Bayi G Kembali ke Pelukan Ibu, Polisi Dalami Dugaan Penjualan Anak Rp20 Juta

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Femi (27) memeluk anak kandung perempuannya yang berusia delapan bulan di Mapolda Jambi, Rabu (29/7/2026). Sang bayi bisa kembali setelah dijual ayah kandungnya, Tedi (27). (TRIBUN JAMBI/RIFANI HALIM)

Femi (27) memeluk anak kandung perempuannya yang berusia delapan bulan di Mapolda Jambi, Rabu (29/7/2026). Sang bayi bisa kembali setelah dijual ayah kandungnya, Tedi (27). (TRIBUN JAMBI/RIFANI HALIM)

JAMBI, jentik.id – Tangis haru menyelimuti Mapolda Jambi, Rabu (29/7), ketika Femi (27) kembali memeluk bayi perempuannya yang berusia delapan bulan. Mata Femi tampak bengkak setelah berhari-hari menangis menanti kepulangan sang buah hati.

Kasus ini bermula ketika Tedi (27), ayah kandung bayi G, diduga menyerahkan anaknya kepada seorang perempuan dengan imbalan Rp20 juta. Polisi menduga peristiwa tersebut mengarah pada tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Petugas mengantar bayi G dari Kabupaten Batanghari menuju Mapolda Jambi. Polisi kemudian membawa Tedi ke lokasi dengan pengawalan ketat. Tedi memasuki gedung Mapolda sambil menundukkan kepala.

Polisi Periksa Delapan Saksi

Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar menjelaskan Subdit PPA Ditreskrimum Polda Jambi mengambil alih penyidikan dari Polres Batanghari. Penyidik juga mendalami dugaan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Anak.

Baca Juga :  128 Jamaah Haji Sungai Penuh Dilepas di Jambi, Wawako Azhar Hamzah Sambut Jamaah di Asrama Haji

Krisno menjelaskan peristiwa itu terjadi di Desa Malapari, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari, pada 7 Juli 2026. Penyidik menemukan dugaan konflik rumah tangga yang memicu aksi penyerahan bayi tersebut.

Polisi mengedepankan pendekatan persuasif dan negosiasi untuk menjaga keselamatan bayi G. Hingga kini, penyidik telah memeriksa delapan saksi.

“Kami akan menggelar perkara untuk menentukan tersangka. Prioritas kami adalah menyelamatkan korban,” kata Krisno.

Polisi Bantah Rumor Bayi Dibawa SAD

Kapolres Batanghari AKBP Arya Tesa Brahmana membantah kabar yang menyebut kelompok Suku Anak Dalam (SAD) kembali membawa bayi G.

Arya menjelaskan perempuan yang sempat merawat bayi G datang karena khawatir kondisi bayi tidak terurus. Setelah polisi memberikan penjelasan mengenai prosedur hukum, perempuan tersebut menyerahkan kembali bayi itu kepada UPTD PPA.

Baca Juga :  Awas Modus Emas Palsu! Dua Pelaku di Jambi Raup Uang Korban Rp3 Juta

Pemkab dan DPR RI Kawal Kasus

Bupati Batanghari Fadhil Arief mengapresiasi langkah cepat Polda Jambi, Polres Batanghari, dan UPTD PPA dalam menangani kasus tersebut.

Fadhil mengingatkan masyarakat agar menjalani proses adopsi melalui jalur hukum. Menurutnya, keinginan memiliki anak tidak boleh mendorong seseorang melanggar aturan. Pemerintah Kabupaten Batanghari juga terus mendampingi korban beserta keluarganya.

Anggota DPR RI Dapil Jambi Rocky Candra menyatakan dukungan terhadap proses hukum. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan pimpinan DPR RI dan meminta aparat mengusut kasus tersebut hingga tuntas sesuai ketentuan yang berlaku. (nr*)

Berita Terkait

35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti
Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau
Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A
Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar, Sejumlah Daerah Alihkan Sekolah ke PJJ
Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Ini Alasannya
Kebakaran TPA Putri Cempo Belum Padam, Warga Keluhkan Gejala ISPA
Semeru Erupsi dan Luncurkan Lava Pijar Saat Kawasan TNBTS Masih Terbakar
Paripurna Anggaran Berujung Adu Jotos, Ketua DPRD Ende Dilaporkan ke Polisi
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:45 WIB

35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti

Rabu, 9 September 2026 - 11:26 WIB

Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 12:28 WIB

Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A

Senin, 7 September 2026 - 10:13 WIB

Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar, Sejumlah Daerah Alihkan Sekolah ke PJJ

Senin, 7 September 2026 - 08:47 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Ini Alasannya

Berita Terbaru

Nurul dan Fares terima kado besti dari Discukcapil Kota Sungai Penuh. (Dok. Ft: Meri)

Pemerintahan

Discukcapil Beri Kado Besti untuk Nurul dan Fares di Hari Bahagia

Selasa, 15 Sep 2026 - 11:01 WIB

Wako Alfin,SH hadiri Pisah sambut Pedang Pora Polres Kerinci dari AKBP Ramadhanil,SH,S.I.K.MH kepada  AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro, SH, S.I.K., M.I.K.salam komando.

Sungai Penuh

Wako Alfin Hadiri Pisah Sambut Tradisi Pedang Pora Kapolres Kerinci

Senin, 14 Sep 2026 - 18:22 WIB