Sungai Penuh, jentik.id– Pemerintah Kota Sungai Penuh mendapat dukungan dari anggota DPRD Provinsi Jambi daerah pemilihan (Dapil) Kerinci dan Kota Sungai Penuh terkait rencana pembangunan jalan layang (flyover) yang menghubungkan Kota Sungai Penuh hingga perbatasan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Dukungan tersebut disampaikan dalam audiensi Pemkot Sungai Penuh bersama DPRD Provinsi Jambi untuk membahas rencana pembangunan infrastruktur strategis tersebut.
Kepala Bidang Perekonomian, Sumber Daya Alam (SDA), Infrastruktur dan Kewilayahan Bapperida Kota Sungai Penuh, Efa Marni, S.T., M.T., M.Eng., mengatakan, pada tahap awal Pemkot Sungai Penuh mengusulkan dukungan kepada Pemerintah Provinsi Jambi untuk penyusunan studi kelayakan (feasibility study/FS) dan perencanaan pembangunan.
“Usulan Pemkot Sungai Penuh saat ini adalah meminta dukungan Pemprov Jambi untuk tahapan feasibility study atau studi kelayakan serta perencanaannya,” ujar Efa.
Menurutnya, selain melakukan audiensi dengan Pemprov Jambi, Pemkot Sungai Penuh juga telah berdiskusi dengan anggota DPRD Provinsi Jambi dari Dapil Kerinci dan Sungai Penuh.
Dalam pertemuan tersebut, para legislator menyatakan dukungan terhadap rencana pembangunan flyover.
“Sudah kita diskusikan dengan anggota DPRD Provinsi Jambi Dapil Kerinci dan Sungai Penuh. Pada prinsipnya mereka sangat mendukung program flyover ini,” katanya.
Efa menyebutkan, dukungan tersebut menjadi langkah awal untuk mendorong rencana pembangunan flyover agar dapat masuk dalam tahapan perencanaan dan pembahasan lebih lanjut.
Sementara itu, dukungan Pemerintah Provinsi Jambi pada tahap awal diarahkan pada penyusunan studi kelayakan,sedangkan untuk pembangunan fisik, menurut Efa, nantinya akan dikoordinasikan dengan pemerintah pusat melalui instansi teknis terkait.
“Kalau untuk pembangunan fisiknya, tentu tidak mungkin provinsi yang membangun. Nantinya akan dikoordinasikan dengan pemerintah pusat, dalam hal ini Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN),” jelasnya.
Ia menambahkan, ke depan akan dibentuk tim khusus untuk menampung berbagai masukan sekaligus membahas tahapan lanjutan rencana pembangunan flyover tersebut.
Menurut Efa, pembangunan infrastruktur ini dinilai strategis karena dapat meningkatkan konektivitas serta memangkas waktu tempuh dari Kota Sungai Penuh menuju wilayah Sumatera Barat.
“Memang pembangunan ini bisa mempersingkat waktu tempuh. Jarak menuju Tapan sekitar 36,5 kilometer. Dengan adanya infrastruktur tersebut, akses menuju Sumbar diharapkan menjadi lebih cepat,” pungkasnya.
Pemkot Sungai Penuh berharap dukungan dari Pemerintah Provinsi Jambi dan DPRD Provinsi Jambi dapat mempercepat proses perencanaan, sehingga rencana pembangunan flyover dari Sungai Penuh menuju perbatasan Sumbar dapat ditindaklanjuti hingga ke tingkat pemerintah pusat.
“Sementara Edminuddin salah satu anggota Dewn Provinsi Jambi, menyebutkan sangat nrndukung gagasan disampai tim Bapperida Kota Sungai Penuh yang membuat terobosan pembangunan Plyover “jelasnya.
“Kita dukung dan kita kawal bersama program ini, sehingga dapat terwujud,” tuturnya.(asy*)









