Langit Timur Tengah Membara, Drone Iran Serang Target Militer Israel–AS

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Israel melakukan upaya pencegatan saat rudal diluncurkan dari Iran. Foto: REUTERS/Jamal Awad

Israel melakukan upaya pencegatan saat rudal diluncurkan dari Iran. Foto: REUTERS/Jamal Awad

Teheran, jentik.id – Konflik antara Iran melawan Israel dan Amerika Serikat memasuki hari ke-13 pada Kamis (12/3). Militer Iran melancarkan serangan drone ke sejumlah pangkalan militer Israel serta markas badan keamanan Shin Bet.

Iran menargetkan pangkalan udara Palmachim dan Ovda sebagai sasaran utama. Serangan tersebut merupakan balasan atas operasi militer gabungan AS dan Israel pada akhir Februari lalu.

Baca Juga :  Bus Jemaah WNI Terbakar di Perjalanan ke Madinah, Diduga Berawal dari Ban Pecah

Setelah serangan itu, Iran memperluas target ke wilayah Israel dan pangkalan militer AS di beberapa negara Timur Tengah. Aksi militer juga memicu ketegangan di kawasan strategis Selat Hormuz.

Di sisi lain, Israel meningkatkan operasi militer dengan menyerang posisi milisi Hizbullah di Lebanon, yang dikenal sebagai sekutu dekat Iran. Eskalasi konflik ini memperburuk situasi keamanan di Timur Tengah dan berpotensi memengaruhi stabilitas kawasan hingga tingkat global.

Baca Juga :  Dua WNI Disekap di Myanmar, Kemlu Bergerak Cepat Lacak Lokasi dan Siapkan Penyelamatan

Para pemimpin dunia mendesak semua pihak menahan diri dan membuka jalur diplomasi. Negara-negara kawasan meningkatkan kewaspadaan militer serta memperketat pengamanan fasilitas vital. Situasi ini mendorong lonjakan harga energi global dan memicu kekhawatiran pasar internasional terhadap potensi krisis yang lebih luas. (nr*)

Berita Terkait

Sekolah Hancur akibat Konflik, 700.000 Anak di Gaza Terancam Kehilangan Masa Depan
Serangan Udara di Tambang Emas Sudan Tewaskan Lebih dari 200 Orang, Pemerintah Buka Penyelidikan
MUI Desak Konser Dibatalkan, Andrea Bocelli Akhirnya Angkat Bicara
Bukan Cuma Rudal Balistik! Intip Deretan Senjata Canggih Milik Houthi Yaman
Dua Penembakan Guncang Afrika Selatan, 27 Orang Tewas
AI Keliru Beri Intelijen, AS Nyaris Intersepsi Kapal China
Kabut Asap Makin Meluas, NASA Ungkap Citra Karhutla Indonesia-Malaysia
Banjir Bandang Nepal dan Tibet Tewaskan 1.130 Orang, Hampir 4.500 Masih Hilang
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Sekolah Hancur akibat Konflik, 700.000 Anak di Gaza Terancam Kehilangan Masa Depan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Serangan Udara di Tambang Emas Sudan Tewaskan Lebih dari 200 Orang, Pemerintah Buka Penyelidikan

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:57 WIB

MUI Desak Konser Dibatalkan, Andrea Bocelli Akhirnya Angkat Bicara

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Bukan Cuma Rudal Balistik! Intip Deretan Senjata Canggih Milik Houthi Yaman

Minggu, 27 September 2026 - 21:41 WIB

Dua Penembakan Guncang Afrika Selatan, 27 Orang Tewas

Berita Terbaru