Waspada! Apple Deteksi Ancaman Spyware, Pengguna di 110 Negara Dapat Peringatan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peringatan ancaman spyware ke pengguna Apple. Foto: dok. Apple

Peringatan ancaman spyware ke pengguna Apple. Foto: dok. Apple

JAKARTA, jentik.id – Apple mengirimkan peringatan keamanan kepada pengguna perangkatnya di 110 negara. Perusahaan tersebut memperingatkan pengguna yang diduga menjadi sasaran mercenary spyware, yakni perangkat mata-mata canggih yang biasanya melibatkan pihak dengan sumber daya besar.

Apple mengambil langkah ini untuk membantu pengguna menghadapi serangan siber tingkat tinggi yang dapat menyasar perangkat seperti iPhone, iPad, dan Mac.

Melalui sistem peringatan tersebut, Apple ingin pengguna mengetahui ancaman lebih cepat dan segera memperkuat keamanan perangkat mereka.

Peringatan Bisa Muncul di Layar Kunci

Apple kini memperbarui cara perusahaan menyampaikan notifikasi ancaman kepada pengguna.

Pemberitahuan dapat muncul langsung di layar kunci iPhone melalui notifikasi push. Dengan begitu, pengguna memiliki peluang lebih besar untuk segera membaca informasi tersebut.

Apple juga mengirimkan peringatan melalui email dan menampilkannya saat pengguna masuk ke akun Apple.

Baca Juga :  Menkeu Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Tidak Naik

Pesan tersebut memberi tahu pengguna bahwa Apple mendeteksi aktivitas yang mengarah pada serangan mercenary spyware. Apple juga memberikan arahan mengenai langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan perlindungan perangkat.

Tidak Berarti Perangkat Sudah Diretas

Apple mengingatkan bahwa penerima notifikasi tidak otomatis berarti telah mengalami peretasan.

Peringatan tersebut menunjukkan bahwa Apple mendeteksi aktivitas yang mengindikasikan kemungkinan pengguna menjadi sasaran serangan.

Karena itu, pengguna sebaiknya tidak mengabaikan pemberitahuan tersebut. Mereka perlu mengikuti langkah keamanan yang Apple rekomendasikan untuk mengurangi risiko terhadap data dan perangkat.

Apple Rekomendasikan Lockdown Mode

Apple menyarankan pengguna yang menerima peringatan untuk mengaktifkan Lockdown Mode.

Fitur tersebut memberikan perlindungan tambahan bagi pengguna yang menghadapi serangan siber sangat canggih. Lockdown Mode membatasi sejumlah fungsi perangkat sehingga penyerang memiliki lebih sedikit celah untuk mengeksploitasi sistem.

Baca Juga :  Ribuan Ikan Mati di AS, Gelombang Panas Ekstrem Ancam Ekosistem Perairan

Namun, fitur ini juga membatasi beberapa kemampuan perangkat yang biasanya pengguna manfaatkan sehari-hari. Karena itu, Apple merancangnya khusus untuk situasi dengan risiko keamanan tinggi.

Peneliti Minta Pengguna Serius Menanggapi Peringatan

Peneliti senior Citizen Lab, John Scott-Railton, meminta pengguna Apple menanggapi notifikasi ancaman dengan serius.

Menurutnya, peringatan dari Apple dapat membantu pengguna mengambil langkah perlindungan lebih cepat. Informasi tersebut juga dapat membantu peneliti mengidentifikasi pola serangan yang lebih luas.

Serangan mercenary spyware biasanya menyasar target tertentu dan menggunakan teknik yang sangat canggih. Karena itu, pengguna yang menerima peringatan sebaiknya mengikuti panduan keamanan Apple dan memperbarui perangkat ke versi sistem operasi terbaru.

Dengan sistem peringatan tersebut, Apple berupaya memberi pengguna informasi lebih cepat ketika perusahaan menemukan indikasi ancaman yang dapat membahayakan keamanan perangkat dan data pribadi. (nr*)

Berita Terkait

Keributan Final Piala Dunia Berujung Sanksi! Argentina Dijatuhi Skorsing 21 Laga
Lama Menghilang, Mojtaba Khamenei Segera Muncul di Publik Iran
Iran Tetapkan Syarat untuk Buka Selat Hormuz, Minta Ganti Rugi Perang dari AS
Indonesia Serukan Aksi Nyata! Ajukan 5 Langkah Lindungi Al Aqsa dan Dukung Palestina
Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang, Puluhan Orang Terluka dan WNI Diminta Waspada
Jelang Pidato Presiden Filipina, Polisi Temukan Bom Rakitan dan Tingkatkan Pengamanan
Kebakaran Hutan Meluas, Spanyol Tetapkan Darurat Nasional, Ribuan Warga Dievakuasi
Penyebab Kematian Pangeran Arab Saudi di Hotel Mewah London Terungkap, Pengadilan Inggris Buka Fakta Baru
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Keributan Final Piala Dunia Berujung Sanksi! Argentina Dijatuhi Skorsing 21 Laga

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Waspada! Apple Deteksi Ancaman Spyware, Pengguna di 110 Negara Dapat Peringatan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Lama Menghilang, Mojtaba Khamenei Segera Muncul di Publik Iran

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Iran Tetapkan Syarat untuk Buka Selat Hormuz, Minta Ganti Rugi Perang dari AS

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:36 WIB

Indonesia Serukan Aksi Nyata! Ajukan 5 Langkah Lindungi Al Aqsa dan Dukung Palestina

Berita Terbaru