Wali Kota Akfin  Soroti Puskesmas Tanah Kampung Paling kumuh Kadiskes Jangan Duduk Belakang Meja Saja.

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali kota Sungai Penuh Alfin,SH sangat kecewaannya kondisi Puskesmas Tanah Kampung yang dinilai kurang Paling Kumuh San tidak  terawat juah memenuhi standar pelayanan kesehatan.

Wali kota Sungai Penuh Alfin,SH sangat kecewaannya kondisi Puskesmas Tanah Kampung yang dinilai kurang Paling Kumuh San tidak terawat juah memenuhi standar pelayanan kesehatan.

Sungai Penuh, jentik.id – Upaya meningkatkan disiplin aparatur dan kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh terus dilakukan melalui kegiatan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam sidak yang dilakukan pada Senin (22/6/2026), Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menunjukkan sangat kecewaannya menemujan kondisi Puskesmas Tanah Kampung yang dinilai kurang terawat dan tidak memenuhi standar pelayanan kesehatan.

“Kejecewaan Wako senangkin memuncak, Saat meninjau setiap ruangan, alifin menemukan sejumlah ruangan dalam kondisi kosong, berdebu, serta tidak terjaga kebersihannya.

“Secara kasat mata debu tampak jelas menempel pada meja dan kursi, ini yang mengindikasikan minimnya aktivitas maupun pengawasan terhadap fasilitas pelayanan kesehatan tersebut.

Menurutnya, kondisi tersebut sangat memprihatinkan karena dapat memengaruhi kenyamanan dan kepercayaan masyarakat untuk berobat ke puskesmas.

“Bagaimana masyarakat mau datang berobat jika kondisi fasilitas kesehatan seperti ini. Padahal, puskesmas seharusnya menjadi tempat yang bersih, nyaman, dan memenuhi standar operasional pelayanan kesehatan,” ujar Alfin saat sidak.

Baca Juga :  3 Bahan Alami Ini Bisa Bantu Bersihkan Ginjal, Racun Auto Keluar

Wali Kota juga memeriksa ruang persalinan, ruang perawatan bayi, serta ketersediaan alat kesehatan. Ia menemukan beberapa fasilitas dalam kondisi berdebu dan dinilai tidak layak digunakan untuk pelayanan pasien.

“Siapa yang mau melahirkan di sini jika tempatnya kotor dan berdebu? Bayi siapa yang mau diletakkan di tempat seperti ini,” tegas Alfin.

Selain itu, ia juga menemukan sampah dan puntung rokok berserakan di sejumlah area, sementara kondisi gudang dinilai berantakan dan dipenuhi barang-barang yang tidak lagi digunakan.

Alfin meminta agar barang-barang yang sudah tidak terpakai segera didata dan dikoordinasikan dengan bagian dan dikes bersama aset untuk dibuatkan berita acara sebelum dilakukan pemusnahan sesuai ketentuan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyebut Puskesmas Tanah Kampung sebagai salah satu fasilitas kesehatan dengan kondisi terburuk yang pernah ditemukannya selama melakukan inspeksi. “Ini puskesmas paling kumuh yang saya temukan”

Baca Juga :  128 calon Jemaah Haji Kota Sungai Penuh Jalani Vaksinasi Kesehatan

Bagaimana masyarakat mau sehat kalau kondisinya seperti ini,” katanya

Sebelum meninggalkan lokasi, Alfin memberikan tenggan waktu satu minggu kepada kepala puskesmas dan seluruh tenaga kesehatan khusus dipukesmas tanah kampung untuk melakukan pembenahan menyeluruh.terutama kebersihan lingkungannya.

Ia menegaskan akan memberikan sanksi apabila saat kunjungan berikutnya tidak ditemukan perubahan yang signifikan.

Wali Kota juga memberikan peringatan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, Gunardi, agar lebih aktif melakukan pengawasan langsung terhadap seluruh puskesmas.

“Saya juga mengingatkan kepada Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh dan Kabit, jangan hanya duduk di belakang meja. Turun ke lapangan dan lakukan pengecekan langsung ke puskesmas-puskesmas,” tegas Alfin (asy*).

Berita Terkait

Menkes Sebut Program Vaksin dan Imunisasi Butuh Anggaran Rp44,49 Triliun hingga 2029
Pembangunan RSUD Kerinci Tipe C Senilai Rp137,9 Miliar Penyerahan Lahan Resmi Mulai
Baksos Longevitology Terus Bergulir, Layanan Terapi Gratis Kini Menjangkau Muaro Bungo dan Jambi
Tak Cuma Bikin Lelah, Kurang Tidur Ternyata Bisa Picu Stroke Ringan
Dinkes Kerinci Jemput Bola Usulan DAK 2027 untuk Dukung Operasional RSUD Tipe C Kerinci
Generasi Muda Ketagihan Kopi, Benarkah Sudah Terjebak Ketergantungan Kafein?
Bupati Monadi Bersyukur Pembngunan RSUD Kerinci Terwujud  Minta Persiapan Peralatan dan SDM Segera Dimatangkan
RSUD Kerinci Segera Dibangun, PT PP Urban Menangi Tender Rp137,5 Miliar Berkat Perjuangan Gigih Bupati Kerinci.
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:45 WIB

Wali Kota Akfin  Soroti Puskesmas Tanah Kampung Paling kumuh Kadiskes Jangan Duduk Belakang Meja Saja.

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:13 WIB

Menkes Sebut Program Vaksin dan Imunisasi Butuh Anggaran Rp44,49 Triliun hingga 2029

Minggu, 21 Juni 2026 - 01:55 WIB

Pembangunan RSUD Kerinci Tipe C Senilai Rp137,9 Miliar Penyerahan Lahan Resmi Mulai

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:28 WIB

Baksos Longevitology Terus Bergulir, Layanan Terapi Gratis Kini Menjangkau Muaro Bungo dan Jambi

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:48 WIB

Tak Cuma Bikin Lelah, Kurang Tidur Ternyata Bisa Picu Stroke Ringan

Berita Terbaru