Syeikh Ali Issa : Ayo Bantu Palestina dari Sungai Penuh

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ibu-ibu Salimah Kota Sungai Penuh dan para undangan bersama Syeikh Ali Issa di Talang Lindung, Selasa (24/2).

Ibu-ibu Salimah Kota Sungai Penuh dan para undangan bersama Syeikh Ali Issa di Talang Lindung, Selasa (24/2).

Sungai Penuh, jentik.id — Kedatangan Syeikh  Ali Issa ke Talang Lindung membawa semangat baru bagi ibu Salimah dan para undangan dalam rangka mendidik anak untuk cinta pada sesama muslim apalagi saudara muslim di Gaza.

Ulama asal Palestina, Syeikh Ali Issa, melanjutkan rangkaian safari dakwahnya di Pulau Sumatera dengan mengunjungi Kota Sungai Penuh, Selasa (24/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di rumah Ayu, Ketua Bank Sampah Sahabat Alam, Desa Talang Lindung, ini menjadi momen penuh haru dan inspirasi bagi para muslimah dan masyarakat yang hadir.

Safari dakwah tersebut diselenggarakan oleh Persaudaraan Muslimah (Salimah) Kota Sungai Penuh sebagai bagian dari upaya mempererat ukhuwah Islamiyah serta menumbuhkan kepedulian terhadap kondisi umat Islam di Palestina, khususnya  bulan suci Ramadan.

Ketua Pimpinan Daerah Salimah Kota Sungai Penuh, Liza Oktarina, mengatakan bahwa kunjungan Syeikh Ali Issa bertujuan untuk menjalin silaturahim sekaligus berbagi kisah keteguhan iman dari masyarakat Palestina, terutama para ibu di Gaza.

Baca Juga :  Ketua Umum PWI Pusat Ahmad Munir Kecam Penahanan Tiga Wartawan dan Relawan RI Dalam Misi Kemanusiaan Ke Gaza

“Kita bisa belajar dari para ibu di Gaza bagaimana mereka mendidik anak-anaknya dengan penuh keimanan. Mereka menanamkan kecintaan kepada Allah dan Masjid Al-Aqsa sejak dini, bahkan dalam kondisi yang penuh keterbatasan,” ujar Liza.

Menurutnya, kisah tersebut menjadi pengingat bagi umat Islam di Indonesia untuk semakin bersyukur atas nikmat keamanan dan kesempatan beribadah dengan tenang. Ia berharap kehadiran Syeikh Ali Issa dapat menjadi wasilah untuk memperkuat iman dan meningkatkan kualitas ibadah umat Islam di Sungai Penuh.

Syeikh Ali Issa sendiri dikenal sebagai seorang pendidik dan penghafal Al-Qur’an yang saat ini menetap di Yordania. Dalam tausiyahnya, ia mengajak umat Islam untuk memperkuat hubungan dengan Allah melalui amal saleh, termasuk kepedulian terhadap sesama muslim.

Ia juga menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya “bertransaksi dengan Allah”, yakni melakukan amal kebaikan dengan penuh keikhlasan tanpa mengharapkan balasan duniawi.

“Setiap amal yang dilakukan karena Allah tidak akan pernah merugi. Orang yang membantu perjuangan saudara-saudaranya di Palestina, baik melalui doa, dukungan moral, maupun bantuan lainnya, akan mendapatkan balasan terbaik dari Allah,” ujar Syeikh Ali Issa melalui penerjemah.

Baca Juga :  BTNKS Sinergi Bersama TNI Jaga Kelestarian Ekosistem Dari Kegiatan Ilegal.

Suasana dakwah berlangsung khidmat. Para peserta tampak larut dalam tausiyah yang disampaikan, bahkan beberapa di antaranya terlihat meneteskan air mata saat mendengar kisah keteguhan iman masyarakat Palestina di tengah ujian berat yang mereka hadapi.

Safari dakwah ini merupakan bagian dari rangkaian perjalanan Syeikh Ali Issa di Sumatera setelah sebelumnya mengunjungi sejumlah daerah di Sumatera Barat. Kehadirannya di Sungai Penuh menjadi momentum berharga bagi masyarakat untuk memperkuat solidaritas umat dan meningkatkan kepedulian terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Salimah Kota Sungai Penuh berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat keimanan, mempererat persaudaraan, serta menginspirasi umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah, terutama dalam melaksanakan ibadah di bulan Ramadan yang penuh berkah. (al)

Berita Terkait

Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang, Puluhan Orang Terluka dan WNI Diminta Waspada
Jelang Pidato Presiden Filipina, Polisi Temukan Bom Rakitan dan Tingkatkan Pengamanan
Kebakaran Hutan Meluas, Spanyol Tetapkan Darurat Nasional, Ribuan Warga Dievakuasi
Penyebab Kematian Pangeran Arab Saudi di Hotel Mewah London Terungkap, Pengadilan Inggris Buka Fakta Baru
Biaya Perang AS-Iran Tembus Rp671,8 Triliun, Menhan Pete Hegseth Minta Tambahan Dana
Dua WNI Disekap di Myanmar, Kemlu Bergerak Cepat Lacak Lokasi dan Siapkan Penyelamatan
Inggris Resmi Bersiap Punya PM Baru, Andy Burnham Ambil Alih Kepemimpinan
Badai Dahsyat Hantam Prancis, 13.000 Rumah Masih Gelap dan Transportasi Lumpuh
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:40 WIB

Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang, Puluhan Orang Terluka dan WNI Diminta Waspada

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:12 WIB

Jelang Pidato Presiden Filipina, Polisi Temukan Bom Rakitan dan Tingkatkan Pengamanan

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:20 WIB

Kebakaran Hutan Meluas, Spanyol Tetapkan Darurat Nasional, Ribuan Warga Dievakuasi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:54 WIB

Penyebab Kematian Pangeran Arab Saudi di Hotel Mewah London Terungkap, Pengadilan Inggris Buka Fakta Baru

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:55 WIB

Biaya Perang AS-Iran Tembus Rp671,8 Triliun, Menhan Pete Hegseth Minta Tambahan Dana

Berita Terbaru