3.632 Titik Panas Terdeteksi, 8 Orang Jadi Tersangka Karhutla di Jambi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Taufik Nurmandia. (ANTARA/Nanang Mairiadi)

Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Taufik Nurmandia. (ANTARA/Nanang Mairiadi)

JAMBI, jentik.id – Polda Jambi menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam tujuh kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepanjang 2026.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi Kombes Pol Taufik Nurmandia mengatakan penyidik telah menaikkan tujuh perkara ke tahap penyidikan. Polisi juga menahan seluruh tersangka yang terlibat dalam kasus tersebut.

“Dari tujuh kasus yang masuk tahap penyidikan, kami menetapkan delapan orang sebagai tersangka,” ujar Taufik di Jambi, Senin.

Polisi menangani perkara tersebut di sejumlah wilayah. Polres Sarolangun menangani satu tersangka, Polres Merangin satu tersangka, Polres Tebo dua tersangka, dan Polres Tanjung Jabung Barat menangani empat tersangka.

Baca Juga :  128 Napi Rutan Sungai Penuh Dapat Remisi Idul Fitri, Kasus Narkotika Paling Banyak

Selain mengejar pelaku, Polda Jambi memperkuat pencegahan karhutla. Polisi menggelar edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat di daerah yang rawan kebakaran.

Polda Jambi juga memperkuat koordinasi dengan TNI, pemerintah daerah, BPBD, dan instansi terkait. Tim gabungan turun ke lapangan untuk menangani kebakaran, memadamkan api, serta memastikan tidak muncul kembali titik api.

Selanjutnya, polisi meningkatkan patroli di kawasan rawan karhutla. Petugas juga memantau titik panas melalui data satelit dan langsung mengecek lokasi yang menunjukkan indikasi kebakaran.

Taufik mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Menurutnya, kebiasaan tersebut dapat merusak lingkungan dan mengganggu kesehatan serta aktivitas warga.

Baca Juga :  Dugaan Kebocoran PAD di Pasar Tanjung Bajure, DPRD Sungai Penuh Turun Tangan

Data hingga 23 Agustus 2026 menunjukkan satelit Terra-Aqua, SNPP, dan NOAA-20 mendeteksi 3.632 titik panas di Provinsi Jambi sejak awal tahun.

Pada periode yang sama, karhutla telah berdampak pada lahan seluas 658,29 hektare.

Sejumlah wilayah masih menghadapi risiko karhutla cukup tinggi. Daerah tersebut meliputi Muaro Jambi, Batanghari, Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat, Tebo, Bungo, dan Merangin.

Polda Jambi mengajak masyarakat ikut mencegah kebakaran dengan tidak membakar lahan. Polisi juga meminta warga segera melapor jika menemukan aktivitas pembakaran atau titik api di wilayahnya. (nr*)

Berita Terkait

Penggerebekan Narkoba di Muaro Jambi, 20 Orang Diciduk, Seorang di Antaranya Lansia
Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Bandara Sultan Thaha Jambi Buka Operasional hingga Tengah Malam
Karhutla Picu Ribuan Kasus ISPA di Kota Jambi, Polusi Udara Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
Dishut Jambi Anggarkan Rp1,84 Miliar untuk Peralatan Penanganan Karhutla
Indeks Kualitas Udara Jambi Capai 392, Al Haris Kerahkan ASN Muda Atasi Karhutla
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi
Orang Tua Tolak Damai, Dugaan Penganiayaan Siswa SMA Titian Teras Berlanjut
Kabut Asap Makin Pekat, Sejumlah Penerbangan di Jambi Tertunda
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Penggerebekan Narkoba di Muaro Jambi, 20 Orang Diciduk, Seorang di Antaranya Lansia

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:44 WIB

Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Bandara Sultan Thaha Jambi Buka Operasional hingga Tengah Malam

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:21 WIB

Karhutla Picu Ribuan Kasus ISPA di Kota Jambi, Polusi Udara Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Dishut Jambi Anggarkan Rp1,84 Miliar untuk Peralatan Penanganan Karhutla

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:25 WIB

Indeks Kualitas Udara Jambi Capai 392, Al Haris Kerahkan ASN Muda Atasi Karhutla

Berita Terbaru