Sungai Penuh, jentik.id–SMA 1 Sungai Penuh terus mengasah kemampuan siswa baik di bidang akademik maupun ektrakulikuler guna mempersiapkan siswa memberi manfaat untuk lingkungan tempat tinggal.
Suasana Ramadan di SMA Negeri 1 Sungai Penuh tahun ini terasa lebih semarak dan bermakna. Selama bulan suci, kegiatan pembelajaran tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga diperkaya dengan program edukatif dan spiritual yang bertujuan membentuk karakter siswa agar lebih religius, berakhlak, dan siap terjun ke tengah masyarakat.
Berbagai kegiatan keagamaan digelar untuk menumbuhkan nilai keimanan dan ketakwaan. Setiap pagi, siswa mengikuti tadarus Al-Qur’an bersama di kelas masing-masing. Selain itu, sekolah juga menyelenggarakan pesantren kilat dan kajian keislaman yang menghadirkan materi seputar akhlak, fiqih, serta peran generasi muda dalam kehidupan sosial.
Tak hanya itu, semangat Ramadan juga diwujudkan dalam berbagai perlombaan bernuansa Islami yang disambut antusias para siswa. Di antaranya lomba hafalan Surat Al-Kahfi, lomba Sholawat Asyghil, serta praktik proses memandikan, mengafani, dan menshalatkan jenazah. Kegiatan ini menjadi daya tarik tersendiri karena memberikan pengalaman praktik langsung yang jarang diperoleh di ruang kelas biasa.
Kepala SMA Negeri 1 Sungai Penuh, Marwazy Rasyid, mengatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tersebut dirancang sebagai bekal penting bagi siswa dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kegiatan ini bertujuan membentuk siswa agar siap tampil di tengah masyarakat. Mereka diharapkan mampu memahami dan melaksanakan fardu kifayah, termasuk dalam proses memandikan dan menshalatkan jenazah,” ujarnya.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya tentang pencapaian akademik, tetapi juga tentang pembentukan karakter dan kesiapan sosial. Melalui kegiatan Ramadan ini, siswa dilatih untuk lebih peduli, bertanggung jawab, serta memiliki kepekaan terhadap kebutuhan lingkungan sekitar.
Antusiasme siswa terlihat dari partisipasi aktif dalam setiap kegiatan. Selain memperdalam pemahaman agama, momentum ini juga mempererat kebersamaan antarwarga sekolah. Ramadan di SMA Negeri 1 Sungai Penuh pun menjadi momen refleksi sekaligus penguatan nilai-nilai spiritual yang diharapkan terus melekat dalam diri siswa, bahkan setelah bulan suci berakhir.
Dengan kombinasi pembelajaran akademik dan penguatan karakter religius, sekolah ini berupaya mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial. (ms)









