Jambi, jentik.id– Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Antara Jambi mencatat sejumlah calon jemaah haji asal Provinsi Jambi menunda keberangkatan ke Tanah Suci karena masalah kesehatan.
Tim medis menilai beberapa jemaah belum memenuhi syarat istithaah hingga keberangkatan Kloter BTH 23.
Kabid Bina Haji dan Umrah Kemenag Provinsi Jambi, Majdi mengatakan penundaan keberangkatan terjadi pada beberapa kloter, mulai dari Kloter 13 hingga Kloter 23.
Menurutnya, kondisi kesehatan membuat sejumlah jemaah belum bisa berangkat ke Tanah Suci.
Majdi menyebut Muhammad Ali asal Kabupaten Kerinci dan Iramawati asal Kota Jambi batal berangkat karena tim medis menilai keduanya belum memenuhi syarat kesehatan.
Selain itu, Zuhdi asal Kabupaten Tebo juga gagal berangkat akibat gangguan ginjal. Namun, istrinya tetap berangkat ke Makkah bersama rombongan kloter.
Di sisi lain, beberapa jemaah mulai melanjutkan perjalanan setelah kondisi kesehatannya membaik.
Samsudin yang sempat tertunda pada Kloter 13 kini berangkat melalui Kloter 19 dan sudah tiba di Makkah.
Majdi juga menjelaskan kondisi Induk Meso mulai pulih setelah menjalani perawatan akibat kadar hemoglobin rendah.
PPIH kemudian memberangkatkan Maryam melalui Kloter BTH 23 setelah dokter menyatakan kondisinya membaik. Sebelumnya, Maryam sempat menjalani perawatan karena hemoglobin rendah.
Sementara itu, dokter belum mengizinkan Mesca Klaula Pariha Parica (22), jemaah asal Kabupaten Batanghari, berangkat ke Tanah Suci karena kondisi kesehatannya belum stabil.
Majdi menegaskan pihaknya mengutamakan keselamatan jemaah selama menjalankan ibadah haji.
Ia memperkirakan Mesca baru bisa berangkat pada musim haji berikutnya setelah kondisi kesehatannya pulih sepenuhnya. (nr*)









