Israel Tarik Pasukan dari Lebanon Selatan, Namun Gempuran Militer Masih Berlangsung

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 29 Juni 2026 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah tank tempur utama Merkava Mark IV milik tentara Israel ditempatkan di sebuah posisi di sepanjang perbatasan antara Israel utara dan Lebanon selatan, Selasa (3/3/2026). Foto: Jalaa Marey/AFP

Sebuah tank tempur utama Merkava Mark IV milik tentara Israel ditempatkan di sebuah posisi di sepanjang perbatasan antara Israel utara dan Lebanon selatan, Selasa (3/3/2026). Foto: Jalaa Marey/AFP

LEBANON, jentik.id – Militer Israel memulai uji coba penarikan pasukan dari Lebanon selatan pada Minggu (28/6). Langkah ini menjadi tahap awal pelaksanaan perjanjian kerangka kerja yang Israel dan Lebanon sepakati dengan mediasi Amerika Serikat (AS).

Media penyiaran publik Israel, KAN, melaporkan Israel memulai uji coba tersebut di dua wilayah di Nabatieh, Lebanon selatan. Militer Israel berkoordinasi langsung dengan tentara Lebanon melalui jalur komunikasi yang didukung AS.

Setelah menarik pasukannya, Israel akan menyerahkan pengamanan wilayah itu kepada tentara Lebanon. Tentara Lebanon kemudian akan menjaga wilayah tersebut untuk mencegah kekosongan keamanan dan mengantisipasi masuknya kembali pejuang Hizbullah.

Baca Juga :  Hungaria Umumkan, Tangkap Netanyahu sebagai Penjahat Perang

Seorang pejabat keamanan Israel menegaskan militer tetap akan menyerang setiap pihak yang mengancam pasukannya. Israel mempertahankan kebijakan itu meski kedua negara telah menandatangani perjanjian.

Komandan Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM), Laksamana Brad Cooper, akan memantau langsung proses penarikan pasukan di dua wilayah percontohan.

Serangan Udara Belum Berhenti

Di tengah proses penarikan pasukan, militer Israel tetap melancarkan serangan udara di Lebanon selatan.

Kantor berita resmi Lebanon, NNA, melaporkan pesawat tempur Israel menggempur wilayah pinggiran Deir Seryan dan Taybeh pada Minggu (28/6).

Baca Juga :  Iran Hantam Jet Tempur AS! F-15E Jatuh, Operasi Penyelamatan Berlangsung

Reuters melaporkan serangan itu juga menghantam kawasan Tyre yang berstatus Situs Warisan Dunia UNESCO, pasar era Mamluk di Nabatieh, serta sejumlah desa tua di wilayah perbatasan.

AFP melaporkan bentrokan terjadi antara pasukan Israel dan seorang pejuang Hizbullah di sebuah bangunan di Deir Seryan. Setelah bentrokan itu, militer Israel melancarkan serangan ke sejumlah sasaran di kawasan tersebut.

Dalam insiden itu, Kapten David Hazutt (21) meninggal dunia. Seorang tentara Israel lainnya mengalami luka ringan.

Israel kemudian memburu pelaku dan kembali menggempur sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi persembunyian. (nr*)

Berita Terkait

Kabut Asap Makin Meluas, NASA Ungkap Citra Karhutla Indonesia-Malaysia
Banjir Bandang Nepal dan Tibet Tewaskan 1.130 Orang, Hampir 4.500 Masih Hilang
Banjir Bandang Nepal-China Tewaskan Ratusan Orang, Lebih dari 1.400 Hilang
Keributan Final Piala Dunia Berujung Sanksi! Argentina Dijatuhi Skorsing 21 Laga
Waspada! Apple Deteksi Ancaman Spyware, Pengguna di 110 Negara Dapat Peringatan
Lama Menghilang, Mojtaba Khamenei Segera Muncul di Publik Iran
Iran Tetapkan Syarat untuk Buka Selat Hormuz, Minta Ganti Rugi Perang dari AS
Indonesia Serukan Aksi Nyata! Ajukan 5 Langkah Lindungi Al Aqsa dan Dukung Palestina
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:45 WIB

Kabut Asap Makin Meluas, NASA Ungkap Citra Karhutla Indonesia-Malaysia

Rabu, 2 September 2026 - 15:01 WIB

Banjir Bandang Nepal dan Tibet Tewaskan 1.130 Orang, Hampir 4.500 Masih Hilang

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:33 WIB

Banjir Bandang Nepal-China Tewaskan Ratusan Orang, Lebih dari 1.400 Hilang

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Keributan Final Piala Dunia Berujung Sanksi! Argentina Dijatuhi Skorsing 21 Laga

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Waspada! Apple Deteksi Ancaman Spyware, Pengguna di 110 Negara Dapat Peringatan

Berita Terbaru

Wakil Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi. Lahirlah atlet tembak nasional

Sport

TNI AU Gelar Kompotisi Tembak Di Ikuti 800 Peserta 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:36 WIB