Iran, jentik.id-Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, dikabarkan akan segera tampil di depan publik. Pemerintah Iran menyiapkan rekaman video yang menampilkan aktivitas Mojtaba sebagai upaya membantah rumor terkait kondisi kesehatannya.
Wakil Kepala Organisasi Paramiliter Basij, Qasem Qoraishi, menyampaikan rencana tersebut pada Minggu. Ia mengatakan pemerintah akan merilis sejumlah foto dan video Mojtaba dalam waktu dekat.
Menurut Qoraishi, rekaman itu akan memperlihatkan Mojtaba bersama masyarakat serta dalam pertemuan dengan para komandan Angkatan Bersenjata Iran.
Ia juga menuding pihak yang berseberangan dengan Iran menyebarkan rumor untuk memicu perpecahan di tengah masyarakat dan kelompok pendukung pemerintah.
Lama Tak Terlihat di Depan Publik
Mojtaba Khamenei sudah lama tidak muncul di hadapan publik. Kondisi tersebut memicu berbagai spekulasi mengenai keadaan fisik dan kesehatannya.
Sejumlah rumor bahkan menyebut Mojtaba mengalami cedera serius atau ikut tewas dalam serangan militer. Namun, pemerintah Iran membantah kabar tersebut.
Otoritas Iran menyatakan Mojtaba tetap menjalankan tugasnya dan terlibat dalam pengambilan keputusan politik maupun militer.
Media pemerintah Iran sebelumnya juga merilis video singkat yang menampilkan Mojtaba bersama sejumlah pejabat. Rekaman berdurasi sekitar 12 detik itu tidak mencantumkan waktu pengambilan gambar.
Sejumlah media di luar Iran kemudian mempertanyakan kapan video tersebut direkam. Mereka menduga rekaman itu mungkin berasal dari periode sebelum perang kembali memanas.
Faktor Keamanan Jadi Alasan
Kondisi keamanan menjadi salah satu alasan Mojtaba jarang tampil di depan publik. Amerika Serikat dan Israel terus melancarkan serangan terhadap sejumlah tokoh politik dan militer Iran selama konflik berlangsung.
Serangan tersebut juga menewaskan sejumlah pejabat penting Iran. Situasi itu membuat pemerintah memperketat pengamanan terhadap para pemimpin negara.
Pemerintah Iran kini berupaya menunjukkan bahwa Mojtaba tetap menjalankan tugasnya sebagai pemimpin tertinggi.
Rencana publikasi video terbaru diharapkan dapat meredam berbagai spekulasi mengenai keberadaan dan kondisi Mojtaba di tengah situasi politik serta militer Iran yang masih tegang. (nr*)









