Trump Terang-terangan Incar Minyak Iran, Ketegangan Global Kian Memanas

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 April 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara kepada wartawan sebelum menaiki pesawat kepresidenan Air Force One di Bandara Internasional Palm Beach, West Palm Beach, Florida, pada Senin (23/3/2026). Foto: Roberto SCHMIDT/AFP

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara kepada wartawan sebelum menaiki pesawat kepresidenan Air Force One di Bandara Internasional Palm Beach, West Palm Beach, Florida, pada Senin (23/3/2026). Foto: Roberto SCHMIDT/AFP

Iran, jentik.id-Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara terbuka menyatakan keinginannya untuk menguasai minyak Iran.

Dalam pernyataannya kepada media, Trump tidak lagi hanya membahas isu keamanan atau perang melawan terorisme. Ia justru menegaskan bahwa minyak Iran menjadi target utama. Bahkan, ia membuka kemungkinan merebut Pulau Kharg, pusat ekspor minyak terbesar milik Iran.

“Preferensi saya adalah mengambil minyaknya,” ujar Trump secara blak-blakan.

Pernyataan tersebut langsung memicu perhatian dunia. Pasalnya, langkah seperti itu berpotensi memperluas konflik yang sudah berlangsung selama beberapa pekan antara AS, Israel, dan Iran.

Amerika Serikat sendiri terus memperkuat kehadiran militernya di kawasan Teluk Persia. Washington mengirim ribuan pasukan, termasuk unit amfibi dan pasukan elit, untuk mengantisipasi eskalasi konflik yang lebih besar.

Baca Juga :  AS Kembali Serang Iran di Tengah Negosiasi Gencatan Senjata, Teheran Siagakan Pasukan

Situasi ini berdampak langsung pada pasar global. Harga minyak mentah melonjak dan mendekati USD 115 per barel, seiring kekhawatiran terganggunya pasokan energi dunia.

Trump juga membandingkan rencananya dengan operasi di Venezuela. Saat itu, AS mengambil alih kendali minyak setelah melakukan langkah politik dan militer terhadap pemimpin negara tersebut.

Namun, berbeda dengan Venezuela, rencana di Iran dinilai jauh lebih berisiko. Untuk menguasai minyak Iran, AS kemungkinan harus melakukan invasi dan mengendalikan Pulau Kharg, yang juga menjadi basis penting militer Iran.

Baca Juga :  IRGC Tegaskan Akan Hancurkan Negara Yang Izinkan Fasilitas Wilayahnya Digunakan untuk Menyerang Iran

Pemerintah Iran langsung merespons keras. Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menegaskan bahwa rakyat Iran siap menghadapi jika pasukan AS benar-benar masuk ke wilayah mereka.

Di sisi lain, Trump tetap percaya diri. Ia bahkan meremehkan kemampuan pertahanan Iran dan menyebut pasukan AS bisa menguasai wilayah tersebut dengan cepat.

Meski begitu, ia mengakui bahwa operasi seperti ini membutuhkan kehadiran militer dalam jangka waktu tertentu.

Dengan pernyataan yang semakin terbuka dan agresif, situasi global kini berada di titik rawan. Dunia pun menunggu langkah selanjutnya, sambil berharap konflik tidak berkembang menjadi krisis yang lebih besar. (nr*)

Berita Terkait

China Peringatkan AS dan Iran, Keamanan Selat Hormuz Tak Boleh Terganggu
Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus USD 79 per Barel
Kelab Malam di Bangkok Dilalap Api, 27 Tewas dan 22 Korban Berjuang di Ruang Intensif
Perang AS-Iran Memanas Lagi! Iran Tutup Selat Hormuz dan Gempur Basis Militer AS
Kamboja Gerebek Scam Center, 1.100 WNI Ditahan dan 12 Ribu Lebih Ajukan Pemulangan
Kabar Baik! Pemerintah Singapura Cairkan BLT hingga Rp11,8 Juta per Orang
Kapal Tanker LNG Terbakar di Selat Hormuz, Rudal Picu Ketegangan Baru di Timur Tengah
Atlet Kickboxing Asal Jambi Bharada Billy Van Aziz Boston Raih Medali Perak di ISKA Indonesia Open Tournament 2026
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:29 WIB

China Peringatkan AS dan Iran, Keamanan Selat Hormuz Tak Boleh Terganggu

Senin, 13 Juli 2026 - 16:56 WIB

Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus USD 79 per Barel

Senin, 13 Juli 2026 - 12:07 WIB

Kelab Malam di Bangkok Dilalap Api, 27 Tewas dan 22 Korban Berjuang di Ruang Intensif

Senin, 13 Juli 2026 - 08:55 WIB

Perang AS-Iran Memanas Lagi! Iran Tutup Selat Hormuz dan Gempur Basis Militer AS

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:56 WIB

Kamboja Gerebek Scam Center, 1.100 WNI Ditahan dan 12 Ribu Lebih Ajukan Pemulangan

Berita Terbaru

Aparatur Sipil Negara (ASN) berkesempatan naik pangkat melebihi atasannya.PP bari.

Pemerintahan

Peraturan Baru, ASN Kini Bisa Naik Pangkat Melebihi Atasan

Rabu, 15 Jul 2026 - 18:08 WIB