JAKARTA, jentik.id – Basarnas mengerahkan dua helikopter, kapal laut, dan tim penyelam gabungan untuk mencari 68 korban KM Virgo Transport 8 yang masih hilang di perairan Laut Jawa.
Operasi pencarian memasuki hari ke-16 pada Senin (28/9/2026). Basarnas mengoptimalkan kekuatan udara dan laut untuk menemukan korban yang belum teridentifikasi.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan seluruh tim terus berkoordinasi dalam operasi pencarian tersebut. Ia meminta setiap unsur SAR memaksimalkan peralatan dan personel yang tersedia.
Tim SAR gabungan menggerakkan KN SAR Kamajaya menuju area pencarian pada pukul 08.33 WITA. Setelah itu, dua tim penyelam turun ke lokasi pada pukul 09.27 WITA.
Para penyelam menemukan satu korban di bawah permukaan air. Tim kemudian membawa korban menuju KRI Gusti Ngurah Rai untuk proses selanjutnya.
Basarnas juga mengoperasikan Helikopter HR-3604 untuk mendukung evakuasi melalui jalur udara. Helikopter itu mengangkut dua korban yang tim temukan di pesisir Kabupaten Sukamara menuju Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Syafii mengatakan tim akan langsung mengevakuasi setiap korban yang mereka temukan. Petugas juga mengikuti prosedur SAR dalam setiap proses evakuasi dan penanganan korban.
Posko Utama SAR Gabungan di Banjarmasin mencatat KM Virgo Transport 8 membawa 243 penumpang dan awak sesuai manifes kapal.
Hingga pukul 10.00 WITA, tim SAR menemukan 175 orang. Dari jumlah tersebut, 108 orang selamat dan 67 orang meninggal dunia.
Sementara itu, 68 orang masih belum ditemukan. Tim SAR terus menyisir area pencarian menggunakan kapal, helikopter, dan peralatan penyelaman.
Basarnas juga memperkuat koordinasi dengan seluruh unsur SAR untuk memperluas pencarian. Tim berharap operasi tersebut dapat menemukan seluruh korban yang masih hilang. (nr*)









