Sosok Misterius Penembak Gala Trump, Dari Insinyur hingga Developer Game Indie

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Otoritas keamanan Amerika Serikat akhirnya mengungkap identitas pria yang melepaskan tembakan di acara White House Correspondents' Association (WHCA) Dinner, Sabtu (25/4/2026) malam waktu setempat.

Otoritas keamanan Amerika Serikat akhirnya mengungkap identitas pria yang melepaskan tembakan di acara White House Correspondents' Association (WHCA) Dinner, Sabtu (25/4/2026) malam waktu setempat.

Washington, jentik.id-Insiden penembakan di acara gala media Washington pada Sabtu malam (25/4/2026) mengejutkan banyak pihak. Peristiwa ini memicu kepanikan besar hingga Presiden Amerika Serikat Donald Trump harus keluar dari lokasi acara demi alasan keamanan.

Identitas pelaku mulai terungkap. AFP melaporkan pelaku merupakan pria berusia 31 tahun asal California yang bekerja sebagai insinyur sekaligus pengembang game.

Sejumlah media Amerika Serikat menyebut nama pelaku sebagai Cole Tomas Allen, warga Torrance, California. Namun, sampai sekarang pihak berwenang belum memberi konfirmasi resmi.

Petugas keamanan langsung memborgol pelaku dan mengamankannya di lokasi kejadian setelah insiden terjadi.

Latar Belakang Teknik dan Komputer

Profil LinkedIn yang dikutip AFP menunjukkan Allen memiliki latar belakang pendidikan teknik mesin dan ilmu komputer.

Dalam profilnya, ia menulis dirinya sebagai insinyur mesin, ilmuwan komputer, pengembang game independen, serta seorang pengajar.

Allen juga mengembangkan game indie bernama “Bohrdom”, yaitu permainan berbasis keterampilan tanpa unsur kekerasan.

Menurut laporan The New York Times, Allen lulus dari California Institute of Technology pada 2017. Setelah itu, ia melanjutkan studi magister di bidang ilmu komputer.

Baca Juga :  Diserang Rudal di Laut Arab! 3 ABK WNI Selamat dan Dievakuasi ke Karachi

Selain aktif di dunia teknologi, ia juga menerima penghargaan “teacher of the month” dari C2 Education pada 2024.

Dikenal Sangat Pintar

NBC News melaporkan Allen pernah bersekolah di Pacific Lutheran High School, Los Angeles. Ia juga aktif bermain dalam tim voli sekolah.

Seorang mantan rekan setim menggambarkannya sebagai sosok yang sangat cerdas, bahkan hampir seperti jenius. Ia dikenal pintar tanpa harus banyak belajar dan memiliki kepribadian yang lembut.

Diduga Bertindak Sendiri

Allen tinggal di kawasan pinggiran Los Angeles dan sebelumnya tidak pernah masuk catatan kepolisian Washington.

Saat penangkapan, petugas menemukan senapan, pistol, dan beberapa pisau yang ia bawa.

Presiden Donald Trump mengatakan pelaku kemungkinan besar bertindak sendiri atau lone wolf.

“Menurut saya dia pelaku tunggal,” ujar Trump saat konferensi pers.

Trump juga menyebut pelaku sebagai seseorang yang mengalami gangguan serius.

Baca Juga :  Kesepakatan AS–Iran Hampir Rampung, Selat Hormuz Siap Dibuka Lagi

Sampai saat ini, aparat masih menyelidiki motif di balik aksi penembakan tersebut.

Pernah Donasi ke Kamala Harris

Los Angeles Times melaporkan Allen terdaftar sebagai pemilih tanpa afiliasi partai politik.

Namun, data Komisi Pemilihan Federal Amerika Serikat menunjukkan seseorang bernama Cole Allen yang bekerja sebagai pengajar di C2 Education pernah memberi sumbangan politik.

AFP melaporkan ia menyumbang 25 dolar AS atau sekitar Rp400 ribu untuk kelompok penggalangan dana kampanye Kamala Harris pada 2024.

Penyidik kini menelusuri informasi ini untuk memahami latar belakang pelaku secara lebih lengkap.

Kasus penembakan di acara gala media Washington menarik perhatian besar publik Amerika Serikat. Selain karena melibatkan Presiden Donald Trump, latar belakang akademik pelaku juga menimbulkan banyak pertanyaan.

Aparat masih terus menyelidiki motif sebenarnya di balik aksi tersebut. Mereka kini fokus menelusuri riwayat pribadi, aktivitas, dan kemungkinan faktor lain yang memicu serangan ini. (nr*)

Berita Terkait

Kabut Asap Makin Meluas, NASA Ungkap Citra Karhutla Indonesia-Malaysia
Banjir Bandang Nepal dan Tibet Tewaskan 1.130 Orang, Hampir 4.500 Masih Hilang
Banjir Bandang Nepal-China Tewaskan Ratusan Orang, Lebih dari 1.400 Hilang
Keributan Final Piala Dunia Berujung Sanksi! Argentina Dijatuhi Skorsing 21 Laga
Waspada! Apple Deteksi Ancaman Spyware, Pengguna di 110 Negara Dapat Peringatan
Lama Menghilang, Mojtaba Khamenei Segera Muncul di Publik Iran
Iran Tetapkan Syarat untuk Buka Selat Hormuz, Minta Ganti Rugi Perang dari AS
Indonesia Serukan Aksi Nyata! Ajukan 5 Langkah Lindungi Al Aqsa dan Dukung Palestina
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:45 WIB

Kabut Asap Makin Meluas, NASA Ungkap Citra Karhutla Indonesia-Malaysia

Rabu, 2 September 2026 - 15:01 WIB

Banjir Bandang Nepal dan Tibet Tewaskan 1.130 Orang, Hampir 4.500 Masih Hilang

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:33 WIB

Banjir Bandang Nepal-China Tewaskan Ratusan Orang, Lebih dari 1.400 Hilang

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Keributan Final Piala Dunia Berujung Sanksi! Argentina Dijatuhi Skorsing 21 Laga

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Waspada! Apple Deteksi Ancaman Spyware, Pengguna di 110 Negara Dapat Peringatan

Berita Terbaru

Kursi Menkeu Purbaya di serahkan pada Suahsil.

Ekonomi

Kursi Menkeu Diserahkan Tanggung Jawab kepada Suahasil Nazara

Selasa, 15 Sep 2026 - 12:28 WIB

Nurul dan Fares terima kado besti dari Discukcapil Kota Sungai Penuh. (Dok. Ft: Meri)

Pemerintahan

Discukcapil Beri Kado Besti untuk Nurul dan Fares di Hari Bahagia

Selasa, 15 Sep 2026 - 11:01 WIB

Wako Alfin,SH hadiri Pisah sambut Pedang Pora Polres Kerinci dari AKBP Ramadhanil,SH,S.I.K.MH kepada  AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro, SH, S.I.K., M.I.K.salam komando.

Sungai Penuh

Wako Alfin Hadiri Pisah Sambut Tradisi Pedang Pora Kapolres Kerinci

Senin, 14 Sep 2026 - 18:22 WIB