Tim SAR Dan Relawan Berpacu dengan Waktu Evakuasi Korban Gempa Venezuela, Hari Ke Enam Korban Tewas Capai 1.450 Orang

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 29 Juni 2026 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Memasuki hari ke enam Gempa Dasat Di Venezuela, Tim SAR Gabungan Dan Rekawan dari berbagai negara berpacu mengais puing puing bangunan mencari korban gempa Baru Ditemukan 1.450 orang dinyatakan tewas dan 3.150 orang luka luka.

Memasuki hari ke enam Gempa Dasat Di Venezuela, Tim SAR Gabungan Dan Rekawan dari berbagai negara berpacu mengais puing puing bangunan mencari korban gempa Baru Ditemukan 1.450 orang dinyatakan tewas dan 3.150 orang luka luka.

Venezuela, jentik.id – Tim SAR gabungan bersama ribuan relawan dari berbagai negara terus berpacu dengan waktu untuk mengevakuasi korban gempa bumi berkekuatan besar yang mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6/2026). Upaya pencarian difokuskan pada bangunan-bangunan yang runtuh, dengan harapan masih ada korban yang dapat diselamatkan dari balik puing-puing bangunan yang runtuh.

Memasuki hari keenam pascabencana, Senin (29/6/2026), jumlah korban jiwa terus bertambah. Data terbaru menunjukkan sedikitnya 1.450 orang dinyatakan meninggal dunia, sementara sekitar 3.150 orang mengalami luka-luka, dengan sebagian korban masih berada dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif.

Dalam pidato yang disiarkan televisi nasional pada Minggu (28/6/2026), Presiden Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodríguez, menyatakan bahwa negaranya sedang memasuki fase paling menentukan dalam operasi penyelamatan.

Baca Juga :  Kenangan Sosok AKP Veri Prasetyawan di Mata Jurnalis Kerinci Dan Sungai Penuh

“Saat ini kita berada dalam jam-jam kritis, jam-jam krusial, untuk terus menyelamatkan nyawa masyarakat,” ujar Rodríguez, seperti dikutip CNN.

Rodríguez mengungkapkan, hingga saat ini sebanyak 12.721 warga terpaksa mengungsi akibat gempa.

Selain itu, 774 bangunan dilaporkan mengalami kerusakan berat hingga roboh, termasuk sejumlah rumah sakit dan fasilitas pelayanan publik yang menjadi penopang utama penanganan korban.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada komunitas internasional yang telah memberikan bantuan kemanusiaan. Hingga kini, sedikitnya 2.624 personel penyelamat dari berbagai negara telah diterjunkan ke Venezuela, didukung 137 anjing pelacak (K9) untuk mempercepat pencarian korban yang masih tertimbun reruntuhan.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Presiden Venezuela, Delcy Rodríguez, mengumumkan pembentukan komisi kepresidenan khusus yang bertugas mengevaluasi kondisi rumah warga, gedung publik, serta infrastruktur yang rusak akibat gempa.

Baca Juga :  WNI Diduga Disandera Di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta

Pemerintah Venezuela juga memperpanjang penutupan seluruh sekolah selama satu pekan ke depan demi menjamin keselamatan masyarakat sekaligus mempermudah proses penanganan darurat.

Di sisi lain, gelombang solidaritas internasional terus mengalir. Sejumlah negara di kawasan Amerika Latin mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa personel penyelamat, tenaga medis, logistik, obat-obatan, serta kebutuhan pokok guna meringankan beban para korban bencana.

Operasi pencarian dan penyelamatan masih terus berlangsung. Otoritas Venezuela memperkirakan jumlah korban masih berpotensi bertambah mengingat banyak wilayah terdampak yang hingga kini belum sepenuhnya berhasil dijangkau oleh tim penyelamat. (asy*)

Berita Terkait

Operasi SAR Memasuki Radius Zona Rawan Anak Gunung Krakatau, Cari Lima Jurnalis Yang Hilang.
Satu Keluarga Luka Bakar Serius Akibat Ledakan Tabung Gas di Kerinci
Kenangan Sosok AKP Veri Prasetyawan di Mata Jurnalis Kerinci Dan Sungai Penuh
Fenomena El Niño Picu Kemarau Panjang, BMKG Ingatkan Lonjakan Suhu Udara dan Risiko Kekeringan
WNI Diduga Disandera Di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta
3.342 Orang Tewas dan 16.700 Terluka, Korban Gempa Dahsyat Venezuela
Terjadi Kecelakaan di Ruas Jalan Nasional Sungai Penuh–Tapan, Empat Penumpang Jadi Korban, Satu Kritis
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 1.943 Jiwa
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 13:30 WIB

Operasi SAR Memasuki Radius Zona Rawan Anak Gunung Krakatau, Cari Lima Jurnalis Yang Hilang.

Rabu, 9 September 2026 - 20:41 WIB

Satu Keluarga Luka Bakar Serius Akibat Ledakan Tabung Gas di Kerinci

Rabu, 2 September 2026 - 01:03 WIB

Kenangan Sosok AKP Veri Prasetyawan di Mata Jurnalis Kerinci Dan Sungai Penuh

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:57 WIB

Fenomena El Niño Picu Kemarau Panjang, BMKG Ingatkan Lonjakan Suhu Udara dan Risiko Kekeringan

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:46 WIB

WNI Diduga Disandera Di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta

Berita Terbaru

Wakil Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi. Lahirlah atlet tembak nasional

Sport

TNI AU Gelar Kompotisi Tembak Di Ikuti 800 Peserta 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:36 WIB