AS Kembali Serang Iran di Tengah Negosiasi Gencatan Senjata, Teheran Siagakan Pasukan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Serang baru militer  AS ke Iran Ditengah perundingan dan Iran kembali siagakan pasukannya.

Serang baru militer AS ke Iran Ditengah perundingan dan Iran kembali siagakan pasukannya.

Teheran, jentik.id – Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali meningkat di tengah berlangsungnya perundingan untuk menghentikan konflik.

Serangan terbaru yang dilakukan Washington memicu kecaman keras dari Teheran dan dinilai mengancam kelangsungan proses diplomasi.

Seorang anggota parlemen senior Iran memperingatkan bahwa aksi militer AS di tengah negosiasi damai akan berujung pada “kemunduran” dalam hubungan kedua negara dan memicu “penyesalan” di kemudian hari.

Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Ibrahim Azizi, menuding Amerika Serikat telah melanggar prinsip-prinsip diplomasi dengan melancarkan serangan saat proses negosiasi masih berlangsung.

Baca Juga :  Pasca Tabrakan Maut Tewaskan 18 Orang, Komisi V DPR RI Desak Evaluasi Total Jalan Lintas Sumatera

Dalam pernyataannya yang dikutip Anadolu Agency, Sabtu (27/6/2026), Azizi mengatakan serangan terbaru tersebut menunjukkan rendahnya komitmen Washington terhadap jalur diplomasi maupun kesepakatan gencatan senjata yang sedang diupayakan.

Pernyataan itu muncul setelah Iran dan Amerika Serikat kembali terlibat aksi saling serang pada akhir pekan.

Pemerintah AS menuduh Iran melanggar gencatan senjata dengan menyerang sebuah kapal kargo di Selat Hormuz.
Hingga kini, pemerintah Iran belum memberikan pernyataan yang secara tegas membenarkan maupun membantah keterlibatannya dalam insiden tersebut.

Baca Juga :  Perang Modern Dipertontonkan Iran versus Amerika-Israel " Masih Relevansi Pertahanan Rakyat Semesta Dan Perang Gerilya "

Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah memperingatkan bahwa setiap kapal yang melintasi Selat Hormuz tanpa izin otoritas Teheran berpotensi menghadapi tindakan militer.

Di tengah meningkatnya ketegangan, Iran dilaporkan menempatkan pasukan militernya dalam status siaga untuk mengantisipasi kemungkinan eskalasi lebih lanjut.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran internasional karena berpotensi mengganggu stabilitas kawasan Timur Tengah dan jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz, yang merupakan salah satu rute utama distribusi minyak dunia.(asy*).

Berita Terkait

Polres Kerinci Ngopi Bareng Warga, Serap Aspirasi Dan Perkuat Kamtibmas
Inggris Imbau Warga Siapkan Stok Makanan dan Air, Antisipasi Ancaman Keamanan hingga 2030
Kapolres Kerinci Beri Penghargaan kepada 11 Personel Berprestasi dan Berdidikasi 
Pimpin Apel Perdana, Kapolda Jambi Tekankan Integritas, Disiplin, dan Profesionalisme Personel
Tradisi Pedang Pora Pisah SambutKapolres Gunungkidul, AKBP Rosana Albertina Polwan Pertama Tongkat Komando Polres Gunungkidul.
Iran Peringatkan AS, Perang Bisa Meluas hingga Samudra Hindia
Pemerintah Pastikan Keselamatan WNI Di Saudi Pascaserangan Houthi
Utamakan Keselamatan, Kasat Lantas Polres Kerinci Imbau Masyarakat Taat Aturan Berlalu Lintas
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Polres Kerinci Ngopi Bareng Warga, Serap Aspirasi Dan Perkuat Kamtibmas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:48 WIB

Inggris Imbau Warga Siapkan Stok Makanan dan Air, Antisipasi Ancaman Keamanan hingga 2030

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Kapolres Kerinci Beri Penghargaan kepada 11 Personel Berprestasi dan Berdidikasi 

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Pimpin Apel Perdana, Kapolda Jambi Tekankan Integritas, Disiplin, dan Profesionalisme Personel

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Tradisi Pedang Pora Pisah SambutKapolres Gunungkidul, AKBP Rosana Albertina Polwan Pertama Tongkat Komando Polres Gunungkidul.

Berita Terbaru