Kapolri Mutasi Besar-besaran, 9 Kapolda dan 108  jabatan  Strategis Dilingkung Polisi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolpori Jendral  Listyo Sigit Prabowo mutasi dan rotasi 108 personel dan dsebanyak 91 personel mengalami promosi dan pergeseran jabatan setara (flat). Selebihnya merupakan personel yang menyelesaikan pendidikan maupun memasuki masa pensiun. Penyelasan Kepala Divisi Humas Polri, Johnny Eddizon Isir  di Mabes Polri di Jakaerta.

Kolpori Jendral Listyo Sigit Prabowo mutasi dan rotasi 108 personel dan dsebanyak 91 personel mengalami promosi dan pergeseran jabatan setara (flat). Selebihnya merupakan personel yang menyelesaikan pendidikan maupun memasuki masa pensiun. Penyelasan Kepala Divisi Humas Polri, Johnny Eddizon Isir di Mabes Polri di Jakaerta.

Jakarta, Jentik.id–Kapolri Listyo Sigit Prabowo kembali merotasi jajaran petinggi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Dalam mutasi terbaru ini, sebanyak 9 Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) serta 108 Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) mendapat promosi, pergeseran jabatan, hingga memasuki masa pensiun.

Kapolri menetapkan mutasi tersebut melalui Surat Telegram Nomor ST/960/V/KEP./2026 tertanggal 7 Mei 2026. Selain itu, Asisten SDM Kapolri turut menandatangani surat telegram sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan pembinaan karier personel Polri.

Tak hanya itu, rotasi jabatan juga menyasar sejumlah Pejabat Utama Mabes Polri serta posisi strategis di berbagai wilayah hukum kepolisian daerah. Dengan demikian, Polri berharap kinerja organisasi semakin efektif dalam menghadapi tantangan keamanan yang terus berkembang.

Kepala Divisi Humas Polri Johnny Eddizon Isir menegaskan mutasi merupakan bagian penting dalam penguatan kelembagaan Polri.

Baca Juga :  Profil Kuntadi Terungkap, Kepala BPA Kejagung yang Berpeluang Jadi Jampidsus Baru

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang alamiah dalam organisasi Polri. Langkah ini menjadi bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis,” ujar Irjen Pol Johnny di Jakarta, Sabtu (9/5/2026).

Lebih lanjut, Johnny menjelaskan dari total 108 personel yang masuk daftar mutasi, sebanyak 91 personel menerima promosi maupun pergeseran jabatan setara. Sementara itu, personel lainnya menyelesaikan pendidikan atau memasuki masa pensiun.

Karena itu, Kapolri berharap rotasi tersebut mampu memperkuat pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat di berbagai daerah. Di sisi lain, pergantian pejabat juga diharapkan mampu meningkatkan soliditas internal Polri.

Daftar 9 Kapolda yang Dimutasi

  1. Djati Wiyoto Abadhy berpindah dari Kapolda Kalimantan Utara menjadi Kapolda Sumatera Barat menggantikan Gatot Tri Suryanta.
  2. Sementara itu, Agus Wijayanto kini menjabat Kapolda Kalimantan Utara.
  3. Berikutnya, Pipit Rismanto bergeser dari Kapolda Kalimantan Barat menjadi Kapolda Jawa Barat menggantikan Rudi Setiawan.
  4. Selain itu, Alberd Teddy Benhard mengisi posisi Kapolda Kalimantan Barat setelah sebelumnya bertugas di Bareskrim Polri.
  5. Kemudian, Arif Budiman mendapat amanah sebagai Kapolda Maluku Utara menggantikan Waris Agono.
  6. Selanjutnya, Kalingga Rendra Raharja menjabat Kapolda Nusa Tenggara Barat menggantikan Edy Murbowo.
  7. Di sisi lain, Yudhi Sulistianto Wahid menjadi Kapolda Bengkulu menggantikan Mardiyono.
  8. Tidak hanya itu, Himawan Bayu kini memimpin Polda Sulawesi Tenggara menggantikan Didik Agung Widjanarko.
  9. Terakhir, Nasri naik jabatan dari Wakapolda Sulawesi Tengah menjadi Kapolda Sulawesi Tengah menggantikan Endi Sutendi.
Baca Juga :  STNK Tanpa KTP Pemilik Lama Berlaku Nasional 2026

Pada akhirnya, rotasi besar ini menjadi strategi Kapolri untuk memperkuat soliditas internal Polri sekaligus meningkatkan kesiapan institusi dalam menghadapi dinamika keamanan dan pelayanan publik yang semakin kompleks. (asy*)

Berita Terkait

KPK Ungkap Dugaan Kerugian Negara Triliunan Rupiah dalam Kasus Cukai PT Djarum
Dakwaan Silmy Karim Ungkap Uang Klik, Saham Rp 31 Miliar hingga Biaya Kuliah S3
Amran Bongkar Dugaan Pengoplosan 600 Ton Beras SPHP, Kerugian Capai Rp3,3 Miliar
Amran Bertindak Tegas! 8 Pejabat Bapanas-Bulog Dicopot Buntut Dugaan Penyelewengan Beras SPHP
Kepala BGN Klaim Hemat Anggaran MBG Rp44 Triliun, Tutup 2.000 Dapur Bermasalah
BGN Siapkan Pejabat Daerah Setingkat Kapolres hingga Kapolda, Ini Tugasnya
Mentan Amran Bongkar Dugaan Pengalihan Beras SPHP Jadi Premium di Jakarta Timur
OJK Ingatkan Modus Penipuan Kerja Online hingga Love Scam, Masyarakat Diminta Waspada
Berita ini 154 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:42 WIB

KPK Ungkap Dugaan Kerugian Negara Triliunan Rupiah dalam Kasus Cukai PT Djarum

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Amran Bongkar Dugaan Pengoplosan 600 Ton Beras SPHP, Kerugian Capai Rp3,3 Miliar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Amran Bertindak Tegas! 8 Pejabat Bapanas-Bulog Dicopot Buntut Dugaan Penyelewengan Beras SPHP

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Kepala BGN Klaim Hemat Anggaran MBG Rp44 Triliun, Tutup 2.000 Dapur Bermasalah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:11 WIB

BGN Siapkan Pejabat Daerah Setingkat Kapolres hingga Kapolda, Ini Tugasnya

Berita Terbaru