Waspada Ikan Berformalin, Kenali Ciri-Cirinya Sebelum Membeli

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pedagang ikan (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Foto: Pedagang ikan (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, jentik.id-Temuan ikan bawal hitam yang mengandung formaldehida dalam pemeriksaan laboratorium membuat konsumen perlu lebih waspada. Namun, hasil tersebut tidak otomatis membuktikan pedagang menambahkan formalin.

Beberapa jenis ikan laut dapat menghasilkan formaldehida secara alami. Proses ini berkaitan dengan senyawa Trimethylamine N-oxide (TMAO) yang terdapat dalam tubuh ikan.

Setelah ikan mati, proses kimia dan enzim dapat mengubah TMAO menjadi formaldehida pada jenis ikan tertentu. Karena itu, alat tes yang mendeteksi formaldehida belum tentu bisa membedakan sumber alaminya dengan formalin tambahan.

Waspadai Penggunaan Formalin

Konsumen tetap perlu mewaspadai praktik penggunaan formalin pada ikan. Oknum pedagang dapat memakai bahan tersebut untuk membuat ikan terlihat lebih awet dan mempertahankan teksturnya.

Baca Juga :  Latihan Membangun Otot dengan Sederhana di Rumah bagi Lansia

Penggunaan formalin juga dapat menekan biaya penyimpanan karena pedagang tidak perlu mengandalkan banyak es. Padahal, formalin bukan bahan pengawet yang aman untuk makanan.

Konsumen sebaiknya tidak menentukan kandungan formalin hanya dari satu ciri fisik. Pemeriksaan laboratorium tetap menjadi cara yang lebih tepat untuk memastikan kandungan bahan kimia dalam ikan.

Perhatikan Kondisi Fisik Ikan

Konsumen dapat memeriksa kondisi ikan sebelum membeli. Ikan yang dicurigai mengandung formalin biasanya memiliki daging yang sangat kaku dan kurang elastis.

Perhatikan juga aromanya. Bau menyengat atau aroma yang menyerupai bahan kimia patut membuat konsumen lebih berhati-hati.

Ikan yang berada lama di tempat terbuka tetapi tidak menarik lalat juga perlu mendapat perhatian. Namun, tanda tersebut tidak cukup untuk memastikan penggunaan formalin.

Baca Juga :  Hati-hati Konsumsi Suplemen Berlebihan Demi Menjaga Kesehatan Ginjal

Pilih Ikan yang Masih Segar

Ikan segar biasanya memiliki aroma khas laut dan tekstur daging yang kenyal. Dagingnya juga kembali ke bentuk semula setelah konsumen menekannya.

Perhatikan pula cara pedagang menyimpan ikan. Pedagang yang menjaga kualitas biasanya menempatkan ikan di atas es atau menggunakan metode pendinginan agar suhu tetap rendah.

Waktu pembelian juga dapat memengaruhi kesegaran ikan. Konsumen sebaiknya berbelanja pada pagi hari, terutama jika ikan berasal dari luar daerah.

Selain itu, pilih penjual yang menjaga kebersihan tempat dan penyimpanan ikan. Jika kondisi ikan terlihat mencurigakan, konsumen sebaiknya memilih ikan lain yang tampak lebih segar. (nr*)

Berita Terkait

Kabut Asap Kiriman Makin Tebal, Kasus ISPA di Kerinci Dan Kota Sungai Penuh Tembus 876 Kasus
Dinkes Kerinci Terus Berinovasi, 2 Rumah Sakit, 21 Puskesmas dan Labkesda Kini Berstatus BLUD
72.431 Warga Kalteng Terserang ISPA Imbas Karhutla, Palangka Raya Tertinggi
Langkah Menuju Penilaian Kota Adipura 2028, Pemkot Sungai Penuh Siapkan Desa Percontohan Sanitasi
Warga Sebukar Keluhkan Bau Menyengat Dari Air Drainase Terbengkalai
SK Wali Kota Terbit, Delapan Bulan Jasa Tenaga Medis RSUD Mayjen AH Thalib Segera Dibayar
Kadiskes Tegaskan Perwako Penggunaan Dana BLUD  Jasa Medis RSUD Mayjen A.H. Thalib sudah Terbit Rp12 Miliar Masih Megendap Direkning.
DPRD Kota Sungai Penuh Dan Komisi I Akan Panggil Manajemen RSUD Mayjen H.A. Thalib,Dikembangkan Dana BPJS Kesehatan Rp 12 Miliar Sudah Dicairkan.
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 16:28 WIB

Kabut Asap Kiriman Makin Tebal, Kasus ISPA di Kerinci Dan Kota Sungai Penuh Tembus 876 Kasus

Selasa, 1 September 2026 - 10:53 WIB

Dinkes Kerinci Terus Berinovasi, 2 Rumah Sakit, 21 Puskesmas dan Labkesda Kini Berstatus BLUD

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:24 WIB

72.431 Warga Kalteng Terserang ISPA Imbas Karhutla, Palangka Raya Tertinggi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Langkah Menuju Penilaian Kota Adipura 2028, Pemkot Sungai Penuh Siapkan Desa Percontohan Sanitasi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Warga Sebukar Keluhkan Bau Menyengat Dari Air Drainase Terbengkalai

Berita Terbaru

Penyambutan tradisi pedang pora kapolre Kerinci AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro, S.H., S.I.K., M.I.K.

Kerinci

AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Resmi Komando Polres Kerinci

Senin, 14 Sep 2026 - 08:40 WIB