Alfin Buktikan Janji, Pelayanan RSUD H.A. Thalib Kini Cepat, Ramah dan Tanpa Ribet

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 28 September 2026 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alfin, SH Wako Sungai Penuh (Ft:Diskom)

Alfin, SH Wako Sungai Penuh (Ft:Diskom)

Sungai Penuh, jentik.id–Wali Kota Sungai Penuh Alfin mulai membuktikan komitmennya menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah dan tidak berbelit. Perubahan itu kini dirasakan masyarakat di RSUD Mayjen H.A. Thalib Sungai Penuh, khususnya dalam pelayanan pasien gawat darurat.

Di Instalasi Gawat Darurat (IGD), pasien yang membutuhkan pertolongan segera langsung mendapat penanganan medis. Petugas tidak meminta keluarga menyelesaikan urusan administrasi terlebih dahulu.

Pasien ditangani lebih dulu, sementara proses administrasi menyusul setelah kondisi pasien mendapat penanganan.

Perubahan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Keluarga pasien menilai pola pelayanan seperti itu memberikan rasa tenang, terutama ketika menghadapi kondisi darurat.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin mengatakan pelayanan kesehatan harus menempatkan keselamatan dan kebutuhan pasien sebagai prioritas. Menurutnya, masyarakat yang datang ke rumah sakit dalam kondisi darurat membutuhkan pertolongan cepat, bukan dipersulit oleh prosedur administrasi.

“Kalau masyarakat datang dalam kondisi darurat, yang paling utama adalah pertolongan medis. Jangan sampai pasien harus menunggu karena persoalan administrasi. Tangani dulu pasiennya, setelah itu administrasi bisa diselesaikan,” ujar Alfin.

Alfin juga meminta jajaran RSUD Mayjen H.A. Thalib terus menjaga keramahan dalam melayani masyarakat. Menurutnya, kecepatan pelayanan harus berjalan bersama dengan sikap petugas yang humanis.

“Pelayanan cepat saja belum cukup. Petugas juga harus ramah, memberikan rasa nyaman kepada pasien dan keluarga. Masyarakat harus merasakan bahwa rumah sakit hadir untuk membantu mereka,” katanya.

Baca Juga :  Warga Diingatkan Bijak Gunakan Antibiotik Dan Antimikroba Untuk Cegah Krisis Kesehatan

Direktur Utama RSUD Mayjen H.A. Thalib, dr. Rofi Irwan, mengatakan pihak rumah sakit terus membenahi alur pelayanan IGD untuk mempercepat tindakan medis.

“Kami merombak total alur triage atau pemilahan pasien. Begitu pasien datang menggunakan ambulans maupun kendaraan pribadi, tim medis langsung melakukan penilaian kondisi pasien di zona merah atau kuning tanpa harus mengantre di bagian administrasi,” ujar dr. Rofi saat ditemui di ruang IGD, Senin pagi.

Menurutnya, kecepatan menjadi faktor penting dalam penanganan pasien gawat darurat. Rumah sakit menargetkan pasien kritis mendapatkan tindakan medis paling lambat lima menit setelah tiba di IGD.

Selain membenahi alur pelayanan, RSUD Mayjen H.A. Thalib juga memperkuat sistem digitalisasi pra-hospital. Ambulans rumah sakit kini terhubung dengan monitor pusat di IGD sehingga kondisi pasien dapat dipantau sebelum tiba di rumah sakit.

Dengan sistem tersebut, tim medis dapat mempersiapkan peralatan dan obat yang dibutuhkan berdasarkan kondisi pasien sebelum ambulans tiba.

Pengalaman pelayanan cepat itu dirasakan langsung Amirsyam, Pimpinan Redaksi Jentik.id, saat mendapatkan perawatan di IGD RSUD Mayjen H.A. Thalib.

Amirsyam mendapat penanganan langsung setelah tiba di rumah sakit. Petugas segera membawa pasien ke ruang pelayanan, memberikan oksigen dan melakukan pemeriksaan jantung. Keluarga pasien tidak langsung dibebani proses administrasi ketika kondisi pasien membutuhkan pertolongan.

Baca Juga :  Kabur Usai Koper Berisi 2 Kg Sabu Terdeteksi X-Ray, Kurir Narkoba Akhirnya Dibekuk BNN

Keluarga Amirsyam mengaku senang dengan pelayanan yang mereka terima. Selain mendapatkan tindakan dengan cepat, keluarga juga merasa nyaman karena petugas melayani dengan ramah dan memberikan perhatian selama proses penanganan.

“Begitu sampai, petugas langsung membawa pasien ke dalam. Oksigen diberikan dan pemeriksaan jantung langsung dilakukan. Administrasi baru ditanyakan setelah kondisi paman saya mendapat penanganan,” ujar salah seorang keluarga Amirsyam.

Menurut keluarga, pola pelayanan tersebut sangat membantu. Dalam kondisi panik karena anggota keluarga sakit, mereka dapat fokus mendampingi pasien tanpa harus memikirkan urusan administrasi terlebih dahulu.

Perubahan pelayanan di RSUD Mayjen H.A. Thalib menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan kesehatan yang lebih cepat, tepat dan responsif bagi masyarakat Kota Sungai Penuh.

Bagi keluarga pasien, kecepatan pelayanan dan keramahan petugas menjadi pengalaman penting yang langsung mereka rasakan.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari pembenahan pelayanan publik yang didorong Pemerintah Kota Sungai Penuh di bawah kepemimpinan Wali Kota Alfin.

Dengan sistem pelayanan yang lebih sederhana dan terintegrasi, RSUD Mayjen H.A. Thalib terus berupaya memberikan pertolongan medis secara cepat tanpa mengabaikan kenyamanan pasien dan keluarga. (al)

Berita Terkait

Kabut Asap Kiriman Makin Tebal, Kasus ISPA di Kerinci Dan Kota Sungai Penuh Tembus 876 Kasus
Dinkes Kerinci Terus Berinovasi, 2 Rumah Sakit, 21 Puskesmas dan Labkesda Kini Berstatus BLUD
72.431 Warga Kalteng Terserang ISPA Imbas Karhutla, Palangka Raya Tertinggi
Langkah Menuju Penilaian Kota Adipura 2028, Pemkot Sungai Penuh Siapkan Desa Percontohan Sanitasi
Warga Sebukar Keluhkan Bau Menyengat Dari Air Drainase Terbengkalai
SK Wali Kota Terbit, Delapan Bulan Jasa Tenaga Medis RSUD Mayjen AH Thalib Segera Dibayar
Waspada Ikan Berformalin, Kenali Ciri-Cirinya Sebelum Membeli
Kadiskes Tegaskan Perwako Penggunaan Dana BLUD  Jasa Medis RSUD Mayjen A.H. Thalib sudah Terbit Rp12 Miliar Masih Megendap Direkning.
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 20:33 WIB

Alfin Buktikan Janji, Pelayanan RSUD H.A. Thalib Kini Cepat, Ramah dan Tanpa Ribet

Minggu, 13 September 2026 - 16:28 WIB

Kabut Asap Kiriman Makin Tebal, Kasus ISPA di Kerinci Dan Kota Sungai Penuh Tembus 876 Kasus

Selasa, 1 September 2026 - 10:53 WIB

Dinkes Kerinci Terus Berinovasi, 2 Rumah Sakit, 21 Puskesmas dan Labkesda Kini Berstatus BLUD

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:24 WIB

72.431 Warga Kalteng Terserang ISPA Imbas Karhutla, Palangka Raya Tertinggi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Langkah Menuju Penilaian Kota Adipura 2028, Pemkot Sungai Penuh Siapkan Desa Percontohan Sanitasi

Berita Terbaru