SPPG Tak Penuhi Standar Akan Ditutup, Sudaryono, Wartawan dan Masyarakat Dipersilakan Mengawasi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepaka MBG, Sudaryono Nyatakan Akan Tutup Dapur  SPPG tidak Patuh Standar

Kepaka MBG, Sudaryono Nyatakan Akan Tutup Dapur SPPG tidak Patuh Standar "Wartawan " silakan pantauan

Jakarta, jentik.id – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menegaskan pihaknya tidak akan mentoleransi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak memenuhi standar dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

” SPPG yang terbukti melanggar standar keamanan pangan, mutu, gizi, maupun pelayanan distribusi akan diberikan sanksi tegas hingga penutupan operasional.

Sudaryono menjelaskan, SPPG merupakan ujung tombak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis karena berfungsi sebagai dapur umum yang mengelola, memproduksi, dan mendistribusikan makanan bergizi kepada para penerima manfaat.

Menurutnya, BGN membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat dan insan pers untuk ikut mengawasi pelaksanaan program tersebut.

“Apabila ditemukan SPPG yang bermasalah, masyarakat diminta segera melaporkannya agar dapat segera ditindaklanjuti.

Baca Juga :  Wabah Demam Babi Landa Jepang, 3.000 Ekor Babi Dimusnahkan di Shizuoka

“Silakan diinformasikan kepada kami. Kalau ada SPPG yang bermasalah, akan kami perbaiki, kami tegur, dan bila memang tidak mampu memenuhi standar keamanan, standar gizi, standar mutu, maupun pelayanan distribusi yang baik, maka dapur tersebut akan kami tutup,” ujar Sudaryono kepada wartawan saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah SPPG di Bogor, Jumat.

Selain menegaskan pengawasan, Sudaryono juga mengingatkan seluruh kepala SPPG, pengawas gizi, akuntan, serta petugas dapur agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menekankan bahwa bekerja di SPPG bukan semata-mata untuk mencari keuntungan, melainkan memastikan setiap makanan yang disajikan benar-benar aman, bergizi, dan layak dikonsumsi.

“Saya berpesan kepada seluruh kepala SPPG, pengawas gizi, akuntan, dan seluruh petugas dapur agar bekerja dengan hati

Baca Juga :  MBG Tak Bisa Dihentikan! Qodari Ungkap Pemerintah Siapkan Evaluasi Besar SPPG

Jangan hanya sekadar bekerja mencari uang atau sekadar memberi makan, tetapi benar-benar memastikan kualitas makanan yang diberikan kepada masyarakat,” katanya.

Dalam sidak tersebut, Sudaryono mengunjungi dua titik SPPG, yakni SPPG Pasir Kuda dan SPPG Cipaku 02. Berdasarkan hasil pemantauan, kedua unit tersebut dinilai telah beroperasi dengan baik, baik dari aspek kebersihan, manajemen, maupun pelayanan.

Ia berharap kualitas yang telah dicapai dapat terus dipertahankan sehingga menjadi contoh bagi SPPG lain di berbagai daerah.

“Sejauh ini hasilnya bagus. Kepala SPPG bekerja dengan baik, petugasnya juga menjaga kebersihan. Tinggal dipertahankan agar kualitas pelayanan tetap konsisten,” tutup Sudaryono.(asy*)

Berita Terkait

Kabut Asap Kiriman Makin Tebal, Kasus ISPA di Kerinci Dan Kota Sungai Penuh Tembus 876 Kasus
Dinkes Kerinci Terus Berinovasi, 2 Rumah Sakit, 21 Puskesmas dan Labkesda Kini Berstatus BLUD
72.431 Warga Kalteng Terserang ISPA Imbas Karhutla, Palangka Raya Tertinggi
Langkah Menuju Penilaian Kota Adipura 2028, Pemkot Sungai Penuh Siapkan Desa Percontohan Sanitasi
Warga Sebukar Keluhkan Bau Menyengat Dari Air Drainase Terbengkalai
SK Wali Kota Terbit, Delapan Bulan Jasa Tenaga Medis RSUD Mayjen AH Thalib Segera Dibayar
Waspada Ikan Berformalin, Kenali Ciri-Cirinya Sebelum Membeli
Kadiskes Tegaskan Perwako Penggunaan Dana BLUD  Jasa Medis RSUD Mayjen A.H. Thalib sudah Terbit Rp12 Miliar Masih Megendap Direkning.
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 16:28 WIB

Kabut Asap Kiriman Makin Tebal, Kasus ISPA di Kerinci Dan Kota Sungai Penuh Tembus 876 Kasus

Selasa, 1 September 2026 - 10:53 WIB

Dinkes Kerinci Terus Berinovasi, 2 Rumah Sakit, 21 Puskesmas dan Labkesda Kini Berstatus BLUD

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:24 WIB

72.431 Warga Kalteng Terserang ISPA Imbas Karhutla, Palangka Raya Tertinggi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Langkah Menuju Penilaian Kota Adipura 2028, Pemkot Sungai Penuh Siapkan Desa Percontohan Sanitasi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Warga Sebukar Keluhkan Bau Menyengat Dari Air Drainase Terbengkalai

Berita Terbaru