Dinkes Kerinci Jemput Bola Usulan DAK 2027 untuk Dukung Operasional RSUD Tipe C Kerinci

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Delegasi Pemerintah Kabupaten Kerinci, Dipimpin Kadis Diskes Hermendizal telah melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Kesehatan RI di Jakarta dan menyerahkan langsung dokumen usulan DAK Kesehatan 2027 kepada Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Rujukan serta Biro Perencanaan Kemenkes RI.

Delegasi Pemerintah Kabupaten Kerinci, Dipimpin Kadis Diskes Hermendizal telah melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Kesehatan RI di Jakarta dan menyerahkan langsung dokumen usulan DAK Kesehatan 2027 kepada Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Rujukan serta Biro Perencanaan Kemenkes RI.

Kerinci, jentik.id Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci bergerak cepat mengamankan dukungan anggaran sektor kesehatan dari pemerintah pusat dengan mengajukan usulan Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Kesehatan Tahun Anggaran 2027 kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, Hermendizal, mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Kerinci Monadi untuk memastikan keberlanjutan pembangunan dan peningkatan layanan kesehatan di daerah.

“Kami lebih awal mengajukan proposal ke Kementerian Kesehatan RI guna memperoleh dukungan DAK Bidang Kesehatan Tahun Anggaran 2027,” ujar Hermendizal saat didampingi Direktur RSUD Kabupaten Kerinci, Abdul Harpan.

Menurutnya, delegasi Pemerintah Kabupaten Kerinci telah melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Kesehatan RI di Jakarta dan menyerahkan langsung dokumen usulan DAK Kesehatan 2027 kepada Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Rujukan serta Biro Perencanaan Kemenkes RI.

Dalam pertemuan tersebut, rombongan Pemkab Kerinci juga mendapat fasilitasi dari Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) Kemenkes RI.

Baca Juga :  Tebar Kebaikan Ramadan 1447 H, PIF Kerinci Sakti Gelar Bakti Sosial di Dua Desa Kerinci

Hermendizal menjelaskan, pengajuan usulan anggaran tersebut dilakukan untuk memastikan penguatan sarana dan prasarana kesehatan di Kabupaten Kerinci dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Setelah pembangunan gedung fisik RSUD Kabupaten Kerinci berhasil kita perjuangkan dan mulai dieksekusi pada tahun 2026, kami langsung bergerak mengajukan usulan DAK untuk tahun anggaran 2027.

” Ini merupakan bentuk komitmen jangka panjang agar penguatan sektor kesehatan di Kerinci berjalan berkesinambungan, baik untuk fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun fasilitas rujukan,” katanya.

Ia menambahkan, pemaparan dokumen kesiapan atau readiness criteria yang disampaikan Pemkab Kerinci mendapatkan respons positif dari pihak Kementerian Kesehatan.

Dukungan pendanaan dari pemerintah pusat dinilai sangat penting untuk mempercepat pemerataan layanan kesehatan, pengadaan alat kesehatan (alkes), serta peningkatan kualitas fasilitas medis di daerah.

Sementara itu, Direktur RSUD Kabupaten Kerinci, Abdul Harpan, SKM, M.Si, menjelaskan bahwa usulan DAK 2027 difokuskan untuk mendukung operasional rumah sakit baru yang berlokasi di Jalur 2 Bukit Tengah, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci.

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh Perkuat Program Sanitasi Pengelolaan Sampah dan Air Limbah Menuju Kota Adipura 2028

“Benar, kami mendampingi Kadinkes ke Kemenkes RI. Karena pembangunan fisik gedung RSUD di Jalur 2 Bukit Tengah mulai berjalan pada tahun 2026, maka melalui DAK 2027 kami memprioritaskan anggaran untuk pengadaan alat kesehatan berstandar modern serta implementasi sistem digitalisasi pelayanan,” ujar Harpan

Menurutnya, kesiapan alat kesehatan dan sistem manajemen rumah sakit harus direncanakan sejak dini agar ketika pembangunan gedung selesai, RSUD tersebut dapat langsung beroperasi dan melayani masyarakat secara optimal tanpa terkendala fasilitas penunjang.

Melalui sinergi pendanaan antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, Pemkab Kerinci menargetkan RSUD Bukit Tengah dapat berkembang menjadi rumah sakit rujukan utama bagi masyarakat Kabupaten Kerinci dan wilayah sekitarnya.

Kehadiran rumah sakit tersebut diharapkan mampu memperluas akses layanan kesehatan spesialistik sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan medis bagi masyarakat.(asy*).

Berita Terkait

Kabut Asap Kiriman Makin Tebal, Kasus ISPA di Kerinci Dan Kota Sungai Penuh Tembus 876 Kasus
Dinkes Kerinci Terus Berinovasi, 2 Rumah Sakit, 21 Puskesmas dan Labkesda Kini Berstatus BLUD
72.431 Warga Kalteng Terserang ISPA Imbas Karhutla, Palangka Raya Tertinggi
Langkah Menuju Penilaian Kota Adipura 2028, Pemkot Sungai Penuh Siapkan Desa Percontohan Sanitasi
Warga Sebukar Keluhkan Bau Menyengat Dari Air Drainase Terbengkalai
SK Wali Kota Terbit, Delapan Bulan Jasa Tenaga Medis RSUD Mayjen AH Thalib Segera Dibayar
Waspada Ikan Berformalin, Kenali Ciri-Cirinya Sebelum Membeli
Kadiskes Tegaskan Perwako Penggunaan Dana BLUD  Jasa Medis RSUD Mayjen A.H. Thalib sudah Terbit Rp12 Miliar Masih Megendap Direkning.
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 16:28 WIB

Kabut Asap Kiriman Makin Tebal, Kasus ISPA di Kerinci Dan Kota Sungai Penuh Tembus 876 Kasus

Selasa, 1 September 2026 - 10:53 WIB

Dinkes Kerinci Terus Berinovasi, 2 Rumah Sakit, 21 Puskesmas dan Labkesda Kini Berstatus BLUD

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:24 WIB

72.431 Warga Kalteng Terserang ISPA Imbas Karhutla, Palangka Raya Tertinggi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Langkah Menuju Penilaian Kota Adipura 2028, Pemkot Sungai Penuh Siapkan Desa Percontohan Sanitasi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Warga Sebukar Keluhkan Bau Menyengat Dari Air Drainase Terbengkalai

Berita Terbaru