Jakarta, jentik.id – Serangan yang melibatkan Israel dan Amerika Serikat menghantam sekolah dasar khusus perempuan di Minab, Provinsi Hormozgan, Iran selatan, Sabtu (28/2/2026). Serangan itu menewaskan 108 orang.
Al Jazeera melaporkan rudal menghantam Sekolah Putri Shajareh Tayyebeh. Kantor berita Mehr dan Mizan turut mengonfirmasi insiden tersebut. Di Teheran, serangan lain menewaskan sedikitnya dua siswa.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengecam keras serangan itu dan menyebutnya sebagai kejahatan terhadap rakyat Iran. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mendesak Dewan Keamanan PBB segera mengambil tindakan.
Serangan ini memicu balasan dari Iran yang menembakkan rudal ke wilayah Israel serta ke beberapa negara Arab yang menampung pasukan AS.
Laporan terbaru juga menyebut Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, tewas dalam serangan tersebut. Pemerintah Iran kemudian menetapkan masa berkabung nasional.
Warga setempat langsung mengevakuasi korban dari reruntuhan bangunan. Tim medis membawa korban luka ke rumah sakit terdekat dan mengerahkan seluruh tenaga untuk menangani pasien. Aparat keamanan menutup area sekolah dan menyisir lokasi untuk memastikan tidak ada ancaman lanjutan. Pemerintah daerah mengoordinasikan bantuan darurat serta mendata korban terdampak. (nr*)









