Israel Gempur Gaza, Komandan Hamas dan Bocah 9 Tahun Jadi Korban Jiwa

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asap mengepul dari tempat penampungan Gath, yang menampung pengungsi Palestina, setelah serangan udara Israel di sebelah barat Khan Yunis, Jalur Gaza selatan, Sabtu (31/1/2026). Foto: Bashar Taleb/AFP

Asap mengepul dari tempat penampungan Gath, yang menampung pengungsi Palestina, setelah serangan udara Israel di sebelah barat Khan Yunis, Jalur Gaza selatan, Sabtu (31/1/2026). Foto: Bashar Taleb/AFP

Gaza, jentik.id-Israel menyerang Jalur Gaza pada Selasa (28/4) dan menewaskan lima orang, termasuk seorang komandan Hamas serta seorang bocah berusia sembilan tahun.

Meski Israel dan Hamas sudah menyepakati gencatan senjata sejak Oktober 2025, Israel tetap melanjutkan operasi militer di sejumlah wilayah Gaza.

Badan pertahanan sipil Gaza melaporkan, serangan drone Israel menghantam sebuah mobil di kawasan Al-Rimal, sebelah barat Gaza City. Serangan itu menewaskan empat orang dan melukai enam lainnya.

Baca Juga :  Dibombardir, PM Israel Netanyahuyu Dilaporkan Tewas

Setelah kejadian itu, militer Israel menyebut target serangan adalah komandan Hamas, Iyad al-Shanbaru. Serangan tersebut juga menewaskan anaknya, Salah. Hingga kini, pihak terkait belum mengungkap identitas dua korban lainnya.

“Serangan itu menewaskan teroris di lokasi,” kata militer Israel, dikutip dari AFP.

Baca Juga :  Israel Tarik Pasukan dari Lebanon Selatan, Namun Gempuran Militer Masih Berlangsung

Dalam insiden lain, serangan Israel di timur Khan Younis juga merenggut nyawa seorang bocah berusia sembilan tahun bernama Adel al-Najjar.

Sejumlah laporan mencatat, sejak gencatan senjata berlaku, serangan Israel telah menewaskan sedikitnya 818 warga Palestina di Gaza.

Pada periode yang sama, lima tentara Israel juga kehilangan nyawa di wilayah tersebut. (nr*)

Berita Terkait

Sekolah Hancur akibat Konflik, 700.000 Anak di Gaza Terancam Kehilangan Masa Depan
Serangan Udara di Tambang Emas Sudan Tewaskan Lebih dari 200 Orang, Pemerintah Buka Penyelidikan
MUI Desak Konser Dibatalkan, Andrea Bocelli Akhirnya Angkat Bicara
Bukan Cuma Rudal Balistik! Intip Deretan Senjata Canggih Milik Houthi Yaman
Dua Penembakan Guncang Afrika Selatan, 27 Orang Tewas
AI Keliru Beri Intelijen, AS Nyaris Intersepsi Kapal China
Kabut Asap Makin Meluas, NASA Ungkap Citra Karhutla Indonesia-Malaysia
Banjir Bandang Nepal dan Tibet Tewaskan 1.130 Orang, Hampir 4.500 Masih Hilang
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Sekolah Hancur akibat Konflik, 700.000 Anak di Gaza Terancam Kehilangan Masa Depan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Serangan Udara di Tambang Emas Sudan Tewaskan Lebih dari 200 Orang, Pemerintah Buka Penyelidikan

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:57 WIB

MUI Desak Konser Dibatalkan, Andrea Bocelli Akhirnya Angkat Bicara

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Bukan Cuma Rudal Balistik! Intip Deretan Senjata Canggih Milik Houthi Yaman

Minggu, 27 September 2026 - 21:41 WIB

Dua Penembakan Guncang Afrika Selatan, 27 Orang Tewas

Berita Terbaru