Laba Astra Tembus Rp5,9 Triliun, Penjualan Mobil Ikut Melonjak

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 26 September 2026 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Astra International. Foto: Piotr Swat/Shutterstock

Ilustrasi Astra International. Foto: Piotr Swat/Shutterstock

Jakarta, jentik.id-Bisnis otomotif Grup Astra mencatat pertumbuhan positif pada semester I 2026. Laba bersih Astra mencapai Rp5,9 triliun, naik 9 persen dari Rp5,4 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Head of Corporate Relations Astra International, Tira Ardianti, mengatakan bisnis otomotif menjadi salah satu dari tiga bisnis inti Astra. Ketiga bisnis tersebut menyumbang sekitar 90 persen terhadap pendapatan konsolidasi perusahaan.

Tira menyampaikan hal tersebut dalam Astra Media Day di Jakarta Pusat, Rabu (23/9/2026).

Pertumbuhan laba Astra berjalan seiring dengan peningkatan penjualan sejumlah merek otomotif. Toyota, Daihatsu, dan Isuzu mencatat kenaikan penjualan hingga Agustus 2026.

Toyota Jual 175 Ribu Unit

PT Toyota Astra Motor (TAM) menjual 175 ribu unit secara wholesales sepanjang Januari-Agustus 2026. Jumlah itu naik 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Capaian tersebut menempatkan Toyota di posisi teratas penjualan mobil nasional.

Toyota mengandalkan sejumlah model untuk menjaga penjualan. Produk tersebut meliputi Kijang Innova, Zenix, Avanza, Veloz, Calya, Rush, dan Hilux.

Kendaraan elektrifikasi juga memberikan kontribusi besar. Toyota menjual lebih dari 38 ribu unit kendaraan elektrifikasi sepanjang Januari-Agustus 2026. Angka tersebut naik 86 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Marketing Director PT TAM, Bansar Maduma, mengatakan pertumbuhan tersebut dapat ikut mendorong pasar otomotif nasional.

Baca Juga :  CFMOTO 150 AURA 2027 Tampil Retro dengan Fitur Modern

Bansar memperkirakan pasar otomotif nasional bisa mencapai sekitar 850 ribu unit hingga akhir 2026 jika tren pertumbuhan terus berlanjut. Angka tersebut sesuai dengan target yang sebelumnya dicanangkan Gaikindo.

Daihatsu Tembus 97 Ribu Unit

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) juga mencatat pertumbuhan penjualan sepanjang Januari-Agustus 2026. Daihatsu menjual lebih dari 97 ribu unit, naik 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Penjualan tersebut menempatkan Daihatsu di posisi kedua pasar mobil nasional dengan pangsa 16,3 persen.

Gran Max Series memberikan kontribusi terbesar dengan porsi 52 persen. Segmen LCGC menyumbang 30 persen, sedangkan Terios memberikan kontribusi 10 persen.

Model lain seperti Xenia, Rocky, Luxio, dan Sirion menyumbang 8 persen terhadap penjualan Daihatsu.

Marketing Director & Corporate Function PT ADM, Rokky Irvayandi, mengatakan Daihatsu tetap fokus menyasar pembeli mobil pertama.

Daihatsu menargetkan konsumen yang mencari kendaraan dengan harga hingga Rp300 juta. Strategi tersebut menjadi salah satu faktor yang mendukung penjualan perusahaan sepanjang tahun ini.

Isuzu Pegang 26,1 Persen Pasar Kendaraan Niaga

PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menguasai 26,1 persen pangsa pasar kendaraan niaga nasional sepanjang Januari-Agustus 2026.

Pada periode yang sama, pasar kendaraan komersial nasional mencapai 71.759 unit. Angka itu tumbuh 36,8 persen dari 52.430 unit pada periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga :  Ford Rilis Paket Supercharger 810 HP untuk Mustang GT, Performa Buas dengan Harga Lebih Terjangkau

Isuzu Traga menjadi salah satu produk utama IAMI. Model tersebut menyumbang 50,3 persen terhadap penjualan di segmennya.

Dengan angka tersebut, sekitar satu dari setiap dua kendaraan yang terjual di segmen tersebut menggunakan merek Traga.

Isuzu ELF menyumbang 18,9 persen pangsa pasar. Sementara itu, Isuzu GIGA menguasai 18,3 persen.

Business Solution Director PT IAMI, Anjar Rosjadi, mengatakan kendaraan komersial berperan penting dalam kegiatan logistik, industri, dan distribusi barang di berbagai wilayah Indonesia.

Penjualan Mobil Nasional Ikut Tumbuh

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan penjualan mobil wholesales nasional mencapai 599.491 unit sepanjang Januari-Agustus 2026.

Jumlah tersebut naik 20,1 persen dari 499.315 unit pada periode yang sama tahun lalu.

Penjualan ritel juga tumbuh. Konsumen membeli 594.984 unit mobil secara ritel hingga Agustus 2026. Angka tersebut naik 13,9 persen dari 522.160 unit pada periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan penjualan Toyota, Daihatsu, dan Isuzu turut menopang kinerja bisnis otomotif Grup Astra. Data tersebut juga menunjukkan aktivitas pasar kendaraan nasional mengalami pertumbuhan hingga Agustus 2026 (nr*)

Berita Terkait

CFMOTO 150 AURA 2027 Tampil Retro dengan Fitur Modern
3 Mobil Listrik di Bawah Rp200 Juta, Ini Pilihannya
Kaca Mobil Retak Bisa Mulus Lagi? Kenali Metode Suntik Kaca
Baru Meluncur, New Xforce Sudah Tembus 1.000 Unit di GIIAS 2026
IONIQ 5 Viral, Hyundai Evaluasi Kompetensi Sales dan Pelayanan
Volkswagen Siap Gebrak Pasar AS! Pikap Baru Bakal Meluncur Sebelum 2030
Mazda Gebrak GIIAS 2026! The All-New CX-5 Makin Nyaman, CX-30 Kini Resmi Dirakit di Indonesia
Hyundai Stargazer Cartenz Hadir dengan Teknologi Modern, Siap Temani Mobilitas Keluarga
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 11:30 WIB

CFMOTO 150 AURA 2027 Tampil Retro dengan Fitur Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 16:26 WIB

Laba Astra Tembus Rp5,9 Triliun, Penjualan Mobil Ikut Melonjak

Sabtu, 26 September 2026 - 09:26 WIB

3 Mobil Listrik di Bawah Rp200 Juta, Ini Pilihannya

Rabu, 23 September 2026 - 18:08 WIB

Kaca Mobil Retak Bisa Mulus Lagi? Kenali Metode Suntik Kaca

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Baru Meluncur, New Xforce Sudah Tembus 1.000 Unit di GIIAS 2026

Berita Terbaru