Baksos Longevitology Terus Bergulir, Layanan Terapi Gratis Kini Menjangkau Muaro Bungo dan Jambi

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Baksos Longevitalogy DM 1 Muaro Bungo

Baksos Longevitalogy DM 1 Muaro Bungo

Muaro Bungo – Praktisi Longevitology DM 1 Muaro Bungo terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat menjaga kesehatan.

Pada Jumat (12/6/2026), komunitas tersebut kembali menggelar bakti sosial terapi energi Longevitology di Vihara Padmakirti, Muaro Bungo.

Kegiatan yang berlangsung pukul 19.00 hingga 21.00 WIB itu menarik perhatian masyarakat. Sebanyak 20 pasien mengikuti terapi, sementara 20 terapis memberikan pelayanan secara sukarela.

Ketua Praktisi Longevitology DM 1 Muaro Bungo, Suryanto, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menghadirkan layanan kesehatan yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Kami membuka layanan ini untuk semua kalangan. Kami tidak membedakan agama, suku, ras, maupun status sosial. Semua masyarakat berhak mendapatkan pelayanan yang sama,” kata Suryanto.

Menurutnya, terapi energi Longevitology hadir sebagai terapi pendamping yang bertujuan membantu masyarakat menjaga keseimbangan tubuh dan meningkatkan kualitas hidup.

Karena itu, para praktisi terus melaksanakan kegiatan sosial secara rutin agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

Selain memberikan terapi, para praktisi juga mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat dan menjaga kesehatan fisik maupun mental dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Sambut Hari Kemenangan, Pemkot Sungai Penuh Matangkan Persiapan Sholat Ied

Sementara itu Lao Shi (Guru) Yennita menjelaskan bahwa selain Baksos di Muaro Bungo, pada tanggal 21 Juni ini, akan diadakan Baksos di Kuala Tungkal di Klenteng Leng San Keng. 18 orang relawan dari Jambi ikut berpartisipasi untuk menyalurkan kasih.

“Dalam waktu dekat ini kami juga berencana akan mengadakan Baksos di Sungai Penuh, Kerinci. Pelayanan kesehatan dengan metode penyelarasan energi Longevitology juga dilaksanakan rutin di Jambi,” sebut Yennita.

Praktisi Longevitalogi juga menggelar pelayanan terapi gratis di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Kota Jambi yang memiliki beberapa pusat Terapi Center.

Di Kota Jambi, masyarakat dapat mengikuti terapi di Terapi Center Sulanjana yang beralamat di Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 84, Kelurahan Sulanjana, Kecamatan Jambi Timur.

Pusat terapi tersebut melayani masyarakat setiap Minggu pukul 13.00–15.00 WIB serta Selasa dan Jumat pukul 15.00–18.00 WIB.

Kegiatan serupa juga berlangsung di Terapi Center Cempaka Putih, Jalan HMO Bafadhal Nomor 6, Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung.

Baca Juga :  Wali Kota Alfin Kukuhkan 30 Paskibraka Sungai Penuh untuk HUT ke-81 RI

Pusat terapi ini membuka layanan setiap Rabu dan Kamis pukul 19.00–21.00 WIB.

Sementara itu, Terapi Center Klenteng Tua Pe Kong yang berada di Kampung Manggis, Jalan Kirana II, Kelurahan Cempaka Putih, Kecamatan Jelutung, melayani masyarakat setiap Senin dan Sabtu pukul 14.00–17.00 WIB.

Menurut Yennita, keberadaan pusat-pusat terapi tersebut
menunjukkan keseriusan para praktisi Longevitology dalam menyalurkan kasih dan meringankan rasa sakit, jika berjodoh dapat menyembuhkan baik penyakit fisik maupun batin.

“Kami akan terus melaksanakan kegiatan sosial ini secara rutin dan mengembangkan ke daerah daerah.
Kami berharap agar banyak orang merasakan manfaat Longevitology dan ikut belajar. Dalam kondisi darurat, kita harus bisa menolong diri kita sendiri, dan setiap orang harus bisa menjaga diri sendiri dan keluarga. Kami ingin masyarakat merasakan manfaat Longevitalogi sekaligus merasakan kehadiran komunitas yang peduli terhadap kesehatan bersama,” ujarnya.

Melalui kegiatan yang berlangsung secara berkelanjutan, Praktisi Longevitology DM 1 Muaro Bungo dan Jambi berharap semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat dan memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. (al)

Berita Terkait

Kabut Asap Kiriman Makin Tebal, Kasus ISPA di Kerinci Dan Kota Sungai Penuh Tembus 876 Kasus
35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti
Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau
Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A
Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar, Sejumlah Daerah Alihkan Sekolah ke PJJ
Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Ini Alasannya
Kebakaran TPA Putri Cempo Belum Padam, Warga Keluhkan Gejala ISPA
Semeru Erupsi dan Luncurkan Lava Pijar Saat Kawasan TNBTS Masih Terbakar
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 16:28 WIB

Kabut Asap Kiriman Makin Tebal, Kasus ISPA di Kerinci Dan Kota Sungai Penuh Tembus 876 Kasus

Rabu, 9 September 2026 - 14:45 WIB

35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti

Rabu, 9 September 2026 - 11:26 WIB

Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 12:28 WIB

Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A

Senin, 7 September 2026 - 10:13 WIB

Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar, Sejumlah Daerah Alihkan Sekolah ke PJJ

Berita Terbaru