Sungai Penuh, Jentik,id– Perjuangan panjang Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh untuk mengganti sejumlah lampu pengatur lalu lintas (traffic light) berada dalam Kota Sungai Penuh yang telah berusia sekitar 35 tahun akhirnya membuahkan hasil.
Tiga unit traffic light peninggalan era Pemerintah Kabupaten Kerinci tersebut akan diganti dengan perangkat baru melalui dukungan anggaran dari pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Perhubungan.
Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, membenarkan adanya dukungan pemerintah pusat untuk pembenahan infrastruktur transportasi di Kota Sungai Penuh.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah kondisi traffic light yang selama ini dinilai sudah tidak optimal.
Menurut Alfin, tiga titik traffic light yang menjadi prioritas penggantian tahun ini berada di Simpang Limo, Simpang Tugu Adipura/Gedung Nasional, dan Simpang Raya.
Sementara itu, traffic light di Simpang PLN dan Simpang BRI direncanakan mendapat perbaikan pada tahun berikutnya.
“Segera akan kita perbaiki tiga traffic light dalam Kota Sungai Penuh di akhir tahun ini. Anggaran sudah ada, tinggal menunggu pengesahan APBD Perubahan, baru kita laksanakan,” ujar Alfin.
Ia menjelaskan, keterbatasan anggaran membuat pemerintah daerah memprioritaskan tiga titik terlebih dahulu. Total anggaran untuk penggantian tiga traffic light tersebut diperkirakan mencapai Rp4,5 miliar atau sekitar Rp1,5 miliar untuk setiap lokasi.
“Untuk tahun ini kita perbaiki tiga traffic light dulu, yaitu Simpang Limo, Simpang Tugu Adipura dan Simpang Raya.
Sisanya dua titik direncanakan tahun depan karena anggaran tahun ini belum mencukupi,” jelasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Sungai Penuh, Dianda Putra, didampingi Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, Nova, menegaskan bahwa terealisasinya anggaran pembenahan traffic light tersebut tidak terlepas dari upaya Pemkot Sungai Penuh memperjuangkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat.
Menurut Dianda, pemerintah daerah sebelumnya terus berupaya memperoleh dukungan pemerintah pusat untuk membenahi berbagai infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat, termasuk sarana keselamatan dan ketertiban lalu lintas.
“Dengan adanya penggantian tersebut, pemerintah berharap fungsi traffic light di sejumlah persimpangan utama kembali optimal sehingga dapat membantu mengatur arus kendaraan sekaligus meningkatkan keselamatan dan ketertiban lalu lintas di dalam Kota Sungai Penuh,” ujar Dianda.
Penggantian tiga traffic light tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam pembenahan sistem pengaturan lalu lintas di Kota Sungai Penuh. Dua titik lainnya akan menjadi prioritas pemerintah daerah pada tahap berikutnya sesuai dengan ketersediaan anggaran.(asy*)









