Terjadi Kecelakaan di Ruas Jalan Nasional Sungai Penuh–Tapan, Empat Penumpang Jadi Korban, Satu Kritis

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi mobil bini bus, yang terpelosok kedalaman.jurang kedalaman 5 meter dikuas jalan Nasional  di KM 25 Perbatasan Saungai Penuh 'Tapan

Kondisi mobil bini bus, yang terpelosok kedalaman.jurang kedalaman 5 meter dikuas jalan Nasional di KM 25 Perbatasan Saungai Penuh 'Tapan

Sungai Penuh, jentik.id – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas Jalan Nasional Sungai Penuh–Tapan, tepatnya di Kilometer 25, kawasan perbatasan Kota Sungai Penuh dengan Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 18.20 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari lokasi kejadian, sebuah mobil minibus yang membawa empat orang penumpang dilaporkan terperosok ke dalam jurang sedalam sekitar lima meter.

Kendaraan tersebut diketahui berangkat dari Kota Sungai Penuh menuju Muko-muko, Bengkulu, usai menghadiri takziah di rumah kerabat di wilayah Kumun Kota Sungai Penuh.

Video singkat yang beredar dari lokasi memperlihatkan kendaraan berada di dasar jurang setelah mengalami kecelakaan tunggal. Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Akibat insiden tersebut, satu orang korban dilarikan ke RS MH Thalib Kota Sungai Penuh, sementara satu korban lainnya yang mengalami luka cukup parah dirujuk ke rumah sakit di Tapan dan Dua penumpang lainnya dilaporkan selamat dan dalam kondisi baik.

Baca Juga :  Tim SAR Baru Temukan 235 Korban Gempa Venezuela, 1.500 Luka, 2.927 Kehilangan Tempat Tinggal

Kanit Gakkum Satlantas Polres Kerinci, IPDA Dio Frananda, mewakili Kasat Lantas Polres Kerinci IPTU Into Sujarwo, membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, telah terjadi kecelakaan tunggal sebuah mobil yang masuk jurang di KM 25 Jalan Nasional Sungai Penuh–Tapan. Satu korban dirujuk ke RS MH Thalib Kota Sungai Penuh, satu korban lainnya dirujuk ke RS Tapan karena kondisinya cukup parah, sedangkan dua penumpang lainnya dalam kondisi sehat,” ujarnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini identitas para korban masih dalam proses pendataan. Sementara kendaraan yang mengalami kecelakaan masih berada di lokasi dan menunggu proses evakuasi menggunakan mobil derek.

Baca Juga :  3.342 Orang Tewas dan 16.700 Terluka, Korban Gempa Dahsyat Venezuela

Proses evakuasi korban telah dilakukan oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Kerinci bersama warga yang berada di sekitar lokasi. Petugas juga terus melakukan pengamanan dan penanganan di tempat kejadian perkara.

Menurut pihak kepolisian, ruas Jalan Nasional Sungai Penuh–Tapan merupakan salah satu jalur yang rawan terjadi kecelakaan, terutama saat musim hujan. Kondisi jalan yang memiliki tikungan tajam, turunan curam, serta minim pembatas jalan menjadi faktor yang meningkatkan risiko kecelakaan.

Polisi mengimbau seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur tersebut, terutama pengemudi kendaraan pribadi maupun kendaraan bermuatan berat. Pengendara diminta memastikan kondisi kendaraan tetap prima, mengurangi kecepatan di tikungan, serta selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.(asy*)

Berita Terkait

Operasi SAR Memasuki Radius Zona Rawan Anak Gunung Krakatau, Cari Lima Jurnalis Yang Hilang.
Satu Keluarga Luka Bakar Serius Akibat Ledakan Tabung Gas di Kerinci
Kenangan Sosok AKP Veri Prasetyawan di Mata Jurnalis Kerinci Dan Sungai Penuh
Fenomena El Niño Picu Kemarau Panjang, BMKG Ingatkan Lonjakan Suhu Udara dan Risiko Kekeringan
WNI Diduga Disandera Di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta
3.342 Orang Tewas dan 16.700 Terluka, Korban Gempa Dahsyat Venezuela
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 1.943 Jiwa
Tim SAR Dan Relawan Berpacu dengan Waktu Evakuasi Korban Gempa Venezuela, Hari Ke Enam Korban Tewas Capai 1.450 Orang
Berita ini 33 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 13:30 WIB

Operasi SAR Memasuki Radius Zona Rawan Anak Gunung Krakatau, Cari Lima Jurnalis Yang Hilang.

Rabu, 9 September 2026 - 20:41 WIB

Satu Keluarga Luka Bakar Serius Akibat Ledakan Tabung Gas di Kerinci

Rabu, 2 September 2026 - 01:03 WIB

Kenangan Sosok AKP Veri Prasetyawan di Mata Jurnalis Kerinci Dan Sungai Penuh

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:57 WIB

Fenomena El Niño Picu Kemarau Panjang, BMKG Ingatkan Lonjakan Suhu Udara dan Risiko Kekeringan

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:46 WIB

WNI Diduga Disandera Di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta

Berita Terbaru

Wakil Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi. Lahirlah atlet tembak nasional

Sport

TNI AU Gelar Kompotisi Tembak Di Ikuti 800 Peserta 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:36 WIB