata yang menyebabkan mata terasa perih dan memerah.

Harmendizal menjelaskan, sebagian besar gangguan kesehatan yang berkaitan dengan paparan kabut asap masih dapat ditangani melalui pelayanan kesehatan rawat jalan di puskesmas.

Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, lanjutnya, juga melakukan pemantauan secara rutin terhadap berbagai penyakit yang berpotensi menjadi wabah melalui aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR).

“Pemantauan dilakukan setiap minggu melalui laporan dari 21 puskesmas yang berada dalam lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci,” katanya.
Menghadapi kondisi kabut asap yang semakin pekat, Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Warga yang terpaksa beraktivitas di luar rumah juga diminta menggunakan masker sebagai upaya mengurangi paparan asap.

Baca Juga :  72.431 Warga Kalteng Terserang ISPA Imbas Karhutla, Palangka Raya Tertinggi

“Kami tetap mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan dan memakai masker ketika berada di luar.

Jika mengalami gejala seperti mata perih atau sesak napas, segera memeriksakan kondisi kesehatan ke fasilitas kesehatan terdekat,” imbaunya.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh juga terus melakukan upaya pencegahan dengan mengerahkan mobil keliling untuk mengedukasi dan mengimbau masyarakat agar menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Masyarakat juga dianjurkan memperbanyak konsumsi air putih serta segera mendatangi puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gangguan pernapasan maupun keluhan kesehatan lainnya akibat paparan kabut asap.

Kondisi kabut asap tersebut menjadi perhatian karena selain mengganggu jarak pandang dan aktivitas masyarakat, kualitas udara yang memburuk juga berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki aktivitas tinggi di luar ruangan.(asy*)

Berita Terkait

Peringati Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polres Kerinci Gelar Donor Darah
Asap Kiriman Kembali Selimuti Sungai Penuh dan Kerinci, Kualitas Udara Memburuk
Perwako Remunerasi Ditargetkan Rampung, Jaspel Tenaga Medis Segera Dibayar Bulan Depan.
Alfin Buktikan Janji, Pelayanan RSUD H.A. Thalib Kini Cepat, Ramah dan Tanpa Ribet
Dinkes Kerinci Terus Berinovasi, 2 Rumah Sakit, 21 Puskesmas dan Labkesda Kini Berstatus BLUD
72.431 Warga Kalteng Terserang ISPA Imbas Karhutla, Palangka Raya Tertinggi
Langkah Menuju Penilaian Kota Adipura 2028, Pemkot Sungai Penuh Siapkan Desa Percontohan Sanitasi
Warga Sebukar Keluhkan Bau Menyengat Dari Air Drainase Terbengkalai
Berita ini 45 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Peringati Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polres Kerinci Gelar Donor Darah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Asap Kiriman Kembali Selimuti Sungai Penuh dan Kerinci, Kualitas Udara Memburuk

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Perwako Remunerasi Ditargetkan Rampung, Jaspel Tenaga Medis Segera Dibayar Bulan Depan.

Senin, 28 September 2026 - 20:33 WIB

Alfin Buktikan Janji, Pelayanan RSUD H.A. Thalib Kini Cepat, Ramah dan Tanpa Ribet

Minggu, 13 September 2026 - 16:28 WIB

Kabut Asap Kiriman Makin Tebal, Kasus ISPA di Kerinci Dan Kota Sungai Penuh Tembus 876 Kasus

Berita Terbaru