Indonesia Serukan Aksi Nyata! Ajukan 5 Langkah Lindungi Al Aqsa dan Dukung Palestina

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri mengenai Yerusalem di Amman, Yordania, Rabu (5/8/2026). Foto: Kemlu RI

Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir menghadiri Pertemuan Tingkat Menteri mengenai Yerusalem di Amman, Yordania, Rabu (5/8/2026). Foto: Kemlu RI

JAKARTA, jentik.id – Pemerintah Indonesia mengajukan lima langkah konkret untuk melindungi Masjid Al Aqsa, Yerusalem, dan memperkuat dukungan bagi kemerdekaan Palestina. Usulan itu disampaikan dalam Pertemuan Tingkat Menteri mengenai Yerusalem di Amman, Yordania, Rabu (5/8/2026).

Dalam forum tersebut, Indonesia juga mengecam aksi kekerasan warga Israel. Indonesia menilai berbagai pelanggaran hukum internasional masih terjadi di Yerusalem Timur, kompleks Masjid Al Aqsa, dan Tepi Barat.

Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir kembali menegaskan dukungan Indonesia terhadap Hashemite Custodianship. Menurutnya, Kerajaan Yordania memiliki peran penting sebagai penjaga tempat-tempat suci di Yerusalem, termasuk kompleks Al Haram Al Sharif yang menaungi Masjid Al Aqsa.

Baca Juga :  Insiden Flotilla Gaza: 9 WNI Kini Diduga Ditahan Israel di Perairan Internasional

Arrmanatha meminta komunitas internasional mengambil langkah yang lebih tegas. Ia juga mengajak seluruh negara menghentikan pendekatan lama dalam menyikapi konflik Palestina.

“Indonesia mendorong agar komunitas internasional tidak lagi menggunakan cara-cara lama. Tidak lagi membiarkan pelanggaran Israel, dan tidak lagi menghadapinya secara terpecah. Perpecahan adalah celah yang selalu dimanfaatkan oleh Israel,” katanya.

Indonesia mengusulkan lima langkah utama. Langkah tersebut meliputi penyusunan strategi bersama, penegakan hukum internasional, pelaksanaan putusan Mahkamah Internasional, perluasan pengakuan terhadap Palestina, serta penguatan perlindungan Masjid Al Aqsa.

Indonesia juga mendorong rekonstruksi Gaza, memperkuat persatuan nasional Palestina, dan mendukung Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA).

Baca Juga :  Kelab Malam di Bangkok Dilalap Api, 27 Tewas dan 22 Korban Berjuang di Ruang Intensif

Arrmanatha menegaskan perjuangan Palestina tidak hanya mendapat dukungan umat Islam. Banyak negara juga menunjukkan dukungan terhadap perjuangan tersebut.

“Global South bersama kita. Bahkan negara-negara yang selama ini dekat dengan Israel telah menjatuhkan sanksi kepada pemukim warga Israel di Tepi Barat,” ujarnya.

Pertemuan itu mempertemukan perwakilan dari 12 negara dan Liga Arab. Seluruh peserta menyepakati pernyataan bersama yang mendukung penguatan institusi Palestina di Yerusalem. Mereka juga menolak pemindahan misi diplomatik ke Yerusalem dan mendorong kampanye internasional untuk menyoroti pelanggaran Israel.

Indonesia menegaskan akan terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya. (nr*)

Berita Terkait

Dua Penembakan Guncang Afrika Selatan, 27 Orang Tewas
AI Keliru Beri Intelijen, AS Nyaris Intersepsi Kapal China
Kabut Asap Makin Meluas, NASA Ungkap Citra Karhutla Indonesia-Malaysia
Banjir Bandang Nepal dan Tibet Tewaskan 1.130 Orang, Hampir 4.500 Masih Hilang
Banjir Bandang Nepal-China Tewaskan Ratusan Orang, Lebih dari 1.400 Hilang
Keributan Final Piala Dunia Berujung Sanksi! Argentina Dijatuhi Skorsing 21 Laga
Waspada! Apple Deteksi Ancaman Spyware, Pengguna di 110 Negara Dapat Peringatan
Lama Menghilang, Mojtaba Khamenei Segera Muncul di Publik Iran
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 21:41 WIB

Dua Penembakan Guncang Afrika Selatan, 27 Orang Tewas

Senin, 21 September 2026 - 15:21 WIB

AI Keliru Beri Intelijen, AS Nyaris Intersepsi Kapal China

Jumat, 4 September 2026 - 17:45 WIB

Kabut Asap Makin Meluas, NASA Ungkap Citra Karhutla Indonesia-Malaysia

Rabu, 2 September 2026 - 15:01 WIB

Banjir Bandang Nepal dan Tibet Tewaskan 1.130 Orang, Hampir 4.500 Masih Hilang

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:33 WIB

Banjir Bandang Nepal-China Tewaskan Ratusan Orang, Lebih dari 1.400 Hilang

Berita Terbaru