Padang Panjang, jentik.id — Wali Kota Hendri Arnis turun langsung ke Pasar Pusat Padang Panjang, Kamis (26/2) malam. Ia melakukan inspeksi mendadak tanpa seremoni dan langsung menyusuri lorong-lorong pasar sekitar pukul 21.30 WIB.
Hendri memeriksa kondisi lapak pedagang dan kebersihan lingkungan pasar. Ia juga menemukan sejumlah sepeda motor masih masuk hingga ke area dalam pasar, meski pemerintah sudah melarang kendaraan roda dua melintas di kawasan tersebut.
“Pasar ini ruang publik. Jangan ada motor masuk ke dalam. Ini menyangkut ketertiban dan keamanan,” tegasnya.
Ia menilai kendaraan di dalam pasar mengganggu pergerakan pembeli dan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat pasar ramai. Karena itu, ia meminta petugas memperketat pengawasan dan menegakkan aturan secara konsisten.
“Kalau aturan sudah ada, jalankan dengan disiplin. Kita ingin masyarakat berbelanja dengan aman dan nyaman, apalagi menjelang Ramadan,” ujarnya.
Selain menyoroti ketertiban, Hendri juga meminta petugas meningkatkan kebersihan pasar. Ia melihat beberapa titik masih perlu penanganan lebih serius.
“Pasar adalah wajah kota. Jika pasar bersih dan tertata, masyarakat nyaman datang dan pedagang ikut merasakan manfaatnya. Mari kita jaga bersama,” katanya.
Ia menegaskan, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Pedagang dan pengunjung harus ikut menjaga kebersihan dan ketertiban.
“Pasar adalah denyut nadi ekonomi rakyat. Kalau kita rawat bersama, aktivitas ekonomi pasti tumbuh lebih baik,” tutupnya.
Dalam sidak tersebut, Hendri turut didampingi Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, Jeff Reymoon, serta jajaran terkait. (nr*)









