Jelang Pidato Presiden Filipina, Polisi Temukan Bom Rakitan dan Tingkatkan Pengamanan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ledakan bom. (ANTARA.)

Ilustrasi ledakan bom. (ANTARA.)

MANILA,  jentik.id – Aparat keamanan Filipina menemukan benda yang diduga bom rakitan (improvised explosive device/IED) di dekat Gedung Senat di Pasay, Senin. Penemuan itu terjadi beberapa saat sebelum Presiden Ferdinand Marcos Jr. menyampaikan pidato kenegaraan.

Petugas Unit Keamanan Khusus Senat menemukan benda mencurigakan saat melakukan pemeriksaan rutin sekitar pukul 08.00 waktu setempat. Mereka kemudian segera memanggil Tim Penjinak Bahan Peledak (EOD) dari Kepolisian Pasay.

Baca Juga :  Kapal Tanker LNG Terbakar di Selat Hormuz, Rudal Picu Ketegangan Baru di Timur Tengah

Tim EOD langsung menjinakkan benda tersebut tanpa kendala. Aparat kini menyelidiki asal-usul, pelaku, dan tujuan penempatan benda mencurigakan itu.

Pada hari yang sama, sebuah ledakan juga terjadi di dekat pintu masuk Departemen Kehakiman Filipina di Manila. Aparat menduga ledakan itu berasal dari bom rakitan.

Kementerian Kehakiman memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Polisi segera memeriksa lokasi kejadian dan mengumpulkan barang bukti.

Baca Juga :  AS Incar Selat Hormuz! Trump Klaim Kemenangan atas Iran dan Siapkan Tarif Kapal

Penyidik kini menelusuri penyebab ledakan, sumber bahan peledak, serta pihak yang bertanggung jawab. Pemerintah juga memastikan situasi tetap terkendali dan aktivitas di kompleks Departemen Kehakiman berjalan normal.

Menjelang pidato kenegaraan Presiden Ferdinand Marcos Jr., Kepolisian Filipina menyiagakan sekitar 20.000 personel di Quezon City dan sejumlah lokasi strategis untuk menjaga keamanan dan ketertiban. (nr*)

Berita Terkait

Sekolah Hancur akibat Konflik, 700.000 Anak di Gaza Terancam Kehilangan Masa Depan
Serangan Udara di Tambang Emas Sudan Tewaskan Lebih dari 200 Orang, Pemerintah Buka Penyelidikan
MUI Desak Konser Dibatalkan, Andrea Bocelli Akhirnya Angkat Bicara
Bukan Cuma Rudal Balistik! Intip Deretan Senjata Canggih Milik Houthi Yaman
Dua Penembakan Guncang Afrika Selatan, 27 Orang Tewas
AI Keliru Beri Intelijen, AS Nyaris Intersepsi Kapal China
Kabut Asap Makin Meluas, NASA Ungkap Citra Karhutla Indonesia-Malaysia
Banjir Bandang Nepal dan Tibet Tewaskan 1.130 Orang, Hampir 4.500 Masih Hilang
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Sekolah Hancur akibat Konflik, 700.000 Anak di Gaza Terancam Kehilangan Masa Depan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Serangan Udara di Tambang Emas Sudan Tewaskan Lebih dari 200 Orang, Pemerintah Buka Penyelidikan

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:57 WIB

MUI Desak Konser Dibatalkan, Andrea Bocelli Akhirnya Angkat Bicara

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Bukan Cuma Rudal Balistik! Intip Deretan Senjata Canggih Milik Houthi Yaman

Minggu, 27 September 2026 - 21:41 WIB

Dua Penembakan Guncang Afrika Selatan, 27 Orang Tewas

Berita Terbaru

Wawako Azahar Hamzah, Ceo Toko Ensd Garuda, serangkaian kegiatan Funrun meraton 5 K dan 10 K serangkaian peringatan HUT  Ke-18 Kota Sungai Penuh yang digelar dilapangan Merdeka Sungai Penuh  Minggu 1 Noprmber 2026 diikuti 500 peserta dari masyarakat dan berbagai komonitas.

Sport

Berita poto kegiatan Funrun

Minggu, 1 Nov 2026 - 13:26 WIB

Salah satu dapur MBG

Padang Panjang

7 Dapur MBG di Padang Panjang Ditutup

Minggu, 1 Nov 2026 - 11:56 WIB