RSUD Mayjen H.A. Thalib Diusulkan Dipimpin Dokter, Publik Soroti Kualitas Layanan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 22 Februari 2026 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wacana agar RSUD Mayjen H.A. Thalib kembali dipimpin oleh seorang dokter

Wacana agar RSUD Mayjen H.A. Thalib kembali dipimpin oleh seorang dokter

Sungai Penuh, jentik.id– Wacana agar RSUD Mayjen H.A. Thalib kembali dipimpin dokter terus menguat di kalangan tenaga kesehatan dan masyarakat. Mereka menilai kepemimpinan berlatar medis mampu meningkatkan mutu layanan dan keselamatan pasien.

Sejumlah pihak menegaskan rumah sakit merupakan institusi pelayanan yang kompleks. Direktur berlatar dokter lebih memahami kebutuhan klinis, alur pasien, serta standar prosedur operasional (SPO).

Dokter yang memimpin rumah sakit lebih fokus membangun budaya keselamatan pasien dan memperkuat manajemen risiko medis, termasuk saat menangani insiden.

Baca Juga :  Kunjungi Kerinci, Al Haris Targetkan Perpanjangan Runway Bandara Depati Parbo

Dari sisi koordinasi, pimpinan berlatar dokter lebih mudah menjalin komunikasi dengan dokter spesialis, perawat, dan tenaga kesehatan lain. Kolaborasi itu mendorong layanan yang terintegrasi dan responsif terhadap kebutuhan pasien.

Dalam aspek akreditasi dan regulasi, dokter memahami standar pelayanan, etika profesi, serta tata kelola klinis secara menyeluruh. Pemahaman itu mendorong peningkatan kualitas rumah sakit secara berkelanjutan.

Sejumlah kalangan mencontohkan keberhasilan RSUD dr. Iskak Tulungagung yang dipimpin Supriyanto hingga meraih berbagai pengakuan nasional dan internasional.

Baca Juga :  Satu Tahun Berdiri, Trend Gen Harizon Siap Ekspansi dan Perluas Kontribusi

Namun, sebagian pihak menyatakan direktur RSUD, khususnya berstatus BLUD, tidak harus berasal dari profesi dokter. Profesional non-medis dengan kemampuan manajerial kuat tetap bisa memimpin rumah sakit selama tim klinis memberi dukungan penuh.

Pengamat kesehatan menekankan pentingnya kombinasi kompetensi. Direktur ideal harus menguasai aspek klinis dan manajemen, misalnya melalui pendidikan MARS (Magister Administrasi Rumah Sakit), agar mampu menyeimbangkan pelayanan publik dan efisiensi operasional. (nr*)

Berita Terkait

Persoalan Sampah Kian Mendesak, Warga Kerinci Minta Solusi Nyata
Akhirnya Cair, Ribuan PPPK Paruh Waktu Kerinci Terima Gaji Tiga Bulan Sekaligus
Buka MTQ Negeri Jujun, Bupati Monadi Dorong Lahirnya Generasi Qur’ani di Kerinci
Kunjungi Kerinci, Al Haris Targetkan Perpanjangan Runway Bandara Depati Parbo
Jaga Ekosistem Perairan, Al Haris dan Monadi Tebar Benih Ikan di PLTA Kerinci
Safari Ramadan di Kerinci, Pemkab Salurkan Bantuan Pendidikan dan Dana Masjid
Cuaca Ekstrem Terjang Kerinci, Puting Beliung dan Hujan Deras Hantam Kayu Aro–Gunung Tujuh
Tebar Kebaikan Ramadan 1447 H, PIF Kerinci Sakti Gelar Bakti Sosial di Dua Desa Kerinci
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 12:00 WIB

Persoalan Sampah Kian Mendesak, Warga Kerinci Minta Solusi Nyata

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:00 WIB

Akhirnya Cair, Ribuan PPPK Paruh Waktu Kerinci Terima Gaji Tiga Bulan Sekaligus

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:00 WIB

Buka MTQ Negeri Jujun, Bupati Monadi Dorong Lahirnya Generasi Qur’ani di Kerinci

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:00 WIB

Kunjungi Kerinci, Al Haris Targetkan Perpanjangan Runway Bandara Depati Parbo

Senin, 9 Maret 2026 - 19:00 WIB

Jaga Ekosistem Perairan, Al Haris dan Monadi Tebar Benih Ikan di PLTA Kerinci

Berita Terbaru

Bazar Murah paket sembako di Padang Panjang.

Padang Panjang

Pemko Sediakan Paket Sembako di Bawah Harga Pasar

Senin, 16 Mar 2026 - 21:00 WIB

Rombongan

Padang Panjang

Rombongan “Mama Papa Mudik Gratis” Tiba di Padang Panjang

Senin, 16 Mar 2026 - 20:00 WIB