Maskapai Layani Rute DJB–KRC “Hidup Segan Mati Tak Mau”

Kerinci

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerinci, jentik.id-–Aktivitas penerbangan di Bandara Depati Parbo Kerinci, Jambi, hingga kini masih terkesan “hidup segan mati tak mau”. Sejumlah maskapai yang pernah melayani rute Jambi (DJB)–Kerinci (KRC) silih berganti beroperasi, namun tidak mampu bertahan dalam jangka panjang.

Beberapa maskapai yang pernah membuka layanan penerbangan di rute tersebut di antaranya Wings Air (Lion Air Group), Susi Air, hingga penggunaan pesawat jenis ATR 72. Bahkan, sempat pula direncanakan penggunaan pesawat jet sekelas Boeing 737, menyesuaikan dengan kondisi landasan pacu Bandara Depati Parbo.

Baca Juga :  Waspada! Fenomena “Godzilla El Nino” Bisa Picu Kemarau Ekstrem di Indonesia

Namun, aktivitas penerbangan tersebut sempat terhenti sejak tahun 2019 akibat pandemi COVID-19. Dalam waktu dekat, operasional penerbangan di bandara tersebut direncanakan akan kembali dibuka.

Selain rute Jambi–Kerinci, sebelumnya juga pernah dibuka rute Kerinci–Padang (PDG) yang dilayani oleh Susi Air dengan kapasitas sekitar 12 penumpang. Namun, rute tersebut juga tidak bertahan lama.

Terhentinya layanan penerbangan ini dipicu oleh beberapa faktor. Diantaranya adalah harga tiket yang relatif mahal, berkisar antara Rp700 ribu hingga Rp1,2 juta. Di sisi lain, transportasi darat masih menjadi pilihan utama masyarakat karena dinilai lebih terjangkau.

Baca Juga :  Toko Pakaian Terancam Bangkrut Kalah Saing Jualan Online.

Selain itu, berdasarkan nota kesepahaman (MoU) antara pemerintah daerah dengan pihak maskapai, operasional penerbangan perintis membutuhkan dukungan atau suntikan pendanaan dari pemerintah melalui APBD, untuk menutupi potensi kerugian maskapai.

Sumber menyebutkan, tanpa adanya subsidi atau bantuan dari pemerintah daerah, maskapai penerbangan akan sulit bertahan melayani rute DJB–KRC maupun rute lainnya seperti Kerinci–Padang.

Dengan kondisi tersebut, keberlanjutan operasional penerbangan di Bandara Depati Parbo Kerinci sangat bergantung pada dukungan pemerintah serta minat masyarakat dalam menggunakan transportasi udara. (Am)

Berita Terkait

Tak Penuhi Syarat Kesehatan, Beberapa Jemaah Haji Jambi Batal Terbang ke Makkah
Pemkab Kerinci Libatkan Wartawan di Lapangan, Informasi Kegiatan Kini Lebih Terbuka
Diskominfo Kerinci Hadirkan SIMPERS, Urus Kerjasama Media Kini Semudah Main HP
Banjir Besar Terjang Bungo! Sungai Batang Bungo Meluap, Permukiman Warga Terendam
128 Jamaah Haji Sungai Penuh Dilepas di Jambi, Wawako Azhar Hamzah Sambut Jamaah di Asrama Haji
Pemerintah Pusat Hadir Pulihkan Situasi Keamanan di Wamena
Resmi! Bupati Kerinci Tunjuk Kadis PU Pimpin Sementara Perumda Tirta Sakti
Pemkab Bungo Siaga  Antisipasi Bencana Banjir Dan Mendirikan Posko.
Berita ini 139 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 06:25 WIB

Tak Penuhi Syarat Kesehatan, Beberapa Jemaah Haji Jambi Batal Terbang ke Makkah

Senin, 18 Mei 2026 - 18:50 WIB

Diskominfo Kerinci Hadirkan SIMPERS, Urus Kerjasama Media Kini Semudah Main HP

Senin, 18 Mei 2026 - 13:01 WIB

Banjir Besar Terjang Bungo! Sungai Batang Bungo Meluap, Permukiman Warga Terendam

Senin, 18 Mei 2026 - 08:38 WIB

128 Jamaah Haji Sungai Penuh Dilepas di Jambi, Wawako Azhar Hamzah Sambut Jamaah di Asrama Haji

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:34 WIB

Pemerintah Pusat Hadir Pulihkan Situasi Keamanan di Wamena

Berita Terbaru