Kapal Tanker LNG Terbakar di Selat Hormuz, Rudal Picu Ketegangan Baru di Timur Tengah

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Perahu-perahu di Selat Hormuz di tengah konflik AS-Israel dengan Iran, seperti yang terlihat dari Musandam, Oman, 2 Maret 2026. (REUTERS/Amr Alfiky)

Foto: Perahu-perahu di Selat Hormuz di tengah konflik AS-Israel dengan Iran, seperti yang terlihat dari Musandam, Oman, 2 Maret 2026. (REUTERS/Amr Alfiky)

JAKARTA, jentik.id – Sebuah kapal tanker pengangkut gas alam cair (LNG) terbakar setelah rudal menghantam lambung kirinya saat melintasi Selat Hormuz di dekat Limah, Oman, pada Selasa (7/7/2026). Insiden ini kembali memanaskan situasi di salah satu jalur pelayaran energi terpenting di dunia.

Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) melaporkan kapal itu sedang menuju Teluk Oman ketika rudal menghantam sisi kirinya. Meski kapal mengalami kerusakan, otoritas tidak menemukan korban jiwa maupun pencemaran lingkungan.

Dua pejabat Amerika Serikat yang berbicara kepada Axios menyebut militer Iran menembakkan sedikitnya dua rudal ke arah kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz. Mereka juga menyatakan satu kapal lain ikut terkena serangan dan mengalami kerusakan cukup parah.

Baca Juga :  Tren Umrah Plus: Ibadah Suci yang Kini Menyatu dengan Wisata Global

Pemerintah Iran belum mengklaim serangan tersebut. Namun, media pemerintah Iran menyebut kapal tanker itu mengabaikan sejumlah peringatan navigasi sebelum melintas di kawasan tersebut.

Sejumlah analis menduga Iran mengincar kapal yang menggunakan jalur alternatif di dekat pesisir Oman. Sebelumnya, Teheran menegaskan hanya menjamin keamanan kapal yang melintasi rute pelayaran resmi.

Analis politik asal Teheran, Hossein Royvaran, mengatakan kawasan dekat Oman kemungkinan masih menyimpan banyak ranjau laut. Menurutnya, kapal-kapal komersial mungkin memasuki area pembersihan ranjau sehingga mengganggu operasi yang berlangsung di lokasi.

Baca Juga :  Israel Tarik Pasukan dari Lebanon Selatan, Namun Gempuran Militer Masih Berlangsung

Selat Hormuz menjadi jalur vital bagi perdagangan energi dunia karena sekitar seperlima pasokan minyak mentah dan gas alam cair global melintasi kawasan tersebut. Gangguan di jalur ini dapat menghambat distribusi energi dan memicu kenaikan harga minyak dunia.

Ketegangan di kawasan juga meningkat karena Iran dan Amerika Serikat kembali menunda pembicaraan damai. Kedua negara memilih menunggu selesainya rangkaian pemakaman mantan Pemimpin Agung Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Insiden terbaru ini kembali memicu kekhawatiran dunia terhadap stabilitas Timur Tengah dan keamanan jalur pelayaran internasional yang menjadi penghubung utama perdagangan energi global. (nr*)

Berita Terkait

Kabut Asap Makin Meluas, NASA Ungkap Citra Karhutla Indonesia-Malaysia
Banjir Bandang Nepal dan Tibet Tewaskan 1.130 Orang, Hampir 4.500 Masih Hilang
Banjir Bandang Nepal-China Tewaskan Ratusan Orang, Lebih dari 1.400 Hilang
Keributan Final Piala Dunia Berujung Sanksi! Argentina Dijatuhi Skorsing 21 Laga
Waspada! Apple Deteksi Ancaman Spyware, Pengguna di 110 Negara Dapat Peringatan
Lama Menghilang, Mojtaba Khamenei Segera Muncul di Publik Iran
Iran Tetapkan Syarat untuk Buka Selat Hormuz, Minta Ganti Rugi Perang dari AS
Indonesia Serukan Aksi Nyata! Ajukan 5 Langkah Lindungi Al Aqsa dan Dukung Palestina
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:45 WIB

Kabut Asap Makin Meluas, NASA Ungkap Citra Karhutla Indonesia-Malaysia

Rabu, 2 September 2026 - 15:01 WIB

Banjir Bandang Nepal dan Tibet Tewaskan 1.130 Orang, Hampir 4.500 Masih Hilang

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:33 WIB

Banjir Bandang Nepal-China Tewaskan Ratusan Orang, Lebih dari 1.400 Hilang

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Keributan Final Piala Dunia Berujung Sanksi! Argentina Dijatuhi Skorsing 21 Laga

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Waspada! Apple Deteksi Ancaman Spyware, Pengguna di 110 Negara Dapat Peringatan

Berita Terbaru

Wakil Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi. Lahirlah atlet tembak nasional

Sport

TNI AU Gelar Kompotisi Tembak Di Ikuti 800 Peserta 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:36 WIB