Iran Diduga Serang Kapal Berbendera Singapura di Selat Hormuz Nasib ABK Belum Diketahui

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal Kargo bendera Singapur terbakar  diserang Saat melintasi selat Hormuz.

Kapal Kargo bendera Singapur terbakar diserang Saat melintasi selat Hormuz.

Teheran, jentik.id – Sebuah kapal kontainer berbendera Singapura dilaporkan menjadi sasaran serangan di perairan Selat Hormuz pada Kamis (25/6) sekitar pukul 13.30 waktu setempat.

“Saat berita ini diturunkan, belum ada penjelasan secara resmi dari Pemerintah Teheran, demikian juga nasib Anak Buah Kapal (ABK) kapal bermerek Ever Lovely berbendera Singapura.

Insiden tersebut memicu meningkatnya ketegangan di jalur pelayaran strategis dunia dan mendorong Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menghentikan sementara proses evakuasi para pelaut yang masih terjebak di kawasan konflik Timur Tengah.

Sejumlah media terkemuka Amerika Serikat, termasuk The New York Times, mengutip laporan Reuters dan AFP pada Jumat (26/6/2026), menyebut Iran diduga berada di balik serangan terhadap kapal kontainer tersebut.

Baca Juga :  Tingkatkan Sinergi, Kapolres Kerinci Gelar Coffee Morning Bahas Situasi Kamtibmas Bersama Kalangan Pers

Namun hingga kini pemerintah Iran belum memberikan pernyataan resmi maupun mengklaim bertanggung jawab atas insiden itu.

Empat sumber yang dikutip Reuters mengidentifikasi kapal yang menjadi sasaran sebagai Ever Lovely, kapal kontainer berbendera Singapura. Sumber keamanan menyebut kapal tersebut diduga diserang menggunakan pesawat nirawak (drone).

Tak lama setelah insiden terjadi, Otoritas Selat Teluk Persia (PGSA), badan Iran yang mengatur lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz, mengeluarkan peringatan kepada seluruh kapal yang melintasi kawasan tersebut.

“Setiap perlintasan melalui rute di luar kerangka kerja yang ditetapkan oleh PGSA tidak akan tercakup dalam jaminan perlintasan yang aman,” demikian pernyataan PGSA yang disampaikan melalui media sosial.

Baca Juga :  Ali Khamenei Wafat Iran Bersumpah Membalas

Situasi keamanan di Selat Hormuz terus menjadi perhatian dunia mengingat jalur tersebut merupakan salah satu rute perdagangan dan distribusi energi paling vital.

Meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah dikhawatirkan dapat mengganggu arus pelayaran internasional serta memperburuk stabilitas ekonomi global.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun tingkat kerusakan kapal akibat insiden tersebut. Otoritas maritim internasional masih memantau perkembangan situasi di perairan Selat Hormuz.

Berita Terkait

Polres Kerinci Gelar Sertijab Kasat Reskrim dan Dua Kapolsek, Lantik Kasiwas
Pemkot Sungai Penuh Dinilai Belum Konsisten Tertibkan PKL di Jalan M. Yamin
Iran Tegaskan Tak Gentar Hadapi AS: “Kami Bukan Venezuela”
Jenazah Pilot PT AMA Air yang Tewas Dalam Penyerangan OPM Di Yahukimo Berhasil  Dievakuasi TNI 
IRGC Tegaskan Akan Hancurkan Negara Yang Izinkan Fasilitas Wilayahnya Digunakan untuk Menyerang Iran
AS Kembali Serang Iran di Tengah Negosiasi Gencatan Senjata, Teheran Siagakan Pasukan
Lima Pemicu Utama Emosi Pengemudi di Jalan Raya, Abaikan  Menyalakan  Lampu Sein 
LSM Pedas Datangi Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Kerinci, Sampaikan Delapan Tuntutan dan Desak Penghentian Praktik Percaloan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 12:21 WIB

Polres Kerinci Gelar Sertijab Kasat Reskrim dan Dua Kapolsek, Lantik Kasiwas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:08 WIB

Pemkot Sungai Penuh Dinilai Belum Konsisten Tertibkan PKL di Jalan M. Yamin

Senin, 20 Juli 2026 - 15:28 WIB

Iran Tegaskan Tak Gentar Hadapi AS: “Kami Bukan Venezuela”

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jenazah Pilot PT AMA Air yang Tewas Dalam Penyerangan OPM Di Yahukimo Berhasil  Dievakuasi TNI 

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:17 WIB

IRGC Tegaskan Akan Hancurkan Negara Yang Izinkan Fasilitas Wilayahnya Digunakan untuk Menyerang Iran

Berita Terbaru

Wakil Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi. Lahirlah atlet tembak nasional

Sport

TNI AU Gelar Kompotisi Tembak Di Ikuti 800 Peserta 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:36 WIB