Paripurna Anggaran Berujung Adu Jotos, Ketua DPRD Ende Dilaporkan ke Polisi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 4 September 2026 - 21:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pemukulan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan

Ilustrasi pemukulan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan

ENDE, jentik.id – Ketua DPRD Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Fransiskus Taso terlibat adu fisik dengan Ketua Fraksi Hanura, Hironimus Irwan Kila Pelo.

Insiden itu terjadi di Ruang Rapat Paripurna DPRD Ende pada Selasa (1/9/2026) siang. Keduanya terlibat perselisihan saat Rapat Paripurna Pembahasan Perubahan Anggaran Tahun 2026.

Rapat tersebut dipimpin Fransiskus Taso sebelum akhirnya diskors. Perselisihan kemudian memanas hingga terjadi dugaan penganiayaan.

Polisi Terima Laporan

Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab awal perselisihan antara kedua anggota DPRD tersebut. Polisi masih mencari tahu pemicu kejadian dan kronologi lengkapnya.

Baca Juga :  Masjid Al Aqsha BSD Potong 198 Hewan Qurban, Daging Disalurkan hingga Aceh dan NTT

Setelah insiden, Hironimus Irwan Kila Pelo mendatangi Mapolres Ende. Ia melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.

Hingga Kamis (3/9/2026), Fransiskus maupun Hironimus belum memberikan keterangan resmi kepada media. Fransiskus juga memilih tidak menjelaskan kejadian saat wartawan meminta konfirmasi.

Satreskrim Selidiki Kasus

Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan yang melibatkan dua pimpinan legislatif daerah tersebut.

Baca Juga :  Akhir Pencarian! Pasutri yang Terseret Banjir di Cianjur Ditemukan Meninggal Dunia

Yudhi mengatakan Satreskrim Polres Ende kini menangani laporan itu. Penyidik masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk mengetahui motif serta fakta hukum dalam kejadian tersebut.

“Kasusnya saat ini masih dalam proses penyelidikan. Penyidik sedang melengkapi alat bukti dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi di lokasi untuk pengembangan lebih lanjut,” ujar Yudhi.

Polisi akan memeriksa pihak-pihak yang mengetahui kejadian tersebut sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya. (nr*)

Berita Terkait

Kerinci Bidik Pasar Eropa, Bupati Monadi Targetkan 1 Juta Bibit Kulit Manis
Kabut Asap Makin Tebal, Disdik Kerinci Terapkan PJJ untuk Siswa SD dan SMP
Mahasiswa Jambi Desak Bertemu Gubernur, Gerbang Kantor Pemprov Digembok
Polisi Bubarkan Paksa Unjuk Rasa Karhutla di Kantor Gubernur Jambi
Asap Karhutla Ganggu Penerbangan Jambi, Batik Air ke Jakarta Tertunda
Video Kendaraan Rusak Viral, Polres Kerinci Turun Cek BBM di Dua SPBU
Karhutla Kembali Muncul di Batang Hari, 2,5 Hektare Lahan Terbakar
Imigrasi Kerinci Hadirkan SINITA, Akses Informasi Izin Tinggal Kini Lebih Mudah
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Kerinci Bidik Pasar Eropa, Bupati Monadi Targetkan 1 Juta Bibit Kulit Manis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Kabut Asap Makin Tebal, Disdik Kerinci Terapkan PJJ untuk Siswa SD dan SMP

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:50 WIB

Mahasiswa Jambi Desak Bertemu Gubernur, Gerbang Kantor Pemprov Digembok

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Polisi Bubarkan Paksa Unjuk Rasa Karhutla di Kantor Gubernur Jambi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan Jambi, Batik Air ke Jakarta Tertunda

Berita Terbaru