MUI Desak Konser Dibatalkan, Andrea Bocelli Akhirnya Angkat Bicara

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Andrea Bocelli tampil dalam upacara pembukaan menjelang pertandingan sepak bola Grup A Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Afrika Selatan di Stadion Mexico City, Mexico City, pada 11 Juni 2026. Foto: Carl De Souza / AFP

Andrea Bocelli tampil dalam upacara pembukaan menjelang pertandingan sepak bola Grup A Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Afrika Selatan di Stadion Mexico City, Mexico City, pada 11 Juni 2026. Foto: Carl De Souza / AFP

Jakarta, jentik.id-Penyanyi tenor asal Italia, Andrea Bocelli, menanggapi desakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang meminta pemerintah membatalkan konsernya di Indonesia. Ia menegaskan bahwa konser tersebut mengedepankan seni dan nilai kemanusiaan, bukan kepentingan politik.

Dalam keterangan tertulis pada Senin (12/10/2026), Bocelli menyatakan ingin menghadirkan musik yang dapat dinikmati semua kalangan tanpa memandang agama maupun pandangan politik.

Bocelli juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menggalang dana melalui konser tersebut untuk mendukung kepentingan politik atau militer.

“Tidak ada rencana penggalangan dana untuk mendukung kepentingan politik ataupun militer yang berkaitan dengan konser-konser tersebut,” ujar Bocelli.

Ia memastikan bahwa pihaknya tidak bermaksud mengalokasikan pendapatan konser untuk tujuan tersebut. Menurutnya, musik menjadi sarana untuk berbagi karya seni dan mempertemukan orang dari berbagai latar belakang.

Baca Juga :  Drama 40 Hari Berakhir! AS dan Iran Sepakat Damai Sementara, Hormuz Dibuka

Sepanjang kariernya, Bocelli mengaku memilih fokus pada musik dan menghindari keberpihakan politik. Ia ingin penonton menikmati setiap penampilannya melalui karya dan suara yang ia persembahkan.

Jadwal Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Bocelli berencana tampil di Candi Borobudur pada 31 Oktober 2026. Setelah itu, ia akan menggelar konser di Jakarta pada 3 November 2026.

Rencana tersebut menuai sorotan setelah MUI mendesak pemerintah membatalkan konsernya. MUI menyoroti kabar yang mengaitkan Bocelli dengan kegiatan penggalangan dana untuk militer Israel pada 2010 serta penampilannya di Tel Aviv pada 2022.

Baca Juga :  Sosok Misterius Penembak Gala Trump, Dari Insinyur hingga Developer Game Indie

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, Sudarnoto Abdul Hakim, meminta pihak terkait mempertimbangkan persoalan tersebut.

“Jangan berikan panggung kepada siapa pun yang ikut mendanai pembunuh warga Gaza dan Palestina,” tegas Sudarnoto.

Sebelumnya, pemerintah membatalkan konser Israel Houghton bersama grup musik Israel & New Breed yang semula dijadwalkan pada 5 Oktober 2026. Pemerintah mengambil langkah itu setelah muncul dugaan bahwa pihak tertentu dapat memanfaatkan pertunjukan tersebut untuk kampanye politik yang mendukung Israel.

Di tengah polemik ini, Bocelli kembali menekankan tujuan artistiknya. Ia berharap masyarakat dapat menikmati musiknya sebagai ruang kebersamaan, terlepas dari perbedaan keyakinan dan pandangan politik. (nr*)

Berita Terkait

Serangan Udara di Tambang Emas Sudan Tewaskan Lebih dari 200 Orang, Pemerintah Buka Penyelidikan
Bukan Cuma Rudal Balistik! Intip Deretan Senjata Canggih Milik Houthi Yaman
Dua Penembakan Guncang Afrika Selatan, 27 Orang Tewas
AI Keliru Beri Intelijen, AS Nyaris Intersepsi Kapal China
Kabut Asap Makin Meluas, NASA Ungkap Citra Karhutla Indonesia-Malaysia
Banjir Bandang Nepal dan Tibet Tewaskan 1.130 Orang, Hampir 4.500 Masih Hilang
Banjir Bandang Nepal-China Tewaskan Ratusan Orang, Lebih dari 1.400 Hilang
Keributan Final Piala Dunia Berujung Sanksi! Argentina Dijatuhi Skorsing 21 Laga
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Serangan Udara di Tambang Emas Sudan Tewaskan Lebih dari 200 Orang, Pemerintah Buka Penyelidikan

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:57 WIB

MUI Desak Konser Dibatalkan, Andrea Bocelli Akhirnya Angkat Bicara

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Bukan Cuma Rudal Balistik! Intip Deretan Senjata Canggih Milik Houthi Yaman

Minggu, 27 September 2026 - 21:41 WIB

Dua Penembakan Guncang Afrika Selatan, 27 Orang Tewas

Senin, 21 September 2026 - 15:21 WIB

AI Keliru Beri Intelijen, AS Nyaris Intersepsi Kapal China

Berita Terbaru