Setelah Sempat Tertahan, Dua Kapal Pertamina Akhirnya Siap Lintasi Selat Hormuz

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Kapal Pertamina International Shipping tengah berlayar/YouTube

Ilustrasi. Kapal Pertamina International Shipping tengah berlayar/YouTube

Jakarta, jentik.id – PT Pertamina International Shipping (PIS) memantau dua kapalnya di Timur Tengah setelah Iran membuka kembali jalur Selat Hormuz.

Pjs Corporate Secretary PIS, Vega Pita, mengatakan perusahaan telah menyiapkan rencana pelayaran. Kapal Pertamina Pride dan Gamsunoro akan melintas dengan pengamanan ketat.

Perusahaan menyusun strategi yang mencakup rute pelayaran, identifikasi risiko, dan navigasi elektronik. PIS juga menyiapkan rencana darurat untuk menghadapi situasi tak terduga.

Baca Juga :  Ekspor Pinang Jambi ke Timur Tengah Terhambat, Konflik Iran Jadi Pemicu

PIS menjalin koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. Perusahaan juga berkomunikasi dengan pihak asuransi, manajemen kapal, dan pemilik kargo. Koordinasi ini memastikan seluruh perizinan berjalan lancar.

Vega menegaskan keselamatan awak kapal menjadi prioritas utama. Perusahaan juga menjaga keamanan kapal dan muatan selama pelayaran.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengumumkan pembukaan Selat Hormuz. Ia mengambil langkah ini setelah gencatan senjata terjadi di Lebanon.

Baca Juga :  Langit Timur Tengah Membara, Drone Iran Serang Target Militer Israel–AS

Araghchi menyatakan kapal komersial kini bisa melintas. Semua kapal harus mengikuti rute yang telah ditetapkan otoritas maritim Iran.

Pembukaan jalur ini memberi peluang bagi kapal internasional untuk kembali beroperasi. Pertamina memanfaatkan kesempatan ini dengan tetap mengutamakan keselamatan dan koordinasi. (nr*)

Berita Terkait

Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang, Puluhan Orang Terluka dan WNI Diminta Waspada
Jelang Pidato Presiden Filipina, Polisi Temukan Bom Rakitan dan Tingkatkan Pengamanan
Kebakaran Hutan Meluas, Spanyol Tetapkan Darurat Nasional, Ribuan Warga Dievakuasi
Penyebab Kematian Pangeran Arab Saudi di Hotel Mewah London Terungkap, Pengadilan Inggris Buka Fakta Baru
Biaya Perang AS-Iran Tembus Rp671,8 Triliun, Menhan Pete Hegseth Minta Tambahan Dana
Dua WNI Disekap di Myanmar, Kemlu Bergerak Cepat Lacak Lokasi dan Siapkan Penyelamatan
Inggris Resmi Bersiap Punya PM Baru, Andy Burnham Ambil Alih Kepemimpinan
Badai Dahsyat Hantam Prancis, 13.000 Rumah Masih Gelap dan Transportasi Lumpuh
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:40 WIB

Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang, Puluhan Orang Terluka dan WNI Diminta Waspada

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:12 WIB

Jelang Pidato Presiden Filipina, Polisi Temukan Bom Rakitan dan Tingkatkan Pengamanan

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:20 WIB

Kebakaran Hutan Meluas, Spanyol Tetapkan Darurat Nasional, Ribuan Warga Dievakuasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:54 WIB

Penyebab Kematian Pangeran Arab Saudi di Hotel Mewah London Terungkap, Pengadilan Inggris Buka Fakta Baru

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:55 WIB

Biaya Perang AS-Iran Tembus Rp671,8 Triliun, Menhan Pete Hegseth Minta Tambahan Dana

Berita Terbaru