72.431 Warga Kalteng Terserang ISPA Imbas Karhutla, Palangka Raya Tertinggi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Palangka Raya, diselimuti Asap tebal

Kondisi Palangka Raya, diselimuti Asap tebal

Palangka Raya, Jentik.id Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) mulai berdampak terhadap kesehatan masyarakat. Dalam sepekan terakhir, tercatat sebanyak 72.431 warga mengalami Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Dari jumlah tersebut, Kota Palangka Raya menjadi wilayah dengan kasus ISPA tertinggi, yakni mencapai 16.166 kasus.

Kondisi tersebut terjadi di tengah kualitas udara yang memburuk akibat kepulan asap karhutla.

Berdasarkan data Air Quality Index (AQI) pada Jumat pagi pukul 07.51 WIB, kualitas udara di Palangka Raya tercatat mencapai 128 AQI, yang masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.

Baca Juga :  Wali Kota Alfin  Soroti Puskesmas Tanah Kampung Paling kumuh Kadiskes Jangan Duduk Belakang Meja Saja

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng, Yaesar Wawan, mengatakan musim kemarau yang disertai kabut asap menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko gangguan kesehatan masyarakat.

“Musim kemarau dan kabut asap akibat karhutla saat ini menjadi salah satu pemicu meningkatnya risiko gangguan kesehatan masyarakat, terutama ISPA. Selain ISPA, masyarakat juga perlu mewaspadai penyakit lain seperti DBD dan diare,” kata Wawan.

Ia mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap, terutama saat melakukan aktivitas di luar maupun di dalam rumah ketika kualitas udara memburuk.

Baca Juga :  Radar GCI Len Kedua Resmi Perkuat Pengawasan Wilayah Udara Indonesia

Wawan juga mengingatkan masyarakat untuk menggunakan masker sebagai salah satu langkah perlindungan dari paparan asap dan partikel udara. Selain itu, masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi udara sedang tidak sehat.

Masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan, seperti batuk, pilek, sesak napas, nyeri tenggorokan, atau gejala lain yang mengarah pada gangguan pernapasan, diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

“Masyarakat diharapkan terus meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau, sekaligus melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla agar dampak asap terhadap kesehatan masyarakat dapat diminimalkan.(asy*)

Berita Terkait

Dinkes Kerinci Terus Berinovasi, 2 Rumah Sakit, 21 Puskesmas dan Labkesda Kini Berstatus BLUD
Langkah Menuju Penilaian Kota Adipura 2028, Pemkot Sungai Penuh Siapkan Desa Percontohan Sanitasi
Warga Sebukar Keluhkan Bau Menyengat Dari Air Drainase Terbengkalai
SK Wali Kota Terbit, Delapan Bulan Jasa Tenaga Medis RSUD Mayjen AH Thalib Segera Dibayar
Waspada Ikan Berformalin, Kenali Ciri-Cirinya Sebelum Membeli
Kadiskes Tegaskan Perwako Penggunaan Dana BLUD  Jasa Medis RSUD Mayjen A.H. Thalib sudah Terbit Rp12 Miliar Masih Megendap Direkning.
DPRD Kota Sungai Penuh Dan Komisi I Akan Panggil Manajemen RSUD Mayjen H.A. Thalib,Dikembangkan Dana BPJS Kesehatan Rp 12 Miliar Sudah Dicairkan.
BPJS Kesehatan Klaim Sudah Bayar Rp12 Miliar ke RSUD Mayjen H.A. Thalib, Lalu Ke Mana Dana Jasa Pelayanan Kesehatan Tujuh Bulan.
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 10:53 WIB

Dinkes Kerinci Terus Berinovasi, 2 Rumah Sakit, 21 Puskesmas dan Labkesda Kini Berstatus BLUD

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:24 WIB

72.431 Warga Kalteng Terserang ISPA Imbas Karhutla, Palangka Raya Tertinggi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Langkah Menuju Penilaian Kota Adipura 2028, Pemkot Sungai Penuh Siapkan Desa Percontohan Sanitasi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Warga Sebukar Keluhkan Bau Menyengat Dari Air Drainase Terbengkalai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:36 WIB

SK Wali Kota Terbit, Delapan Bulan Jasa Tenaga Medis RSUD Mayjen AH Thalib Segera Dibayar

Berita Terbaru

Wakil Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi. Lahirlah atlet tembak nasional

Sport

TNI AU Gelar Kompotisi Tembak Di Ikuti 800 Peserta 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:36 WIB