SUNGAI PENUH, jentik.id – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, menyampaikan pengantar Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Sungai Penuh, Senin (27/7).
Wakil Ketua I DPRD Kota Sungai Penuh, Hardizal, S.Sos., M.H., memimpin rapat tersebut. Hadir pula Sekretaris Daerah Alpian, anggota DPRD, unsur Forkopimda, para asisten, staf ahli, kepala SKPD, dan jajaran Pemerintah Kota Sungai Penuh.
KUA-PPAS Jadi Dasar Penyusunan APBD 2027
Dalam sambutannya, Alfin menegaskan bahwa KUA-PPAS menjadi tahapan penting dalam perencanaan dan penganggaran daerah. Dokumen itu menjadi dasar penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027. Selain itu, dokumen tersebut memastikan kebijakan anggaran tetap selaras dengan visi pembangunan Kota Sungai Penuh.
“KUA-PPAS kami susun untuk memperkuat sinergi fiskal dan meningkatkan efektivitas belanja daerah. Dengan begitu, setiap anggaran mampu mendukung terwujudnya Kota Sungai Penuh JUARA (Maju, Adil, dan Sejahtera),” ujar Alfin.
Enam Prioritas Pembangunan Tahun 2027
Selanjutnya, Alfin menjelaskan enam prioritas pembangunan pada 2027. Pemerintah akan meningkatkan produktivitas ekonomi dan mempercepat pengentasan kemiskinan. Kemudian, pemerintah juga berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan.
Di samping itu, pemerintah akan melanjutkan penataan ruang dan pembangunan infrastruktur. Pemerintah juga memperkuat kualitas lingkungan hidup serta ketahanan bencana. Selain itu, pemerintah mendorong reformasi birokrasi, meningkatkan pelayanan publik, dan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) beserta sumber pendanaan lainnya.
Target Ekonomi dan Anggaran Daerah
Pemerintah Kota Sungai Penuh menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,05 hingga 5,75 persen pada 2027. Sementara itu, angka kemiskinan ditargetkan turun menjadi 2,50–3,10 persen. Tingkat pengangguran terbuka diharapkan berada pada kisaran 3,45–3,97 persen. Gini Ratio juga ditargetkan berada di angka 0,30–0,31.
Pemerintah memproyeksikan pendapatan daerah sebesar Rp717,76 miliar. Sedangkan belanja daerah mencapai Rp719,76 miliar. Pemerintah akan mengutamakan anggaran untuk penanganan stunting, pengentasan kemiskinan ekstrem, ketahanan pangan, pengelolaan persampahan, penanganan banjir, serta peningkatan pelayanan dasar.
Harapkan Pembahasan Berjalan Lancar
Di akhir penyampaiannya, Alfin berharap pembahasan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 berjalan lancar dan selesai tepat waktu. Karena itu, ia mengajak DPRD memperkuat sinergi agar APBD 2027 semakin efektif, transparan, dan akuntabel. Ia juga berharap APBD mampu mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai penutup rapat, Alfin menyerahkan dokumen Rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 kepada Wakil Ketua I DPRD Kota Sungai Penuh, Hardizal. Selanjutnya, DPRD dan pemerintah akan membahas dokumen tersebut sebelum menetapkannya menjadi APBD Tahun Anggaran 2027. (nr*)









