KERINCI, jentik.id – Pelari Indonesia, Arief Wismoyono, mencetak prestasi gemilang dalam ajang lari internasional Kerinci 100. Ia berhasil finis pertama di puncak Gunung Kerinci setelah menaklukkan jalur ekstrem.
Arief mencapai summit di ketinggian 3.805 mdpl hanya dalam waktu 3 jam 18 menit. Ia memulai lomba dari Lapangan M10 Kayu Aro dan langsung melaju cepat hingga garis finis di puncak.
Ia mengungguli pelari dari berbagai negara di Eropa dan Asia. Kecepatan dan ketangguhannya membawanya menjadi yang tercepat mencapai puncak tertinggi di Pulau Sumatera.
Keberhasilan ini menjadi sorotan dalam ajang Kerinci 100, sekaligus membuktikan kemampuan atlet Indonesia di level internasional.
Sementara itu, panitia memastikan lomba masih akan berlanjut pada hari berikutnya. Para peserta akan menghadapi rute lain yang tak kalah menantang, seperti Danau Gunung Tujuh, Rawa Bento, dan kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat.
Selain menguji fisik, rute tersebut juga menyuguhkan panorama alam yang memukau. Ajang ini tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga memperkenalkan keindahan alam Kerinci kepada dunia. (nr)









