Drama 40 Hari Berakhir! AS dan Iran Sepakat Damai Sementara, Hormuz Dibuka

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ekspresi bahagia warga karena AS - Iran lakukan gencatan senjata selama dua pekan. (Reuters)

Ekspresi bahagia warga karena AS - Iran lakukan gencatan senjata selama dua pekan. (Reuters)

Iran, jentik.id-Gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran berlaku selama dua pekan. Kesepakatan ini menghentikan konflik 40 hari yang melibatkan AS dan Israel serta meredakan ketegangan kawasan.

Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, mengumumkan kesepakatan tersebut dan menyebut kedua pihak menunjukkan sikap bijaksana.

Iran membuka kembali pelayaran di Selat Hormuz selama masa gencatan. Jalur ini sebelumnya ditutup sebagai respons atas serangan militer.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, memastikan pembukaan selat berjalan di bawah koordinasi militer Iran.

Baca Juga :  Tel Aviv Luluh Lantak di Rudal Iran

Sejumlah poin kesepakatan mulai beredar. Kedua pihak menyepakati prinsip non-agresi dan membuka ruang pembahasan program nuklir Iran.

Iran juga mendorong pencabutan sanksi, penyelesaian isu di IAEA dan Dewan Keamanan PBB, serta penarikan pasukan AS dari kawasan.

Iran menuntut kompensasi atas kerugian konflik dan berencana menarik pungutan dari kapal yang melintasi Selat Hormuz.

Presiden AS, Donald Trump, menegaskan akan memastikan program nuklir Iran terkendali dalam kesepakatan.

Namun, ia menilai poin yang beredar belum sepenuhnya mencerminkan hasil negosiasi dan memperingatkan potensi konflik kembali jika pembicaraan gagal.

Baca Juga :  Dampak Konflik Timur Tengah, 32 WNI Dievakuasi dari Iran

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mendukung gencatan senjata dengan Iran, namun tetap melanjutkan operasi militer terhadap Hizbullah di Lebanon.

AS dan Iran akan melanjutkan pembicaraan di Islamabad pada 10 April 2026 dengan mediasi Pakistan.

Pengamat, Trita Parsi, menilai kesepakatan hanya bisa tercapai melalui kompromi.

Gencatan senjata ini menjadi langkah awal meredakan konflik dan membuka peluang penyelesaian jangka panjang. (nr*)

Berita Terkait

Ketegangan AS dan Iran Meledak Lagi Saat Negosiasi Damai Masih Berjalan
Tak Jadi Kurban, Kerbau Viral “Donald Trump” Dipindah ke Kebun Binatang Nasional
Pulang Bertahap Dimulai 1 Juni 2026, Ini Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Indonesia
Duka di Arafah! Jemaah Haji Asal Kerinci Wafat, PPIH Siapkan Badal Haji
Duka dari Tanah Suci, Jemaah Haji Asal Sarolangun Jambi Wafat di Makkah
Kesepakatan AS–Iran Hampir Rampung, Selat Hormuz Siap Dibuka Lagi
Tiga Raksasa Teluk Bergerak, Desak Trump Akhiri Perang dengan Iran
Sempat Hilang di Arab Saudi, Jemaah Haji JKG-27 Akhirnya Ditemukan Wafat
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:47 WIB

Ketegangan AS dan Iran Meledak Lagi Saat Negosiasi Damai Masih Berjalan

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:20 WIB

Tak Jadi Kurban, Kerbau Viral “Donald Trump” Dipindah ke Kebun Binatang Nasional

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:51 WIB

Pulang Bertahap Dimulai 1 Juni 2026, Ini Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:50 WIB

Duka di Arafah! Jemaah Haji Asal Kerinci Wafat, PPIH Siapkan Badal Haji

Senin, 25 Mei 2026 - 15:44 WIB

Duka dari Tanah Suci, Jemaah Haji Asal Sarolangun Jambi Wafat di Makkah

Berita Terbaru